Tanaman Tidak Berbuah: Penyebab & Solusi, per Tanaman

Penyebab tanaman tidak berbuah dan cara merangsang pembuahan.

33 tanaman · 33 panduan

Alpukat

Alpukat

Masalah alpukat tidak berbuah dapat diatasi dengan mengidentifikasi faktor penyebabnya dan menerapkan teknik perangsangan pembuahan yang tepat saat musim kemarau.

Anggur

Anggur

Pahami faktor utama penyebab tanaman anggur mogok berbuah serta langkah praktis memicu pembuahan di musim kemarau.

Belimbing

Belimbing

Pohon belimbing yang tidak berbuah biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi, kekurangan air saat pembuataan bunga, tajuk terlalu rimbun, atau asal usul bibit dari biji.

Buah Naga

Buah Naga

Masalah buah naga tidak berbuah umumnya disebabkan oleh kurangnya pencahayaan, pemangkasan yang salah, kelebihan nitrogen, atau gagal penyerbukan.

Buah Tin

Buah Tin

Pohon tin yang enggan berbuah umumnya disebabkan oleh paparan sinar matahari yang kurang, pemangkasan yang salah, atau ketidakseimbangan nutrisi nitrogen dan fosfor.

Delima

Delima

Pohon delima yang enggan berbuah umumnya disebabkan oleh kurangnya paparan sinar matahari langsung, kelebihan unsur nitrogen, atau manajemen penyiraman yang kurang tepat.

Duku

Duku

Duku yang tidak kunjung berbuah umumnya disebabkan oleh kurangnya fase stres air saat musim kemarau, ketidakseimbangan nutrisi, serta tajuk tanaman yang terlalu rimbun.

Durian

Durian

Pohon durian yang tidak kunjung berbuah biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi, pertumbuhan vegetatif berlebihan, atau ketiadaan perlakuan stres air di awal musim kemarau.

Jambu Air

Jambu Air

Tanaman jambu air yang tidak berbuah umumnya disebabkan oleh kelebihan pupuk nitrogen, pemangkasan yang salah, atau kurangnya induksi stres air terukur saat musim kemarau.

Jambu Biji

Jambu Biji

Jambu biji yang enggan berbuah umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi, kurangnya pencahayaan, serta pemangkasan cabang yang tidak teratur.

Jambu Kristal

Jambu Kristal

Penyebab utama jambu kristal tidak berbuah umumnya terletak pada ketidakseimbangan nutrisi, pemangkasan pucuk yang kurang tepat, serta stres air selama musim kemarau.

Jeruk

Jeruk

Masalah jeruk tidak berbuah biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi nitrogen dan fosfor, pemangkasan yang salah, atau kurangnya stres air terukur saat musim kemarau untuk memicu pembungaan.

Jeruk Nipis

Jeruk Nipis

Penyebab utama jeruk nipis tidak berbuah meliputi ketidakseimbangan nutrisi, penyiraman yang tidak tepat saat musim kemarau, serta pemangkasan tunas air yang terabaikan.

Kedondong

Kedondong

Pohon kedondong yang enggan berbuah umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi, kurangnya sinar matahari, serta ketepatan teknik pemangkasan.

Kelengkeng

Kelengkeng

Pohon kelengkeng yang rimbun namun tidak kunjung berbuah biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi, kurang sinar matahari, atau varietas tertentu yang membutuhkan pemacu pembuahan.

Lemon

Lemon

Lemon yang tidak berbuah umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi, penyiraman yang kurang tepat, pemangkasan berlebih, serta kurangnya paparan sinar matahari penuh.

Mangga

Mangga

Pohon mangga yang mogok berbuah umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi, tajuk yang terlalu rimbun, atau tidak adanya fase stres air pada awal musim kemarau.

Manggis

Manggis

Masalah manggis tidak berbuah umumnya disebabkan oleh fase vegetatif yang belum selesai, manajemen pengairan yang kurang tepat saat musim kemarau, serta kekurangan unsur hara fosfor dan kalium.

Markisa

Markisa

Tanaman markisa tidak berbuah umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi, kurangnya penyerbukan, pemangkasan yang keliru, serta cekaman air pada musim kemarau.

Nangka

Nangka

Pohon nangka yang enggan berbuah umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi, kurangnya pencahayaan, atau masalah penyerbukan saat musim kemarau.

Rambutan

Rambutan

Tanaman rambutan yang tidak kunjung berbuah umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan pemupukan, tajuk terlalu rimbun, atau kurangnya induksi stres air saat memasuki musim kemarau.

Sawo

Sawo

Pohon sawo yang tidak kunjung berbuah umumnya disebabkan oleh asal bibit vegetatif versus generatif, ketidakseimbangan nutrisi pupuk, serta kurangnya pencahayaan matahari.

Sirsak

Sirsak

Penyebab utama sirsak tidak berbuah adalah kegagalan penyerbukan alami akibat sifat bunga dikogami dan ketidakseimbangan nutrisi pupuk.

Srikaya

Srikaya

Tanaman srikaya yang tidak kunjung berbuah umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi, kurangnya pemangkasan defoliasi, serta kegagalan penyerbukan alami.

Cengkeh

Cengkeh

Masalah cengkeh tidak berbuah umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan hara, naungan yang terlalu rimbun, atau tidak adanya periode stres air yang cukup di awal musim kemarau.

Kakao

Kakao

Masalah kakao tidak berbuah umumnya disebabkan oleh kegagalan penyerbukan, kanopi terlalu rimbun, serangan hama pentil, dan tingkat kelembaban kebun yang kurang seimbang.

Kapulaga

Kapulaga

Penyebab utama kapulaga tidak berbuah adalah intensitas naungan yang terlalu lebat, kelebihan pupuk nitrogen, rumpun terlalu padat, serta kurangnya penyerbuk.

Kayu Manis

Kayu Manis

Tanaman kayu manis yang tidak berbuah umumnya disebabkan oleh umur tanaman yang belum matang, naungan terlalu lebat, serta ketidakseimbangan nutrisi nitrogen dan fosfor.

Kemiri

Kemiri

Pohon kemiri yang tidak kunjung berbuah umumnya disebabkan oleh faktor asal bibit, kurangnya sinar matahari, serta ketidakseimbangan nutrisi tanah.

Kopi

Kopi

Tanaman kopi yang enggan berbuah umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan naungan, pemangkasan yang terabaikan, atau kurangnya fase stres air pada musim kemarau.

Lada

Lada

Tanaman lada yang tidak kunjung berbuah umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi, pemangkasan yang salah, kurangnya pencahayaan, atau serangan hama penyakit.

Pala

Pala

Pohon pala yang tidak kunjung berbuah umumnya disebabkan oleh sifat kelamin tanaman yang jantan, umur yang belum matang generatif, atau ketidakseimbangan hara fosfor dan kalium.

Pinang

Pinang

Pohon pinang yang tidak kunjung berbuah umumnya disebabkan oleh kekurangan unsur hara makro dan mikro, stres air saat musim kemarau, serangan hama pada mayang, atau kualitas genetik bibit yang kurang baik.

ilmutani: informasi bersifat anjuran umum dan bukan pengganti konsultasi dengan penyuluh pertanian (BPP) setempat.