Penyebab Pohon Kemiri Tidak Berbuah dan Cara Mengatasinya

Pohon kemiri yang tidak kunjung berbuah umumnya disebabkan oleh faktor asal bibit, kurangnya sinar matahari, serta ketidakseimbangan nutrisi tanah.

Jawaban singkat

Pohon kemiri (Aleurites moluccanus) merupakan tanaman perkebunan yang sangat potensial di Indonesia. Namun, masalah pohon kemiri tidak berbuah sering membuat petani dan pekebun berkecil hati. Faktor pertama yang perlu diperiksa adalah asal-usul bibit dan usia tanaman. Pohon kemiri yang berasal dari hasil perbanyakan vegetatif seperti sambung pucuk atau okulasi biasanya mulai belajar berbuah pada umur 3 hingga 4 tahun. Sebaliknya, pohon yang ditanam langsung dari biji membutuhkan waktu lebih lama, yaitu sekitar 5 hingga 7 tahun sebelum memasuki masa produksi optimal.

Ringkas: Kemiri

Cahaya
Sinar matahari penuh (8-10 jam per hari)
Penyiraman
Sedang, butuh pengairan teratur di fase bibit dan toleran kekeringan saat dewasa
Musim
Awal musim hujan untuk penanaman
Tingkat Kesulitan
Sedang

Kunci keberhasilan awal ada pada pemecahan dormansi cangkang biji saat persemaian.

Faktor intensitas cahaya matahari dan jarak tanam juga memegang peranan vital pada pembentukan bunga kemiri. Pohon kemiri membutuhkan pencahayaan penuh minimal 8 jam sehari untuk memicu proses pembungaan. Jarak tanam yang terlalu rapat, kurang dari 8x8 meter atau idealnya 10x10 meter (populasi sekitar 100 pohon per hektar), menyebabkan tajuk antar pohon saling menutupi. Kondisi tajuk yang terlalu rimbun dan gelap akan menghambat pembentukan bakal bunga di ujung ranting.

Ketidakseimbangan hara dalam tanah sering menjadi penyebab utama berikutnya. Pemberian pupuk bersumber Nitrogen tinggi yang berlebihan akan memicu pertumbuhan vegetatif, sehingga daun tampak sangat lebat dan hijau pekat tetapi pohon enggan berbunga. Pohon kemiri membutuhkan unsur hara Fosfor dan Kalium yang cukup menjelang musim berbunga. Pengolahan piringan pohon dengan radius 1,5 hingga 2 meter dari pangkal batang harus bersih dari gulma agar penyerapan nutrisi berjalan maksimal.

Manajemen pemangkasan dan kelembapan saat memasuki musim kemarau turut menentukan keberhasilan pembentukan buah. Pemangkasan bentuk dan pemangkasan pemeliharaan perlu dilakukan dengan membuang 10 hingga 15 persen cabang air atau ranting yang tidak produktif agar sirkulasi udara lancar. Di samping itu, meskipun kemiri relatif tahan kekeringan, pasokan air sebanyak 20 hingga 30 liter per pohon muda pada fase awal pembungaan di musim kemarau sangat penting agar calon bunga tidak rontok.

Penyebab & Cara Mengatasi

Asal Bibit Generatif (Dari Biji)

Ciri: Pohon sudah tinggi besar dan berumur 4-5 tahun tetapi belum pernah mengeluarkan dompolan bunga.

Solusi: Lakukan teknik sambung susun atau top working pada cabang utama menggunakan entres dari pohon induk yang sudah terbukti rajin berbuah.

Kelebihan Nitrogen dan Kekurangan Fosfor-Kalium

Ciri: Daun sangat lebat dan berwarna hijau gelap, tetapi tidak muncul caling atau calon bunga di ujung ranting.

Solusi: Hentikan pupuk Nitrogen tinggi, beralihlah ke pupuk kaya Fosfor dan Kalium jelang pembungaan sesuai petunjuk kemasan.

Tajuk Terlalu Rimbun dan Kurang Sinar Matahari

Ciri: Batang tumbuh meninggi (etiolasi), bagian dalam tajuk gelap, dan bunga sering gugur sebelum menjadi pentil buah.

Solusi: Lakukan pemangkasan cabang air dan ranting yang saling tumpang tindih agar sinar matahari menembus bagian dalam piringan pohon.

Stres Air Saat Fase Pembungaan

Ciri: Bunga muncul melimpah di awal musim kemarau, tetapi semuanya gugur sebelum terbentuk pentil buah.

Solusi: Berikan mulsa organik di sekitar piringan pohon dan lakukan penyiraman berkala saat kemarau terik pada fase pembentukan buah muda.

Langkah-langkah

  1. Lakukan sanitasi piringan pohon dengan membersihkan gulma dan rumput liar dalam radius 1,5 hingga 2 meter dari pangkal batang.
  2. Pangkas ranting mati, cabang air yang tumbuh vertikal, dan cabang yang saling bersilangan untuk membuka akses sinar matahari.
  3. Berikan pemupukan berimbang yang berfokus pada unsur Fosfor dan Kalium pada awal dan akhir musim hujan.
  4. Pasang mulsa jerami atau daun kering setebal 5-10 cm di sekitar piringan pohon untuk menjaga kelembapan tanah selama musim kemarau.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa tahun pohon kemiri mulai berbuah?

Bibit hasil sambung/okulasi berbuah dalam 3-4 tahun, sedangkan bibit dari biji membutuhkan waktu 5-7 tahun.

Apakah pohon kemiri butuh penyiraman saat musim kemarau?

Pohon dewasa cukup tahan kering, namun penyiraman tambahan sangat membantu pada fase pembentukan bunga dan buah muda agar tidak rontok.

Mengapa bunga kemiri selalu gugur dan tidak menjadi buah?

Gugurnya bunga biasanya disebabkan oleh angin kencang, kekurangan air saat kemarau ekstrem, atau kekurangan unsur hara Kalium.

Berapa jarak tanam ideal untuk pohon kemiri?

Jarak tanam yang direkomendasikan adalah 10x10 meter agar setiap pohon mendapat sinar matahari yang optimal.

Lebih lanjut tentang Kemiri

Panduan terkait

Tidak Berbuah, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.