Penyebab Lada Tidak Berbuah dan Cara Merangsang Pembuahan

Lada tidak berbuah bisa disebabkan oleh faktor nutrisi, air, serangan hama/penyakit, atau pemangkasan yang salah; berikut diagnosis dan solusinya.

Jawaban singkat

Lada (Piper nigrum) yang tidak berbuah di musim kemarau seringkali membuat petani cemas. Padahal, pembuahan lada dipengaruhi oleh ketersediaan unsur hara, terutama fosfor (P) dan kalium (K), serta kadar air tanah yang cukup. Pada musim kemarau, kekurangan air bisa menghambat pembentukan bunga dan buah. Selain itu, pemangkasan yang tidak tepat atau serangan hama seperti kutu putih (Planococcus minor) dan penyakit busuk pangkal batang (Phytophthora capsici) juga menjadi penyebab umum.

Ringkas: Lada

Cahaya
Cahaya matahari penuh hingga naungan ringan
Penyiraman
Siram teratur, jaga kelembapan tanah tanpa genangan
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan perhatian ekstra pada sistem drainase dan pencegahan penyakit akar.

Untuk merangsang pembuahan, pertama-tama pastikan tanaman mendapat air yang cukup. Pada musim kemarau, beri irigasi tetes atau siram setiap 2-3 hari dengan volume 10-15 liter per pohon dewasa. Kedua, beri pupuk yang mengandung P dan K tinggi, misalnya pupuk kandang 5-10 kg per pohon setiap 3 bulan, ditambah pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 200-300 gram per pohon per tahun, dibagi 2-3 kali aplikasi. Jangan lupa membersihkan gulma di sekitar pangkal batang untuk mengurangi kompetisi air dan hara.

Jika tanaman terserang hama atau penyakit, segera lakukan pengendalian. Untuk kutu putih, semprot dengan air sabun atau insektisida nabati seperti ekstrak daun nimba. Untuk busuk pangkal batang, perbaiki drainase dan potong bagian yang sakit, lalu olesi fungisida berbahan aktif tembaga (baca label). Pemangkasan juga penting: buang sulur liar dan daun tua yang menutupi bunga agar sinar matahari masuk. Lakukan pemangkasan pembentukan pada awal musim hujan, dan pemangkasan pemeliharaan setiap 2-3 bulan.

Terakhir, perhatikan faktor lingkungan. Lada membutuhkan naungan sekitar 30-50% dari pohon pelindung seperti lamtoro atau glirisidia. Jika terlalu teduh, kurangi naungan dengan memangkas cabang pohon pelindung. Pada musim kemarau, mulsa jerami atau sabut kelapa setebal 5-10 cm di sekitar pangkal batang membantu menjaga kelembaban tanah. Dengan perawatan yang tepat, tanaman lada akan mulai berbunga dalam 2-3 bulan setelah perbaikan kondisi.

Penyebab & Cara Mengatasi

Kekurangan unsur hara P dan K

Ciri: Daun bagian bawah menguning, tepi daun kering, pertumbuhan vegetatif subur tetapi sedikit bunga/buah.

Solusi: Berikan pupuk kandang 5-10 kg/pohon setiap 3 bulan, tambah NPK 15-15-15 200-300 gr/pohon/tahun, atau pupuk SP-36 100-150 gr/pohon dan KCl 100-150 gr/pohon setahun sekali.

Kekurangan air saat musim kemarau

Ciri: Daun layu pada siang hari, ujung daun kering, bunga rontok, buah kecil dan sedikit.

Solusi: Irigasi tetes atau siram 10-15 liter/pohon setiap 2-3 hari, beri mulsa jerami 5-10 cm di pangkal batang.

Serangan kutu putih (Planococcus minor)

Ciri: Terdapat lapisan putih seperti kapas di batang, daun, dan bunga; daun keriting, pertumbuhan terhambat.

Solusi: Semprot dengan air sabun (2 sdm sabun cair per liter air) atau ekstrak daun nimba 200 gr/liter, ulangi 3 hari sekali. Untuk serangan berat, konsultasi ke BPP.

Penyakit busuk pangkal batang (Phytophthora capsici)

Ciri: Batang pangkal berwarna coklat kehitaman, basah, daun layu mendadak, tanaman mati.

Solusi: Perbaiki drainase, potong bagian sakit, oleskan fungisida tembaga pada luka. Hindari genangan air.

Langkah-langkah

  1. Periksa kondisi tanah: pastikan pH 5,5-6,5 dan drainase baik. Jika terlalu asam, tabur dolomit 1-2 kg/pohon setahun sekali.
  2. Atur irigasi: pada musim kemarau, siram 10-15 liter per pohon setiap 2-3 hari pada pagi atau sore hari.
  3. Pupuk secara teratur: beri pupuk kandang 5-10 kg/pohon setiap 3 bulan, ditambah NPK 15-15-15 200-300 gr/pohon/tahun dibagi 2-3 kali aplikasi (awal musim hujan, tengah kemarau, akhir kemarau).
  4. Lakukan pemangkasan: buang sulur liar, daun tua, dan ranting yang sakit setiap 2-3 bulan. Pangkas juga pohon pelindung jika terlalu rimbun agar sinar matahari masuk 50-70%.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama lada mulai berbuah setelah perawatan?

Jika perawatan dilakukan dengan benar (air, pupuk, pemangkasan), lada biasanya mulai berbunga dalam 2-3 bulan dan buah siap panen 6-8 bulan setelah bunga mekar.

Apakah lada perlu dipangkas? Kapan waktu terbaik?

Ya, pemangkasan penting. Pemangkasan pembentukan dilakukan pada awal musim hujan (Oktober-November), dan pemangkasan pemeliharaan setiap 2-3 bulan untuk membuang sulur liar dan daun tua.

Kenapa bunga lada rontok?

Bunga rontok bisa karena kekurangan air, serangan hama kutu putih, atau kekurangan unsur P dan K. Pastikan irigasi cukup dan beri pupuk yang mengandung P dan K.

Berapa banyak pupuk yang dibutuhkan lada per tahun?

Untuk tanaman dewasa, beri pupuk kandang 5-10 kg/pohon setiap 3 bulan, dan NPK 15-15-15 200-300 gr/pohon/tahun, dibagi 2-3 kali aplikasi. Sesuaikan dengan kondisi tanah.

Apakah lada butuh naungan?

Ya, lada membutuhkan naungan sekitar 30-50% dari pohon pelindung. Jika terlalu teduh, kurangi naungan dengan memangkas cabang pohon pelindung.

Bagaimana cara mengatasi lada yang terserang kutu putih?

Semprot dengan air sabun (2 sdm sabun cair per liter air) atau ekstrak daun nimba (200 gr daun segar direbus dalam 1 liter air). Ulangi setiap 3 hari. Untuk serangan berat, konsultasi ke BPP.

Lebih lanjut tentang Lada

Panduan terkait

Tidak Berbuah, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.