Untuk merangsang pembuahan, pertama-tama pastikan tanaman mendapat air yang cukup. Pada musim kemarau, beri irigasi tetes atau siram setiap 2-3 hari dengan volume 10-15 liter per pohon dewasa. Kedua, beri pupuk yang mengandung P dan K tinggi, misalnya pupuk kandang 5-10 kg per pohon setiap 3 bulan, ditambah pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 200-300 gram per pohon per tahun, dibagi 2-3 kali aplikasi. Jangan lupa membersihkan gulma di sekitar pangkal batang untuk mengurangi kompetisi air dan hara.
Jika tanaman terserang hama atau penyakit, segera lakukan pengendalian. Untuk kutu putih, semprot dengan air sabun atau insektisida nabati seperti ekstrak daun nimba. Untuk busuk pangkal batang, perbaiki drainase dan potong bagian yang sakit, lalu olesi fungisida berbahan aktif tembaga (baca label). Pemangkasan juga penting: buang sulur liar dan daun tua yang menutupi bunga agar sinar matahari masuk. Lakukan pemangkasan pembentukan pada awal musim hujan, dan pemangkasan pemeliharaan setiap 2-3 bulan.
Terakhir, perhatikan faktor lingkungan. Lada membutuhkan naungan sekitar 30-50% dari pohon pelindung seperti lamtoro atau glirisidia. Jika terlalu teduh, kurangi naungan dengan memangkas cabang pohon pelindung. Pada musim kemarau, mulsa jerami atau sabut kelapa setebal 5-10 cm di sekitar pangkal batang membantu menjaga kelembaban tanah. Dengan perawatan yang tepat, tanaman lada akan mulai berbunga dalam 2-3 bulan setelah perbaikan kondisi.