Beberapa varietas kelengkeng dataran rendah unggulan seperti Kateki, Itoh, dan New Crystal memiliki karakteristik khusus yang membutuhkan bantuan pemacu pembuahan untuk merangsang pembungaan. Jika varietas ini dipelihara tanpa tindakan penginduksi atau perlakuan khusus pada awal musim kemarau antara bulan Mei hingga Agustus, pohon biasanya hanya akan terus merimbun tanpa pernah menghasilkan dompolan buah yang diharapkan.
Untuk merangsang pembuahan pada musim kemarau, pekebun dapat menerapkan teknik stres air dengan menghentikan penyiraman total selama 10 hingga 14 hari sampai daun terlihat sedikit layu. Setelah periode stres selesai, lakukan penyiraman secara intensif sebanyak 20 hingga 30 liter air per pohon yang dikombinasikan dengan pemberian pupuk berkadar fosfor dan kalium tinggi guna memicu pembentukan tunas generatif.
Pemeliharaan tajuk juga menjadi kunci keberhasilan pembuahan kelengkeng. Pemangkasan tunas air yang tumbuh di dalam kanopi wajib dilakukan secara rutin setiap 2 hingga 4 minggu sekali agar sinar matahari dapat menembus 80 persen bagian dalam pohon. Pencahayaan yang optimal dan sirkulasi udara yang baik akan menaikkan suhu mikro kanopi dan mempercepat proses inisiasi bunga.





