Srikaya, Cara Mengatasi Srikaya Tidak Berbuah dan Merangsang Pembuahan di Musim Kemarau
natureVisions.ch Markus / Pexels

Cara Mengatasi Srikaya Tidak Berbuah dan Merangsang Pembuahan di Musim Kemarau

Tanaman srikaya yang tidak kunjung berbuah umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi, kurangnya pemangkasan defoliasi, serta kegagalan penyerbukan alami.

Jawaban singkat

Tanaman srikaya (Annona squamosa) sangat menyukai paparan sinar matahari penuh selama 6 hingga 8 jam sehari dan tumbuh optimal di iklim tropis yang cenderung kering. Pada awal musim kemarau antara bulan April hingga Agustus, tanaman srikaya secara alami siap memasuki fase generatif atau pembentukan bunga. Namun, sering kali tanaman srikaya yang sudah berumur 2 hingga 3 tahun tetap enggan berbuah dan hanya memproduksi daun yang lebat.

Ringkas: Srikaya

Cahaya
Penuh (8-12 jam matahari langsung)
Penyiraman
Sedang (siram saat media mulai kering)
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Srikaya sangat toleran terhadap kekeringan tetapi butuh drainase tanah yang sangat baik.

Pemicu utama agar srikaya mau berbunga adalah tindakan pemangkasan dan perontokan daun (defoliasi). Lakukan pemangkasan pada cabang lateral yang terlalu panjang sekitar 20 hingga 30 cm dari ujung pangkasan, lalu rontokkan 70 hingga 80 persen daun tua pada cabang tersebut. Teknik stres vegetatif ini terbukti sangat efektif memicu munculnya tunas bunga baru dalam waktu 14 hingga 21 hari setelah pemangkasan di musim kemarau.

Masalah lain yang membuat srikaya gagal menghasilkan buah adalah sifat bunganya yang dikogami, di mana putik dan benang sari tidak matang secara bersamaan. Untuk mengatasinya, bantu penyerbukan secara manual menggunakan kuas halus ukuran 0 atau 1 pada pagi hari antara pukul 06.00 hingga 08.00 WIB. Selain itu, pastikan tanaman mendapat pasokan air sebanyak 10 hingga 15 liter per pohon setiap 3 hari sekali agar calon buah tidak gugur akibat stres kekeringan.

Ketidakseimbangan nutrisi hara juga menjadi faktor penentu kegagalan pembuahan pada srikaya. Pemberian pupuk berseri nitrogen tinggi harus dihentikan saat memasuki musim kemarau dan digantikan dengan pupuk yang kaya kandungan fosfor dan kalium sebanyak 250 hingga 500 gram per pohon. Aplikasikan juga kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 10 hingga 15 kg per pohon setiap 6 bulan sekali untuk menjaga struktur tanah tetap subur dan gembur.

Penyebab & Cara Mengatasi

Kelebihan Unsur Nitrogen (Dominan Vegetatif)

Ciri: Daun tumbuh sangat rimbun dan berwarna hijau tua kekuningan, tetapi tidak ada kuncup bunga yang muncul pada ketiak daun.

Solusi: Hentikan pemberian pupuk kaya nitrogen, pangkas ujung tajuk tanaman, dan berikan pupuk tinggi unsur fosfor serta kalium.

Kegagalan Penyerbukan Alami

Ciri: Bunga muncul melimpah namun mudah mengering, menghitam, dan rontok sebelum menjadi bakal buah.

Solusi: Lakukan penyerbukan buatan secara manual memakai kuas halus pada pagi hari saat bunga betina mekar sempurna.

Tanaman Terlalu Rimbun Tanpa Pemangkasan

Ciri: Sinar matahari tidak menembus bagian dalam tajuk dan bunga hanya muncul sedikit di ujung luar tanaman.

Solusi: Lakukan pemangkasan pemeliharaan untuk membuka penetrasi cahaya serta rontokkan daun tua untuk merangsang tunas bunga.

Langkah-langkah

  1. Berikan pupuk tinggi kandungan fosfor dan kalium sebanyak 250 hingga 500 gram per pohon kira-kira 2 minggu sebelum pemangkasan.
  2. Pangkas cabang lateral sepanjang 20 hingga 30 cm dan rontokkan 70 hingga 80 persen daun tua di awal musim kemarau.
  3. Bantu proses penyerbukan bunga srikaya secara manual menggunakan kuas halus pada pagi hari pukul 06.00 hingga 08.00 WIB.
  4. Lakukan penyiraman secara teratur sebanyak 10 hingga 15 liter air per pohon setiap 3 hari sekali selama masa pembentukan buah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa bunga srikaya sering rontok sebelum menjadi buah?

Gugurnya bunga umumnya disebabkan oleh kegagalan penyerbukan, kelembapan udara yang terlalu rendah, atau stres kekurangan air pada tanah.

Kapan waktu paling tepat untuk memangkas srikaya agar cepat berbuah?

Waktu terbaik adalah pada awal musim kemarau sekitar bulan April hingga Mei saat intesitas sinar matahari penuh dan mendukung fase generatif.

Apakah srikaya dari biji butuh waktu lebih lama untuk berbuah dibanding hasil okulasi?

Ya, tanaman dari biji memerlukan waktu 3 hingga 4 tahun untuk berbuah, sedangkan bibit hasil okulasi atau cangkok bisa berbuah dalam 1 hingga 2 tahun.

Mengapa buah srikaya yang terbentuk bentuknya tidak simetris dan keras?

Bentuk buah yang tidak sempurna disebabkan oleh penyerbukan yang kurang merata pada seluruh bagian putik serta kekurangan unsur kalium saat pembesaran buah.

Lebih lanjut tentang Srikaya

Panduan terkait

Tidak Berbuah, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.