Untuk mengatasi masalah ini, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah melakukan pemangkasan bentuk dan pemangkasan pemeliharaan secara rutin setiap 3 bulan sekali. Pemangkasan ini bertujuan untuk mengurangi kerimbunan tajuk, membuka pencahayaan matahari hingga 75 persen ke bagian dalam kanopi, serta merangsang keluarnya bakal bunga pada bantalan buah.
Selain pemangkasan, pengaturan kelembapan mikro di sekitar perakaran sangat krusial selama musim kemarau dengan menerapkan teknik mulsa organik setebal 5 hingga 10 sentimeter menggunakan serasah daun atau kulit buah kakao. Pemberian air tambahan melalui penyiraman secara berkala dua kali seminggu juga membantu mencegah kerontokan bunga muda akibat kekeringan ekstrem.
Terakhir, tingkatkan populasi serangga penyerbuk alami seperti lalat buah kecil atau midge dengan cara menjaga kebersihan kebun dan tidak menggunakan pestisida kimia secara berlebihan. Kombinasi antara pencahayaan yang cukup, kelembapan tanah yang terjaga, dan aktivitas penyerbukan yang optimal akan memulihkan produktivitas buah kakao secara signifikan.