Penyebab Manggis Tidak Berbuah dan Cara Mengatasinya

Masalah manggis tidak berbuah umumnya disebabkan oleh fase vegetatif yang belum selesai, manajemen pengairan yang kurang tepat saat musim kemarau, serta kekurangan unsur hara fosfor dan kalium.

Jawaban singkat

Pohon manggis dikenal sebagai tanaman buah tropis dengan masa remaja atau fase vegetatif yang cukup panjang. Bibit yang berasal dari biji membutuhkan waktu 8 hingga 12 tahun untuk mulai belajar berbuah, sedangkan bibit hasil sambung pucuk atau okulasi biasanya mulai berbuah pada umur 4 hingga 5 tahun. Jika pohon Anda sudah melewati rentang usia produktif tersebut namun belum juga memunculkan kuncup bunga, maka faktor lingkungan dan manajemen perawatan harian perlu segera dievaluasi secara menyeluruh.

Ringkas: Manggis

Cahaya
Naungan 50% saat muda (1-2 tahun), sinar matahari penuh saat dewasa
Penyiraman
Penyiraman 1-2 kali sehari saat kemarau untuk tanaman muda
Musim
Awal musim hujan (Oktober - Desember) untuk penanaman
Tingkat Kesulitan
Sedang

Akar manggis tidak memiliki banyak bulu akar halus, sehingga sangat sensitif terhadap kekeringan dan gangguan perakaran.

Faktor pemicu utama kegagalan pembungaan adalah ketersediaan air yang tidak teratur, terutama menjelang dan selama musim kemarau. Tanaman manggis memerlukan periode stres air ringan selama 3 sampai 4 minggu pada awal musim kemarau untuk merangsang pembentukan kuncup bunga generatif. Setelah kuncup bunga mulai mekar dan menjadi bakal buah, pengairan teratur sebanyak 40 hingga 60 liter per pohon setiap 3 hari sekali sangat diperlukan agar bakal buah tidak gugur secara prematur.

Ketidakseimbangan pemupukan juga menjadi penyebab utama meranggasnya potensi buah. Pemberian pupuk tinggi nitrogen yang berlebihan melebihi 2 kilogram per pohon per tahun akan membuat pohon terus memproduksi daun muda tanpa mau membentuk kuncup bunga. Sebaliknya, pohon membutuhkan asupan pupuk organik kotoran sapi atau kambing matang sebanyak 30 hingga 50 kilogram per pohon per tahun, yang dikombinasikan dengan pemupukan fosfor dan kalium pada interval 2 kali setahun, yaitu pada awal dan akhir musim hujan.

Selain itu, pangkasan pemeliharaan yang diabaikan dapat menyebabkan kanopi bagian dalam terlalu rimbun dan lembap, sehingga sinar matahari tidak dapat menembus sekurang-kurangnya 70 persen area percabangan utama. Lakukan pemangkasan cabang air, cabang kering, dan cabang yang tumbuh ke arah dalam secara rutin setiap 6 bulan sekali guna memastikan sirkulasi udara lancar serta merangsang akumulasi karbohidrat untuk pembentukan bunga secara optimal.

Penyebab & Cara Mengatasi

Fase Juvenil Belum Selesai (Usia Belum Cukup)

Ciri: Tanaman tampak sangat subur dan terus bertambah tinggi, namun berasal dari vegetatif biji dan belum mencapai usia minimal 8 tahun.

Solusi: Lakukan pemupukan berimbang, bersabar hingga memasuki usia produktif, atau pertimbangkan teknik top working menggunakan entres dari pohon induk yang sudah rajin berbuah.

Ketidakseimbangan Unsur Hara (Kelebihan Nitrogen)

Ciri: Daun berwarna hijau gelap, sangat lebat, dan sering memunculkan tunas daun baru (trubus), tetapi tidak ada kuncup bunga.

Solusi: Hentikan pemberian pupuk kaya nitrogen, berikan pupuk bersumber fosfor dan kalium sesuai petunjuk, serta tambahkan kompos matang melingkar di bawah tajuk.

Kegagalan Perlakuan Stres Air

Ciri: Pohon disiram berlebihan sepanjang tahun tanpa ada periode kering ringan di awal musim kemarau, sehingga tunas yang muncul selalu berupa daun.

Solusi: Hentikan penyiraman selama 3 hingga 4 minggu pada awal musim kemarau hingga daun terlihat sedikit layu, lalu siram kembali secara berkala untuk memicu pembungaan.

Kanopi Terlalu Rimbun dan Ternaungi

Ciri: Bagian dalam pohon gelap, lembap, banyak tumbuh cabang air, dan tidak mendapat sinar matahari langsung minimal 6 jam sehari.

Solusi: Lakukan pemangkasan sanitasi dan pemangkasan bentuk untuk membuang cabang mati, cabang bersilangan, serta cabang air di bagian dalam tajuk.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pembersihan gulma dan pemangkasan cabang air serta cabang yang saling bersilangan di dalam tajuk tanaman untuk membuka penetrasi cahaya matahari.
  2. Buat parit melingkar di bawah batas tajuk luar tanaman dengan kedalaman 15 hingga 20 cm sebagai area pengaplikasian pupuk organik dan pemupukan generatif.
  3. Terapkan manipulasi pengairan berupa penghentian penyiraman selama 3 hingga 4 minggu pada awal musim kemarau hingga muncul tanda stres air ringan, lalu lakukan penyiraman bertahap.
  4. Aplikasikan pupuk kandang matang dan pupuk berunsur fosfor serta kalium tinggi secara melingkar sesuai arahan label, kemudian tutup kembali parit dengan tanah tajuk.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa tahun pohon manggis dari biji mulai berbuah?

Tanaman manggis yang ditanam dari biji biasanya memerlukan waktu antara 8 hingga 12 tahun untuk mulai belajar berbuah secara alami.

Mengapa bunga manggis rontok sebelum menjadi buah?

Kerontokan bunga manggis umumnya disebabkan oleh fluktuasi kelembapan tanah yang drastis, kekurangan unsur hara kalium dan kalsium, atau gangguan hama pada persendian tangkai.

Apakah pohon manggis membutuhkan pohon jantan untuk penyerbukan?

Tidak, manggis berproduksi secara apomiktik partenokarpi, sehingga dapat membentuk buah tanpa perlu proses penyerbukan dari pohon lain.

Kapan waktu terbaik memberikan pupuk pembuahan pada manggis?

Waktu terbaik adalah pada akhir musim hujan menjelang masuknya musim kemarau, disusul dengan perlakuan stres air singkat.

Apakah pemangkasan ekstrem baik untuk memicu buah manggis?

Tidak disarankan, pemangkasan berat dapat merusak struktur kanopi dan merangsang pertumbuhan vegetatif berlebih yang justru menghambat pembungaan.

Lebih lanjut tentang Manggis

Panduan terkait

Tidak Berbuah, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.