Nangka, Cara Mengatasi Pohon Nangka yang Tidak Berbuah dan Merangsang Pembuahan
Agung Sutrisno / Pexels

Cara Mengatasi Pohon Nangka yang Tidak Berbuah dan Merangsang Pembuahan

Pohon nangka yang enggan berbuah umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi, kurangnya pencahayaan, atau masalah penyerbukan saat musim kemarau.

Jawaban singkat

Pohon nangka (Artocarpus heterophyllus) membutuhkan waktu 3 hingga 5 tahun untuk mulai berbuah jika ditanam dari bibit okulasi, atau 7 hingga 10 tahun jika berasal dari biji. Pada musim kemarau di Indonesia, pohon nangka sering mengalami stres air yang parah jika tidak disiram secara teratur, yaitu minimal 20 liter air per pohon sebanyak 2 kali seminggu. Tanpa pasokan air yang cukup pada fase kritis, pembentukan bunga betina akan terhambat dan gugur sebelum menjadi bakal buah.

Ringkas: Nangka

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 6 jam sehari
Penyiraman
Siram rutin 2-3 kali seminggu, kurangi saat musim kemarau untuk merangsang bunga
Musim
Tanam awal musim hujan (Oktober-November), panen sepanjang tahun tergantung varietas
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman kuat, toleran kekeringan, namun perlu drainase baik.

Faktor nutrisi memegang peranan kunci dalam proses pembuahan tanaman nangka. Pemberian pupuk nitrogen berlebih dapat memicu pertumbuhan daun yang sangat lebat namun merusak fase generatif. Untuk merangsang kemunculan bunga, pohon membutuhkan pemupukan yang kaya unsur hara Fosfor dan Kalium sebanyak 500 gram hingga 1 kilogram per pohon dewasa yang diberikan setiap 3 bulan sekali, terutama menjelang akhir musim hujan atau awal musim kemarau.

Masalah penyerbukan juga sering menjadi penyebab utama pohon nangka tidak berproduksi. Tanpa bantuan serangga penyerbuk atau angin, bunga jantan tidak dapat membuahi bunga betina secara optimal. Pemangkasan bentuk tajuk secara rutin 2 kali dalam sebulan pada cabang yang tumpang tindih dapat membuka sirkulasi udara dan membiarkan sinar matahari masuk hingga 80 persen ke bagian dalam canopy, sehingga merangsang munculnya calon bunga atau tatal pada batang utama.

Melakukan teknik pemelukan atau pengeratan kulit batang secara melingkar selebar 1 sentimeter dapat dijadikan solusi teknis untuk merangsang pembuahan pada pohon yang berusia lebih dari 5 tahun tetapi belum pernah berbuah. Kombinasikan teknik stres fisik ini dengan pemberian bahan organik seperti pupuk kandang sapi sebanyak 20 kilogram per pohon setiap 6 bulan sekali untuk memastikan kecukupan hara makro dan mikro secara berkelanjutan.

Penyebab & Cara Mengatasi

Kelebihan Unsur Nitrogen (Nutrisi Tidak Seimbang)

Ciri: Daun tampak sangat lebat, berwarna hijau gelap, tetapi tidak ada calon bunga (tatal) yang muncul pada batang.

Solusi: Hentikan pemberian pupuk kaya nitrogen, lalu berikan pupuk tinggi kandungan Fosfor dan Kalium serta kompos matang.

Kurangnya Sinar Matahari pada Batang Utama

Ciri: Tajuk bagian luar sangat rimbun, namun bagian dalam batang tajuk gelap dan lembap tanpa ada tonjolan calon bunga.

Solusi: Lakukan pemangkasan cabang pemeliharaan dan ranting air agar sinar matahari dapat menembus hingga ke batang utama.

Gagal Penyerbukan dan Rontok Bunga

Ciri: Bunga betina muncul tetapi membusuk, menghitam, dan gugur sebelum berkembang menjadi bakal buah.

Solusi: Lakukan penyerbukan buatan secara manual di pagi hari dan perbaiki sirkulasi udara di sekitar tajuk.

Stres Kekeringan Saat Musim Kemarau

Ciri: Bakal bunga jantan dan betina mengering serta gugur massal di awal musim kemarau.

Solusi: Lakukan penyiraman teratur pada piringan pohon dan berikan mulsa organik di sekitar perakaran.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemangkasan sanitasi dan pemangkasan bentuk pada cabang yang tidak produktif atau menghalangi sinar matahari.
  2. Terapkan teknik pengeratan kulit batang selebar 1 sentimeter secara melingkar pada batang utama untuk menahan penumpukan karbohidrat di tajuk.
  3. Berikan pupuk yang kaya unsur hara Fosfor dan Kalium di sekeliling piringan pohon sejauh tajuk terluar, dilanjutkan penyiraman secukupnya.
  4. Lakukan penyerbukan silang manual dengan mengusapkan bunga jantan yang sudah mekar bertepung ke bunga betina pada jam 08.00 hingga 10.00 pagi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa umur ideal pohon nangka dari hasil okulasi untuk mulai berbuah?

Pohon nangka hasil okulasi atau cangkok biasanya mulai belajar berbuah pada umur 3 hingga 4 tahun jika kebutuhan hara dan sinarnya terpenuhi.

Bagaimana cara membedakan bunga jantan dan bunga betina pada nangka?

Bunga jantan berukuran lebih kecil dengan permukaan halus bertepung kuning, sedangkan bunga betina lebih besar, lonjong, dan permukaannya kasar berduri halus.

Apakah pengeratan kulit batang aman dilakukan pada pohon nangka?

Aman jika dilakukan hanya sebatas kulit luar selebar 1 sentimeter dan pohon sudah berumur minimal 4 hingga 5 tahun dalam kondisi sehat.

Mengapa calon buah nangka sering menghitam dan gugur sebelum besar?

Hal itu umumnya disebabkan oleh serangan jamur akibat kelembapan tinggi, kurangnya penyerbukan, atau serangan hama lalat buah.

Apakah penyiraman saat musim kemarau wajib dilakukan untuk merangsang pembuahan?

Ya, penyiraman teratur sangat dibutuhkan saat pembentukan bakal buah agar tidak terjadi kerontokan akibat stres kekeringan.

Lebih lanjut tentang Nangka

Panduan terkait

Tidak Berbuah, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.