Faktor pencahayaan memegang peranan vital dalam merangsang pembungaan kayu manis, di mana tanaman membutuhkan intensitas sinar matahari langsung minimal 6 hingga 8 jam sehari. Pada perkebunan dengan jarak tanam yang terlalu rapat di bawah 2x2 meter, kanopi yang saling menutupi akan menekan induksi bunga, terutama saat memasuki transisi musim kemarau dari bulan Mei hingga Agustus.
Ketidakseimbangan pemupukan juga menjadi pemicu utama kegagalan pembentukan buah pada kayu manis dewasa. Pemberian pupuk berunsur nitrogen tinggi secara berlebihan melebihi 500 gram per pohon per tahun tanpa diimbangi pupuk fosfor dan kalium akan memicu pembentukan daun muda secara terus-menerus alih-alih memunculkan kuncup bunga.
Kondisi iklim mikro yang kurang mendukung serta ketiadaan serangga penyerbuk seperti lebah lokal saat pembungaan dapat menyebabkan bunga gugur sebelum menjadi buah. Pemangkasan bentuk berkala sebanyak 2 kali dalam setahun serta sanitasi kebun menjelang musim kemarau sangat efektif untuk membuka sirkulasi udara dan merangsang pembentukan dompolan buah secara optimal.