Jambu Biji, Penyebab Jambu Biji Tidak Berbuah dan Cara Efektif Merangsang Pembuahan
Duy Le Duc / Pexels

Penyebab Jambu Biji Tidak Berbuah dan Cara Efektif Merangsang Pembuahan

Jambu biji yang enggan berbuah umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi, kurangnya pencahayaan, serta pemangkasan cabang yang tidak teratur.

Jawaban singkat

Kegagalan pohon jambu biji dalam menghasilkan buah sering kali membingungkan para petani dan pekebun rumahan. Di iklim tropis Indonesia, tanaman jambu biji sebenarnya memiliki potensi berbuah sepanjang tahun dengan puncak produksi pada musim kemarau. Kendala utama tidak berbuah biasanya bersumber dari vegetatif yang terlalu dominan akibat kelebihan unsur nitrogen, tajuk pohon yang terlalu rimbun sehingga memblokir sinar matahari, serta ketiadaan pemangkasan perangsang pembungaan.

Ringkas: Jambu Biji

Cahaya
Cahaya matahari penuh minimal 6-8 jam per hari
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu saat kemarau, kurangi saat hujan
Musim
Tanam awal musim hujan (Oktober-November), panen sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman ini toleran terhadap berbagai jenis tanah asal drainase baik.

Pemangkasan tajuk merupakan kunci penting untuk merangsang pembungaan pada jambu biji. Potong 10 hingga 15 cm ujung ranting yang tidak produktif dan buang seluruh cabang air (tunas vegetatif yang tumbuh lurus ke atas) setiap 3 sampai 4 bulan sekali. Pemangkasan ini bertujuan untuk menghentikan pertumbuhan vegetatif dan memicu munculnya tunas-tunas baru yang membawa kuncup bunga pada ketiak daun.

Pengaturan nutrisi harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman. Menjelang musim kemarau, hentikan pemberian pupuk bernitrogen tinggi dan beralihlah ke pupuk yang kaya kandungan Posfor (P) serta Kalium (K). Berikan pupuk P dan K sebanyak 200 hingga 500 gram per pohon setiap 2 minggu sekali, disertai pemberian pupuk kandang matang sebanyak 10 hingga 20 kg per pohon per tahun untuk perbaikan struktur tanah.

Teknik pengkondisian stres air dapat diterapkan pada awal musim kemarau untuk memaksa pohon berbunga. Hentikan penyiraman selama 10 hingga 14 hari sampai daun terlihat sedikit layu di siang hari. Setelah masa stres air selesai, segera lakukan penyiraman jenuh sebanyak 20 hingga 30 liter air per pohon. Perubahan kadar air secara mendadak ini akan merangsang pohon jambu biji mengeluarkan bunga secara serempak.

Penyebab & Cara Mengatasi

Kelebihan Unsur Nitrogen (N)

Ciri: Daun tampak sangat rimbun dan berwarna hijau pekat, namun tidak muncul kuncup bunga sama sekali.

Solusi: Hentikan pupuk bernitrogen tinggi dan berikan pupuk dengan kandungan Posfor dan Kalium tinggi.

Kurang Pencahayaan Matahari

Ciri: Batang dan ranting tumbuh memanjang kurus (etiolasi), daun berwarna hijau pucat, dan tajuk sangat ternaungi.

Solusi: Pangkas pohon pelindung di sekitarnya agar jambu biji mendapat sinar matahari langsung minimal 8 jam sehari.

Domimasi Cabang Air (Tunas Vegetatif)

Ciri: Banyak cabang muda tumbuh cepat secara vertikal tanpa pernah menghasilkan bakal bunga.

Solusi: Pangkas habis seluruh cabang air tepat di pangkal percabangannya.

Kerontokan Bunga Akibat Penyiraman Tidak Teratur

Ciri: Bunga sempat muncul tetapi selalu gugur sebelum menjadi pentil buah.

Solusi: Jaga kelembapan tanah secara konsisten saat fase pembungaan dan hindari penyiraman berlebihan.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemangkasan bentuk dan pembersihan cabang air dari bagian dalam tajuk pohon.
  2. Potong ujung-ujung ranting sepanjang 10-15 cm untuk merangsang tunas generatif baru.
  3. Terapkan stres air dengan membiarkan tanah kering selama 10-14 hari di awal musim kemarau.
  4. Guyur tanah dengan 20-30 liter air setelah periode stres air selesai dan berikan pupuk tinggi P dan K.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa bunga jambu biji selalu rontok sebelum jadi buah?

Kerontokan bunga umumnya disebabkan oleh fluktuasi kelembapan tanah yang drastis, kekurangan unsur hara mikro seperti Barium atau Kalsium, atau serangan hama thrips.

Berapa umur ideal jambu biji mulai belajar berbuah?

Jambu biji hasil perbanyakan vegetatif (cangkok atau okulasi) biasanya mulai berbuah pada umur 8 sampai 12 bulan, sedangkan dari biji membutuhkan waktu 2 sampai 3 tahun.

Apakah jambu biji dalam pot (tabulampot) bisa dibuat rajin berbuah?

Bisa, dengan menjaga pemangkasan rutin, pemupukan P dan K teratur, serta memastikan media tanam memiliki drainase yang baik.

Kapan waktu terbaik melakukan pemangkasan perangsang buah?

Waktu terbaik adalah pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau saat pertumbuhan vegetatif mulai melambat.

Apakah penyiraman harus ditambah saat pohon sedang berbunga lebat?

Penyiraman harus tetap terjaga secara konsisten, namun tidak boleh berlebihan (becek) agar bunga tidak rontok.

Lebih lanjut tentang Jambu Biji

Panduan terkait

Tidak Berbuah, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.