Pemangkasan tajuk merupakan kunci penting untuk merangsang pembungaan pada jambu biji. Potong 10 hingga 15 cm ujung ranting yang tidak produktif dan buang seluruh cabang air (tunas vegetatif yang tumbuh lurus ke atas) setiap 3 sampai 4 bulan sekali. Pemangkasan ini bertujuan untuk menghentikan pertumbuhan vegetatif dan memicu munculnya tunas-tunas baru yang membawa kuncup bunga pada ketiak daun.
Pengaturan nutrisi harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman. Menjelang musim kemarau, hentikan pemberian pupuk bernitrogen tinggi dan beralihlah ke pupuk yang kaya kandungan Posfor (P) serta Kalium (K). Berikan pupuk P dan K sebanyak 200 hingga 500 gram per pohon setiap 2 minggu sekali, disertai pemberian pupuk kandang matang sebanyak 10 hingga 20 kg per pohon per tahun untuk perbaikan struktur tanah.
Teknik pengkondisian stres air dapat diterapkan pada awal musim kemarau untuk memaksa pohon berbunga. Hentikan penyiraman selama 10 hingga 14 hari sampai daun terlihat sedikit layu di siang hari. Setelah masa stres air selesai, segera lakukan penyiraman jenuh sebanyak 20 hingga 30 liter air per pohon. Perubahan kadar air secara mendadak ini akan merangsang pohon jambu biji mengeluarkan bunga secara serempak.





