Mengatasi Markisa Tidak Berbuah di Iklim Tropis Indonesia

Penyebab utama markisa tidak berbuah pada musim kemarau adalah kekurangan unsur hara fosfor, kelebihan nitrogen, atau kurangnya penyerbukan alami akibat minimnya serangga penyerbuk.

Jawaban singkat

Tanaman markisa Passiflora edulis sering kali tumbuh subur merambat tetapi gagal menghasilkan buah lebat, terutama saat memasuki musim kemarau panjang di wilayah Indonesia. Pertumbuhan vegetatif yang terlalu rimbun dengan daun hijau gelap biasanya menandakan tanaman kelebihan unsur hara nitrogen tetapi kekurangan fosfor dan kalium yang dibutuhkan untuk memicu fase generatif. Petani sering kali keliru memberikan pupuk daun tinggi nitrogen secara terus-menerus tanpa mengimbanginya dengan pupuk perangsang buah.

Ringkas: Markisa

Cahaya
Sinar matahari penuh (minimal 6 jam per hari)
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu, lebih sering saat musim kemarau
Musim
Sepanjang tahun, panen raya musim kemarau
Tingkat Kesulitan
Sedang

Butuh rambatan kuat dan pemangkasan rutin

Faktor iklim dan cuaca juga sangat memengaruhi keberhasilan pembuahan markisa di lapangan. Selama musim kemarau, kekurangan pasokan air irigasi dapat menyebabkan stres kekeringan yang memicu kerontokan bunga secara masif sebelum sempat diserbuki. Sebaliknya, jika penyiraman tidak stabil antara basah dan kering yang ekstrem, tanaman akan mengalami gugur bunga dan gagal membentuk bakal buah.

Masalah penyerbukan merupakan hambatan teknis yang sering diabaikan oleh pekebun rumahan maupun petani skala luas. Bunga markisa memiliki struktur unik di mana kepala sari sering kali berada di atas kepala putik, sehingga membutuhkan bantuan serangga seperti lebah penyerbuk atau bantuan manusia untuk melakukan penyerbukan buatan secara manual pada pagi hari pukul sembilan hingga sebelas siang.

Untuk merangsang pembuahan secara optimal, lakukan pemangkasan rutin pada cabang-cabang air atau wiwilan yang tidak produktif setiap dua bulan sekali untuk membuka tajuk agar sinar matahari dapat menembus seluruh bagian tanaman. Berikan pemupukan berimbang menggunakan pupuk organik kaya fosfor serta lakukan penyiraman teratur sebanyak tiga kali dalam seminggu untuk menjaga kelembapan tanah di sekitar perakaran.

Penyebab & Cara Mengatasi

Kelebihan Nitrogen dan Kurang Fosfor

Ciri: Tanaman sangat rimbun, daun hijau tua lebat, sulur melimpah, tetapi tidak ada satupun kuncup bunga yang muncul.

Solusi: Hentikan pupuk daun tinggi nitrogen, pangkas cabang vegetatif yang tidak perlu, dan aplikasikan pupuk organik matang serta bahan kaya fosfor dan kalium di sekitar piringan akar.

Kegagalan Penyerbukan Bunga

Ciri: Bunga markisa mekar dengan sempurna dalam jumlah banyak, tetapi layu dan rontok begitu saja tanpa meninggalkan bakal buah.

Solusi: Lakukan penyerbukan buatan pada pagi hari menggunakan kuas halus untuk memindahkan serbuk sari ke kepala putik, serta kurangi penggunaan insektisida kimia yang dapat membunuh serangga penyerbuk.

Stres Kekeringan Musim Kemarau

Ciri: Tanaman layu di siang hari, daun kusam, dan kuncup bunga mengering serta gugur sebelum mekar sepenuhnya.

Solusi: Tingkatkan frekuensi penyiraman menjadi minimal tiga kali seminggu secara merata pada zona perakaran dan berikan mulsa jerami di pangkal batang untuk menekan penguapan air tanah.

Kurangnya Sinar Matahari

Ciri: Tanaman merambat di tempat teduh atau ternaungi pohon besar, pertumbuhan memanjang kurus dan tidak pernah berbunga.

Solusi: Pangkas naungan di sekitar tanaman atau pindahkan rambatan agar mendapatkan paparan sinar matahari penuh minimal enam jam sehari secara langsung.

Langkah-langkah

  1. Pangkas cabang-cabang markisa yang sudah tua, tidak produktif, atau saling silang untuk merangsang tumbuhnya cabang baru pembawa bunga.
  2. Lakukan pemupukan berimbang dengan menugal pupuk organik dan unsur hara makro di sekeliling tajuk tanaman setiap tiga bulan sekali.
  3. Bantu proses penyerbukan secara manual menggunakan kuas bersih pada pukul sembilan hingga sebelas pagi saat bunga mekar optimal.
  4. Siram tanaman secara rutin tiga kali seminggu dan pertahankan kelembapan tanah dengan ketebalan mulsa organik lima sentimeter.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa umur markisa mulai berbuah dari biji?

Markisa dari biji biasanya mulai berbunga dan berbuah pada umur delapan hingga dua belas bulan jika perawatan nutrisi dan cahayanya tercukupi dengan baik.

Mengapa bunga markisa rontok terus?

Kerontokan bunga disebabkan oleh kekurangan air saat musim kemarau, kekurangan unsur hara boron dan kalsium, atau tidak terjadinya proses penyerbukan.

Apakah markisa butuh matahari penuh?

Ya, markisa memerlukan paparan sinar matahari penuh sepanjang hari agar proses fotosintesis dan pembentukan kuncup bunga berjalan maksimal.

Bagaimana cara penyerbukan buatan pada markisa?

Ambil serbuk sari berwarna kuning menggunakan kuas halus, lalu oleskan secara perlahan ke permukaan kepala putik yang berada di bagian tengah bunga.

Kapan waktu terbaik memangkas markisa?

Pemangkasan terbaik dilakukan setelah musim panen selesai atau pada awal musim kemarau untuk merangsang tunas produktif yang baru.

Lebih lanjut tentang Markisa

Panduan terkait

Tidak Berbuah, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.