Penyebab Pohon Pala Tidak Berbuah dan Cara Mengatasinya

Pohon pala yang tidak kunjung berbuah umumnya disebabkan oleh sifat kelamin tanaman yang jantan, umur yang belum matang generatif, atau ketidakseimbangan hara fosfor dan kalium.

Jawaban singkat

Pohon pala (Myristica fragrans) merupakan komoditas perkebunan bernilai tinggi di Indonesia, namun keluhan mengenai tanaman yang mandul sering dijumpai di lapangan. Tanaman pala yang berasal dari pembiakan biji membutuhkan waktu sekitar 7 hingga 9 tahun untuk mulai memasuki fase berbunga. Sebaliknya, bibit hasil perbanyakan vegetatif seperti sambung pucuk atau okulasi dapat mulai berbuah lebih cepat pada usia 3 hingga 4 tahun.

Ringkas: Pala

Cahaya
Naungan 30-50% saat muda, matahari penuh saat dewasa
Penyiraman
Rutin saat pembibitan dan kemarau, hindari genangan
Musim
Awal musim hujan (Oktober-November)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Memerlukan peneduh sementara di tahun-tahun awal pertumbuhan.

Penyebab paling umum dari pohon pala yang tidak kunjung berbuah adalah sifat biologisnya sebagai tanaman berumah dua (dioecious). Secara alami, populasi bibit asal biji memiliki peluang 50 persen tumbuh menjadi pohon jantan yang hanya menghasilkan bunga jantan tanpa bakal buah. Dalam satu hamparan kebun, rasio ideal yang diperlukan adalah 1 pohon jantan untuk melayani penyerbukan 8 hingga 10 pohon betina.

Masalah nutrisi juga menjadi penghambat utama pembuahan, terutama saat memasuki transisi musim kemarau di Indonesia. Pemupukan yang didominasi oleh unsur Nitrogen akan memicu pertumbuhan vegetatif daun secara berlebihan tetapi meredam pembentukan kuncup bunga. Pohon pala dewasa membutuhkan asupan pupuk kandang matang sebanyak 20 hingga 30 kilogram per pohon yang diberikan bersamaan dengan pupuk kaya Fosfor dan Kalium pada awal dan akhir musim hujan.

Tingkat naungan yang berlebihan sering kali membuat tanaman pala enggan berbunga. Pohon pala dewasa hanya membutuhkan tingkat naungan sekitar 20 hingga 30 persen agar tajuknya menerima kecukupan sinar matahari untuk memicu hormon pembungaan. Pemangkasan dahan pohon peneduh secara teratur setiap 6 bulan sekali sangat penting dilakukan agar intensitas cahaya yang masuk ke tajuk pala tetap optimal.

Penyebab & Cara Mengatasi

Pohon Berkelamin Jantan

Ciri: Bunga muncul berkelompok dalam jumlah banyak, berbentuk memanjang ramping, dan tidak memiliki benjolan bakal buah di pangkalnya.

Solusi: Lakukan teknik top working atau sambung samping menggunakan entres dari pohon betina yang sudah terbukti berbuah lebat.

Defisiensi Fosfor dan Kalium

Ciri: Daun tampak sangat rimbun dan hijau pekat, namun tidak ada kuncup bunga yang terbentuk sama sekali.

Solusi: Kurangi porsi pupuk Nitrogen dan tingkatkan pemberian pupuk sumber Fosfor serta Kalium pada tajuk bagian luar.

Naungan Terlalu Rimbun

Ciri: Batang tanaman tumbuh jangkung memanjang dengan daun jarang di bagian bawah akibat tertutup tajuk pohon pelindung.

Solusi: Lakukan pemangkasan dahan pohon pelindung hingga intensitas sinar matahari yang masuk mencapai 70 sampai 80 persen.

Pohon Belum Cukup Umur

Ciri: Tanaman hasil biji masih berumur di bawah 6 tahun dengan tajuk yang belum berkembang sempurna.

Solusi: Lakukan pemeliharaan rutin, penyiangan gulma, dan tunggu hingga tanaman memasuki umur matang generatif.

Langkah-langkah

  1. Amati morfologi bunga pala menggunakan kaca pembesar untuk memastikan jenis kelamin pohon (jantan, betina, atau hermaprodit).
  2. Pangkas dahan dan ranting pohon pelindung di sekitar pala agar sinar matahari dapat menembus masuk ke sela-sela tajuk.
  3. Buat parit melingkar di bawah tajuk luar pohon, lalu taburkan 20 sampai 30 kg pupuk kandang matang yang dicampur pupuk P dan K tinggi.
  4. Jika populasi pohon jantan di kebun melebihi 10 persen, lakukan teknik sambung pucuk atau top working pada cabang utama menggunakan entres betina unggul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cara membedakan bunga pala jantan dan betina?

Bunga jantan tumbuh berkelompok rapat dengan bentuk memanjang ramping, sedangkan bunga betina tumbuh tunggal atau dalam kelompok kecil dengan pangkal membulat sebagai calon buah.

Berapa lama pohon pala dari biji bisa berbuah?

Pohon pala asal biji umumnya mulai belajar berbuah pada umur 7 hingga 9 tahun, tergantung pada kesuburan tanah dan perawatan.

Mengapa bunga pala sering gugur sebelum menjadi buah?

Penyebab utama gugur bunga adalah stres kekurangan air pada musim kemarau, serangan hama perusak bunga, atau kekurangan unsur hara mikro.

Berapa rasio ideal pohon pala jantan dan betina di kebun?

Rasio yang direkomendasikan adalah 1 pohon jantan untuk setiap 8 hingga 10 pohon betina guna menjamin penyerbukan berjalan maksimal.

Apakah pohon pala jantan bisa diubah agar bisa berbuah?

Bisa, pohon jantan dapat diubah menjadi pohon produktif melalui teknik top working atau sambung samping dengan entres dari pohon betina unggul.

Lebih lanjut tentang Pala

Panduan terkait

Tidak Berbuah, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.