Alpukat, Cara Mengatasi Pohon Alpukat yang Tidak Berbuah dan Merangsang Pembuahan
Wikimedia Commons

Cara Mengatasi Pohon Alpukat yang Tidak Berbuah dan Merangsang Pembuahan

Masalah alpukat tidak berbuah dapat diatasi dengan mengidentifikasi faktor penyebabnya dan menerapkan teknik perangsangan pembuahan yang tepat saat musim kemarau.

Jawaban singkat

Pohon alpukat (Persea americana) yang sudah berumur lebih dari empat sampai lima tahun dari bibit vegetatif seharusnya mulai memasuki masa generatif. Namun, banyak petani dan pekebun rumahan di Indonesia menghadapi kendala pohon alpukat yang rimbun tetapi tidak kunjung memunculkan bunga. Keseimbangan unsur hara yang terganggu, terutama kelebihan nitrogen dari pemupukan yang tidak seimbang, sering kali membuat tanaman terus berada pada fase vegetatif. Di iklim tropis Indonesia, manipulasi kondisi lingkungan pada awal musim kemarau sangat efektif untuk memicu pembentukan bakal bunga.

Ringkas: Alpukat

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 6 jam sehari
Penyiraman
Siram teratur 1-2 kali sehari saat kemarau
Musim
Sepanjang tahun dengan puncak tanam di musim hujan
Tingkat Kesulitan
Sedang

Sangat sensitif terhadap genangan air pada bagian perakarannya.

Faktor genetik dan asal bibit juga memegang peranan kunci dalam produktivitas alpukat. Tanaman alpukat yang ditanam langsung dari biji (generatif) membutuhkan waktu hingga tujuh sampai sepuluh tahun untuk berbuah, dan sifat unggul induknya belum tentu menurun. Sebaliknya, bibit hasil sambung pucuk (grafting) atau okulasi biasanya mulai belajar berbuah pada umur tiga sampai empat tahun. Selain itu, jenis penyerbukan alpukat yang terbagi menjadi tipe A dan tipe B memerlukan kehadiran serangga penyerbuk serta kelembapan lingkungan yang pas saat bunga mekar di pagi atau sore hari.

Pembentukan bunga pada alpukat membutuhkan stres air terkontrol selama dua sampai tiga minggu di awal musim kemarau. Petani dapat menghentikan penyiraman sementara hingga daun terlihat sedikit layu di siang hari, kemudian memberikan pemupukan kaya fosfor dan kalium. Pemberian pupuk organik padat sebanyak 20 hingga 30 kilogram per pohon yang dikombinasikan dengan pupuk P dan K tinggi pada radius dua meter dari pangkal batang akan mendorong perubahan fase dari pertumbuhan vegetatif ke fase pembuahan secara efektif.

Pemangkasan bentuk dan pemangkasan pemeliharaan juga wajib dilakukan secara rutin setahun sekali setelah masa panen atau sebelum masuk musim pembuahan. Dengan memotong dahan yang saling bersilangan, tunas air, dan cabang yang mati, cahaya matahari dapat menembus hingga 80 persen bagian dalam tajuk pohon. Pencahayaan yang cukup pada tajuk bagian dalam akan merangsang terbentuknya tunas-tunas bunga baru dan mencegah serangan hama penggerek batang maupun jamur jelutut yang sering menyerang tajuk yang terlalu rimbun.

Penyebab & Cara Mengatasi

Kelebihan Unsur Nitrogen dan Kekurangan P-K

Ciri: Daun sangat hijau, lebat, dan cepat tumbuh tunas baru, tetapi tidak ada tanda-tanda kemunculan bunga.

Solusi: Hentikan pemupukan nitrogen tinggi, berikan pupuk kaya fosfor dan kalium serta kompos matang pada kanopi luar.

Pohon Asal Biji (Generatif) Belum Cukup Umur

Ciri: Pohon sudah tinggi besar berumur 3-5 tahun namun batang utama masih mulus tanpa bekas pembungaan.

Solusi: Lakukan teknik sambung sisip (top working) menggunakan entres dari pohon induk yang sudah terbukti rajin berbuah.

Kurangnya Sinar Matahari dan Tajuk Terlalu Rimbun

Ciri: Bagian dalam pohon gelap, lembap, banyak tunas air, dan pembungaan hanya terjadi di ujung tajuk paling atas.

Solusi: Lakukan pemangkasan pembentukan tajuk untuk membuka akses sinar matahari ke bagian dalam tajuk tanaman.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemangkasan sanitasi dan pengurangan tunas air pada awal musim kemarau.
  2. Terapkan pemuasaan air (stres air) selama 14-21 hari hingga daun menunjukkan gejala layu ringan.
  3. Berikan pupuk P dan K tinggi disebar merata di bawah lingkaran tajuk luar pohon.
  4. Lakukan penyiraman secara berkala kembali setelah bakal bunga (mangkuk bunga) mulai muncul di ujung ranting.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa umur ideal pohon alpukat hasil sambung pucuk mulai berbuah?

Umur ideal alpukat hasil sambung pucuk mulai belajar berbuah adalah sekitar 3 hingga 4 tahun dengan perawatan nutrisi yang optimal.

Apakah stres air aman dilakukan untuk semua umur pohon alpukat?

Teknik stres air hanya direkomendasikan untuk pohon yang sudah dewasa dan siap berbuah (minimal umur 3 tahun) serta dalam kondisi tajuk sehat.

Mengapa bunga alpukat sering gugur sebelum menjadi pentil buah?

Kerontokan bunga biasanya disebabkan oleh kekurangan air saat penyerbukan, hembusan angin kencang, kekurangan unsur hara kalsium dan boron, atau serangan hama.

Apakah alpukat lokal bisa dirangsang berbuah dengan top working?

Sangat bisa, top working dengan menyambungkan entres varietas unggul pada batang bawah alpukat lokal merupakan cara tercepat memperbaiki produktivitas.

Musim apa yang paling tepat untuk merangsang pembuahan alpukat?

Transisi dari musim hujan ke musim kemarau (pancaroba) adalah waktu paling ideal untuk memicu pembentukan bunga alpukat.

Lebih lanjut tentang Alpukat

Panduan terkait

Tidak Berbuah, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.