Pengendalian hama kakao harus dilakukan secara terpadu (PHT), meliputi kultur teknis, mekanik, biologi, dan kimiawi sebagai pilihan terakhir. Hindari penggunaan pestisida kimia secara berlebihan karena dapat membunuh musuh alami dan menyebabkan resistensi hama.
Lakukan pemantauan rutin setiap minggu, terutama pada musim hujan saat populasi hama meningkat. Tanaman kakao yang sehat dan terawat lebih tahan terhadap serangan hama. Pastikan kebun bersih dari gulma dan sisa panen yang menjadi tempat berlindung hama.
Jika serangan sudah parah, segera konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat atau BPP untuk mendapatkan rekomendasi pengendalian yang sesuai dengan kondisi setempat. Jangan ragu membawa sampel hama atau bagian tanaman terserang untuk diagnosis yang tepat.