Saat srikaya memasuki usia produktif di atas 2 tahun, pola pemupukan digeser untuk merangsang pembungaan. Sekitar dua hingga tiga minggu sebelum pemangkasan pembuahan di awal musim hujan, berikan pupuk dengan kandungan unsur Fosfor dan Kalium lebih tinggi sebanyak 200 hingga 250 gram per pohon. Hindari pemberian Nitrogen berlebih pada fase ini agar pohon tidak terlalu subur daun yang dapat memicu gugur bunga.
Pada saat buah srikaya berukuran sebesar kelereng atau sekitar 3 hingga 4 minggu setelah pembungaan, tanaman memerlukan pasokan Kalium tinggi untuk pembentukan gula dan pembesaran buah. Aplikasikan pupuk berkalium tinggi sebanyak 150 gram per pohon dikombinasikan dengan pembenahan tanah berupa kompos sebanyak 5 kg per pohon. Lakukan penyiraman secara teratur 2 kali seminggu jika fase pembesaran buah ini bertepatan dengan musim kemarau.
Setelah masa panen buah selesai, pohon srikaya membutuhkan pemulihan energi sebelum masuk ke siklus pembuahan berikutnya. Berikan pupuk organik matang sebanyak 20 kg per pohon dan pupuk NPK seimbang sebanyak 250 gram per pohon. Pemupukan pasca panen ini sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pemangkasan cabang kering serta pembalikan tanah di sekitar piringan pohon pada awal musim hujan.





