Panduan Lengkap Pemupukan Srikaya untuk Buah Lebat di Indonesia

Pemupukan srikaya yang tepat per fase vegetatif dan generatif sangat menentukan keberhasilan panen buah manis di pekarangan maupun kebun rakyat.

Jawaban singkat

Tanaman srikaya membutuhkan asupan hara yang seimbang sepanjang tahun di iklim tropis Indonesia untuk mendukung pertumbuhan daun, bunga, hingga buah secara optimal. Pada fase awal tanam atau vegetatif, fokus pemupukan adalah merangsang pertumbuhan akar dan tunas baru menggunakan pupuk organik matang seperti kompos kandang sebanyak 5 kilogram per pohon setiap 3 bulan sekali. Penambahan unsur hara makro yang kaya nitrogen diberikan secara bertahap untuk memastikan batang utama tumbuh kokoh dan siap memasuki masa pembungaan.

Ringkas: Srikaya

Cahaya
Penuh (8-12 jam matahari langsung)
Penyiraman
Sedang (siram saat media mulai kering)
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Srikaya sangat toleran terhadap kekeringan tetapi butuh drainase tanah yang sangat baik.

Memasuki fase generatif saat tanaman berumur 1 hingga 2 tahun, jenis pupuk harus segera digeser untuk mendukung pembentukan bunga dan pencegahan rontoknya pentil buah. Berikan pupuk yang kaya unsur fosfor dan kalium setiap 2 bulan sekali dengan takaran sekitar 200 hingga 300 gram per pohon tergantung ukuran tajuk. Pemupukan ini idealnya dilakukan pada awal musim kemarau atau saat transisi menuju kemarau agar penyerapan hara oleh akar tidak terganggu oleh curah hujan yang terlalu tinggi di lahan terbuka.

Teknik aplikasi pemupukan memegang peranan krusial agar hara benar-benar terserap oleh akar tanaman srikaya tanpa menyebabkan kerusakan akar akibat kepekatan zat kimia. Buatlah parit melingkar di bawah tajuk daun bagian luar dengan kedalaman 10 hingga 15 sentimeter, lalu taburkan pupuk secara merata dan timbun kembali dengan tanah galian. Hindari menaburkan pupuk kimia langsung menyentuh batang utama atau pangkal akar karena dapat memicu pembusukan dan stres pada tanaman.

Sebagai pelengkap pemupukan akar, penyemprotan pupuk daun dapat dilakukan pada pagi hari sebelum pukul 09.00 saat stomata daun terbuka lebar untuk memaksimalkan penyerapan unsur mikro. Frekuensi penyemprotan pupuk daun dapat dilakukan sebulan sekali terutama saat tanaman sedang tidak berbuah lebat guna memulihkan metabolisme setelah masa panen selesai. Petani atau pekebun rumahan juga wajib menjaga kelembapan tanah dengan penyiraman rutin dua hari sekali jika tidak ada hujan agar proses pelarutan hara pupuk berjalan sempurna.

Langkah-langkah

  1. Siapkan pupuk organik matang dan pupuk makro sesuai fase pertumbuhan srikaya.
  2. Buat parit melingkar di bawah batas terluar tajuk daun srikaya sedalam 15 cm.
  3. Taburkan pupuk secara merata di dalam parit dan tutup kembali dengan tanah galian.
  4. Lakukan penyiraman air secara menyeluruh untuk membantu melarutkan unsur hara.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memupuk srikaya?

Waktu terbaik adalah saat musim transisi atau awal musim kemarau dengan aplikasi rutin setiap 2 hingga 3 bulan sekali.

Berapa takaran pupuk kandang untuk srikaya dewasa?

Untuk srikaya dewasa, berikan 10 hingga 15 kilogram pupuk kandang matang setiap 6 bulan sekali.

Mengapa buah srikaya sering rontok setelah dipupuk?

Rontoknya buah bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan air atau kelebihan takaran pupuk kimia yang memicu stres hara.

Apakah srikaya butuh pupuk daun?

Ya, pupuk daun sangat baik untuk mencukupi kebutuhan unsur hara mikro secara cepat terutama saat fase pemulihan setelah panen.

Bagaimana cara mengenali srikaya kurang unsur hara?

Daun menguning, pertumbuhan melambat, dan bunga rontok adalah indikator utama tanaman kekurangan nutrisi.

Lebih lanjut tentang Srikaya

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.