Srikaya, Cara Merawat Pohon Srikaya Agar Subur dan Berbuah Lebat
natureVisions.ch Markus / Pexels

Cara Merawat Pohon Srikaya Agar Subur dan Berbuah Lebat

Perawatan srikaya membutuhkan pemangkasan rutin, penyiraman teratur pada awal pertumbuhan, serta penyerbukan bantu agar pohon rajin berbuah manis sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Pohon srikaya dapat tumbuh sangat baik di dataran rendah hingga menengah di seluruh Indonesia dengan pancaran sinar matahari penuh selama 8 hingga 10 jam sehari. Penanaman bibit srikaya paling ideal dilakukan pada awal musim hujan agar perakaran muda cepat berkembang dan beradaptasi dengan tanah setempat. Bibit yang ditanam di lahan terbuka memerlukan jarak tanam sekitar 4x4 meter agar tajuk pohon dapat berkembang optimal tanpa saling menutupi.

Ringkas: Srikaya

Cahaya
Penuh (8-12 jam matahari langsung)
Penyiraman
Sedang (siram saat media mulai kering)
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Srikaya sangat toleran terhadap kekeringan tetapi butuh drainase tanah yang sangat baik.

Penyiraman srikaya perlu diperhatikan secara cermat terutama pada masa vegetatif awal dan periode pembentukan buah. Pada musim kemarau, siram tanaman sebanyak 2 hingga 3 kali seminggu dengan volume sekitar 10 sampai 15 liter per pohon, pastikan tanah tetap lembap namun tidak tergenang air. Pemberian pupuk organik berupa kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 10 hingga 15 kilogram per pohon setiap 4 bulan sekali sangat disarankan untuk menjaga kesuburan struktur tanah.

Pemangkasan merupakan kunci utama merangsang pembuangan dan pembuahan srikaya yang melimpah. Lakukan pemangkasan tajuk dan pembuangan tunas air menjelang akhir musim hujan atau menjelang masuk musim kemarau untuk memicu munculnya tunas bunga baru. Pemangkasan cabang yang tidak produktif dan berpenyakit juga membantu sirkulasi udara dan penerimaan cahaya matahari ke bagian dalam tajuk pohon.

Penyerbukan buatan dapat meningkatkan keberhasilan pembentukan buah srikaya hingga lebih dari 80 persen dibandingkan penyerbukan alami oleh serangga. Lakukan penyerbukan bantu pada pagi hari antara pukul 06.00 hingga 08.00 dengan mengusapkan kuas halus dari bunga jantan ke kepala putik bunga betina. Saat buah muda berukuran sebesar kelereng, lakukan pembungkusan menggunakan kertas atau plastik berlubang untuk melindungi buah dari serangan hama lalat buah dan kutu putih.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemangkasan rutin pada ranting kering, tunas air, dan cabang yang saling bersilangan untuk merangsang tunas bunga baru.
  2. Berikan pupuk kandang matang secara melingkar di bawah tajuk pohon setiap 4 bulan sekali dan pupuk pelengkap menjelang pembungaan.
  3. Atur penyiraman secara teratur sebanyak 2 sampai 3 kali seminggu saat musim kemarau dan pastikan saluran drainase lancar saat musim hujan.
  4. Lakukan penyerbukan buatan menggunakan kuas kecil pada pagi hari dan bungkus buah muda saat berukuran kelereng untuk mencegah hama.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama pohon srikaya hasil okulasi bisa berbuah?

Pohon srikaya hasil okulasi atau cangkok biasanya mulai berbuah pada umur 1 hingga 2 tahun setelah tanam di lahan.

Mengapa bunga srikaya sangat sering rontok?

Keguguran bunga umumnya disebabkan oleh kurangnya penyerbukan, stres air saat kemarau, atau kekurangan unsur hara hara mikro.

Kapan waktu yang paling tepat untuk memangkas pohon srikaya?

Waktu terbaik untuk memangkas adalah pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau saat pohon siap menumbuhkan tunas baru.

Bagaimana cara membedakan bunga jantan dan betina pada srikaya?

Bunga betina ditandai dengan mahkota bunga yang mulai sedikit mekar dan putik yang lengket, sedangkan bunga jantan mekar sempurna dengan serbuk sari yang sudah melepaskan tepung.

Apakah srikaya bisa ditanam di dalam pot atau tabulampot?

Srikaya sangat cocok ditanam dalam pot berdiameter minimal 50 cm dengan media tanam yang porous dan kaya bahan organik.

Lebih lanjut tentang Srikaya

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.