Cara Merawat Srikaya Agar Subur dan Berbuah Lebat di Pekarangan

Panduan praktis budidaya srikaya dari pemilihan bibit hingga panen agar tanaman tumbuh subur di iklim tropis Indonesia.

Jawaban singkat

Srikaya atau Annona squamosa merupakan tanaman buah tropis yang sangat adaptif terhadap cuaca panas dan kekeringan di Indonesia. Untuk memulai penanaman srikaya yang sukses, siapkan bibit hasil okulasi atau sambung pucuk berukuran minimal 50 cm yang ditanam pada awal musim hujan sekitar bulan November agar sistem perakarannya dapat mapan sebelum kemarau. Lubang tanam dibuat berukuran 50x50x50 cm dengan kedalaman yang sama, lalu dicampur dengan 5 kg pupuk kandang matang dan tanah topsoil untuk memastikan ketersediaan unsur hara awal.

Ringkas: Srikaya

Cahaya
Penuh (8-12 jam matahari langsung)
Penyiraman
Sedang (siram saat media mulai kering)
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Srikaya sangat toleran terhadap kekeringan tetapi butuh drainase tanah yang sangat baik.

Pemberian pupuk susulan wajib dilakukan secara rutin setiap tiga bulan sekali menggunakan pupuk organik padat sebanyak 3 kg per pohon serta tambahan pupuk NPK seimbang sebanyak 100 gram per tanaman untuk merangsang pertumbuhan vegetatif dan generatif. Penyiraman dilakukan secara intensif setiap sore hari saat musim kemarau atau cukup sekali sehari jika tanah terlihat kering, sementara pada puncak musim hujan pastikan piringan sekitar tanaman bebas dari genangan air agar akar tidak mudah busuk akibat jamur.

Pemangkasan pembentukan tajuk atau pruning sangat krusial dilakukan saat tanaman srikaya mencapai tinggi 1,5 meter untuk memotong cabang yang terlalu rapat, berpenyakit, atau tumbuh mengarah ke dalam. Setelah pemangkasan yang biasanya dilakukan pasca panen, berikan jeda dua minggu lalu aplikasikan pupuk tinggi fosfor dan kalium untuk memicu kemunculan bunga serempak pada cabang-cabang muda yang baru tumbuh.

Pengendalian hama dan penyakit pada srikaya harus dilakukan secara preventif dengan menjaga kebersihan area sekitar pangkal batang dan melakukan penyemprotan nabati jika terlihat serangan kutu kebul atau ulat pemakan daun. Buah srikaya umumnya dapat dipanen setelah berumur 4 hingga 5 bulan sejak bunga mekar, ditandai dengan warna kulit buah yang berubah dari hijau tua menjadi hijau kekuningan dan alurnya mulai merenggang.

Langkah-langkah

  1. Pilih bibit srikaya unggul dari hasil perbanyakan vegetatif seperti okulasi atau sambung pucuk yang bebas dari gejala penyakit.
  2. Gali lubang tanam ukuran 50x50x50 cm, campurkan tanah galian dengan pupuk kandang matang, dan diamkan selama satu minggu sebelum bibit dimasukkan.
  3. Tanam bibit tepat di tengah lubang, padatkan tanah secara perlahan di sekitar pangkal batang, lalu siram dengan air secukupnya.
  4. Lakukan perawatan rutin berupa pemupukan berkala, penyiraman teratur, pemangkasan bentuk, serta penyiangan gulma di sekitar piringan tanaman.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik menanam srikaya?

Waktu terbaik menanam srikaya adalah pada awal musim hujan agar bibit mendapat pasokan air alami yang cukup untuk pertumbuhan awalnya.

Berapa lama srikaya mulai berbuah dari biji vs okulasi?

Tanaman srikaya dari biji biasanya berbuah dalam 3 hingga 4 tahun, sedangkan bibit okulasi dapat berbuah lebih cepat dalam waktu 1,5 hingga 2 tahun.

Kenapa buah srikaya sering pecah sebelum matang?

Buah srikaya pecah umumnya disebabkan oleh ketidakkonsistenan penyiraman, seperti kekeringan panjang lalu tiba-tiba disiram atau diguyur hujan deras.

Apakah srikaya bisa ditanam di dalam pot?

Bisa, srikaya sangat cocok ditanam di dalam pot berdiameter minimal 50 cm menggunakan media tanam gembur kaya bahan organik.

Bagaimana cara mengetahui srikaya sudah tua dan siap dipetik?

Srikaya siap dipetik jika mata buah tampak mekar atau merenggang, warna kulit berubah dari hijau tua menjadi hijau kekuningan, dan tidak keras saat ditekan.

Lebih lanjut tentang Srikaya

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.