Penyiraman srikaya perlu diperhatikan secara cermat terutama pada masa vegetatif awal dan periode pembentukan buah. Pada musim kemarau, siram tanaman sebanyak 2 hingga 3 kali seminggu dengan volume sekitar 10 sampai 15 liter per pohon, pastikan tanah tetap lembap namun tidak tergenang air. Pemberian pupuk organik berupa kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 10 hingga 15 kilogram per pohon setiap 4 bulan sekali sangat disarankan untuk menjaga kesuburan struktur tanah.
Pemangkasan merupakan kunci utama merangsang pembuangan dan pembuahan srikaya yang melimpah. Lakukan pemangkasan tajuk dan pembuangan tunas air menjelang akhir musim hujan atau menjelang masuk musim kemarau untuk memicu munculnya tunas bunga baru. Pemangkasan cabang yang tidak produktif dan berpenyakit juga membantu sirkulasi udara dan penerimaan cahaya matahari ke bagian dalam tajuk pohon.
Penyerbukan buatan dapat meningkatkan keberhasilan pembentukan buah srikaya hingga lebih dari 80 persen dibandingkan penyerbukan alami oleh serangga. Lakukan penyerbukan bantu pada pagi hari antara pukul 06.00 hingga 08.00 dengan mengusapkan kuas halus dari bunga jantan ke kepala putik bunga betina. Saat buah muda berukuran sebesar kelereng, lakukan pembungkusan menggunakan kertas atau plastik berlubang untuk melindungi buah dari serangan hama lalat buah dan kutu putih.





