Srikaya, Diagnosis dan Cara Mengatasi Penyakit Srikaya Saat Musim Hujan
natureVisions.ch Markus / Pexels

Diagnosis dan Cara Mengatasi Penyakit Srikaya Saat Musim Hujan

Panduan lengkap mengenali gejala penyakit srikaya akibat kelembapan tinggi di musim hujan serta langkah pengendaliannya yang praktis dan efektif.

Jawaban singkat

Musim hujan di Indonesia dengan curah hujan melebihi 200 mm per bulan sering memicu kelembapan udara hingga di atas 85 persen, lingkungan ideal bagi perkembangan jamur patogen pada tanaman srikaya. Tingginya frekuensi hujan membuat bagian buah, daun, dan ranting srikaya mudah terserang infeksi, yang jika dibiarkan dapat menurunkan hasil panen hingga 60 persen dalam satu musim.

Ringkas: Srikaya

Cahaya
Penuh (8-12 jam matahari langsung)
Penyiraman
Sedang (siram saat media mulai kering)
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Srikaya sangat toleran terhadap kekeringan tetapi butuh drainase tanah yang sangat baik.

Diagnosis awal sangat penting karena serangan antraknosa dan busuk buah sering kali memiliki tampilan yang sepintas mirip bagi petani awam. Pemeriksaan rutin minimal 2 kali seminggu pada area kanopi bawah dan buah yang sedang membesar membantu membedakan apakah bercak hitam berasal dari spora jamur Colletotrichum atau adanya pembusukan basah akibat Phytophthora.

Sanitasi kebun menjadi fondasi utama pengendalian, di mana seluruh daun terinfeksi dan buah busuk harus dipangkas serta dimusnahkan setidaknya 1 meter di luar area perakaran. Pemangkasan bentuk dengan mempertahankan 3 sampai 4 cabang utama memunculkan sirkulasi udara yang baik, mengurangi kelembapan mikro di sekitar tajuk tanaman.

Penggunaan agens hayati seperti Trichoderma spp. yang diaplikasikan ke tanah sebanyak 100 gram per pohon setiap 3 bulan sekali dapat menekan perkembangan patogen tular tanah. Jika serangan memburuk saat puncak musim hujan pada bulan Desember hingga Februari, pengaplikasian fungisida kontak atau sistemik dapat dilakukan sesuai anjuran penyuluh pertanian lokal.

Penyebab & Cara Mengatasi

Antraknosa (Colletotrichum gloeosporioides)

Ciri: Bercak cokelat kehitaman melingkar pada daun dan buah muda, buah mengering lalu menghitam dan mengeras seperti mumi, terdapat massa spora merah jambu saat udara sangat lembap.

Solusi: Pangkas bagian terserang, kumpulkan buah mumi untuk dibakar atau ditanam dalam tanah, dan aplikasikan fungisida berbahan aktif tembaga sesuai petunjuk label.

Busuk Buah Phytophthora (Phytophthora sp.)

Ciri: Bercak basah berwarna cokelat gelap meluas dengan cepat pada buah dekat tanah, timbul miselium putih seperti kapas pada permukaan buah, dan mengeluarkan aroma agak asam.

Solusi: Perbaiki drainase tanah, bungkus buah yang menggantung rendah, dan taburkan agens hayati Trichoderma pada area piringan tanah.

Bercak Daun Cercospora (Cercospora anonae)

Ciri: Bercak kecil keabu-abuan dengan tepi cokelat kemerahan pada daun tua, menyebabkan daun menguning dan gugur secara prematur.

Solusi: Lakukan pemangkasan penjarangan tajuk agar sinar matahari menembus bagian dalam kanopi dan jaga kebersihan serasah daun di bawah pohon.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemangkasan saniter pada cabang yang ternaungi dan buang daun serta buah srikaya yang menunjukkan gejala sakit.
  2. Bersihkan gulma dan serasah di sekitar piringan pohon sejauh 1,5 meter dari pangkal batang untuk menurunkan kelembapan mikro.
  3. Buat saluran drainase keliling setinggi minimal 20 cm di sekitar piringan agar air hujan tidak menggenang di area perakaran.
  4. Aplikasikan pupuk organik yang diperkaya agens hayati pada piringan pohon untuk memperkuat ketahanan akar dari patogen tular tanah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa buah srikaya mengering dan menghitam sebelum matang?

Hal tersebut umumnya disebabkan oleh serangan jamur antraknosa yang dipicu kelembapan tinggi saat musim hujan, membuat jaringan buah mati dan mengeras menjadi mumi.

Apakah pemangkasan srikaya aman dilakukan di tengah musim hujan?

Aman dan dianjurkan untuk penjarangan tajuk, namun hindari pemangkasan berat. Lakukan pemangkasan pada pagi hari saat cerah dan oleskan pasta penutup luka pada bekas potong.

Bagaimana membedakan buah srikaya yang terserang jamur dengan yang terserang lalat buah?

Serangan jamur ditandai bercak mengering atau membusuk basah dengan spora di permukaannya, sedangkan serangan lalat buah ditandai adanya titik bekas tusukan bertelur dan belatung di dalam daging buah.

Bolehkah menggunakan abu gosok untuk mengobati penyakit srikaya?

Abu gosok dapat membantu mengurangi kelembapan permukaan daun dan memunculkan lingkungan kurang ramah bagi jamur, namun sifatnya hanya pencegahan ringan dan bukan obat utama.

Lebih lanjut tentang Srikaya

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.