Memasuki usia produktif di atas 4 tahun, pemupukan rambai difokuskan untuk merangsang pembungaan dan pembentukan buah. Pemupukan fase generatif ini dilakukan 2 kali dalam setahun, yaitu pada akhir musim hujan sekitar bulan Maret atau April untuk persiapan pembentukan tunas bunga, serta pada awal musim hujan untuk pengisian buah. Kombinasikan 20 hingga 30 kilogram pupuk organik dengan pupuk majemuk yang kaya unsur fosfor dan kalium.
Teknik pengaplikasian pupuk rambai harus dilakukan tepat pada area lingkaran tajuk terluar tempat akar serabut aktif berada. Buatlah parit melingkar sedalam 10 hingga 15 sentimeter mengelilingi pohon sesuai batas tajuk daun, lalu taburkan pupuk secara merata di dalam parit tersebut. Tutup kembali parit dengan tanah galian untuk mencegah penguapan hara dan menjaga kelembapan mikroorganisme tanah.
Pada puncak musim kemarau, hindari pemberian pupuk kimia dosis tinggi karena berisiko menyebabkan dehidrasi akar yang memicu kelayuan. Tambahkan mulsa organik dari serasah daun kering atau jerami setebal 5 hingga 10 sentimeter di atas piringan tanah untuk mempertahankan kelembapan. Selain itu, pengapuran dengan dolomit sebanyak 1 hingga 2 kilogram per pohon dapat dilakukan setiap 2 tahun sekali jika pH tanah berada di bawah 5,5.