Panduan Tepat Pemupukan Tanaman Kiwi di Dataran Tinggi Tropis

Pemupukan kiwi yang tepat membutuhkan kombinasi bahan organik serta hara makro seimbang agar tanaman merambat ini tumbuh subur dan berbuah optimal di dataran tinggi Indonesia.

Jawaban singkat

Budidaya tanaman kiwi (Actinidia deliciosa) di Indonesia membutuhkan perhatian khusus pada pemilihan lokasi dataran tinggi di atas 1000 meter di atas permukaan laut dan ketersediaan hara tanah. Persiapan pemupukan kiwi diawali pada awal musim hujan sekitar bulan Oktober atau November dengan memberikan pupuk kandang atau kompos yang telah matang sempurna sebanyak 10 hingga 15 kilogram per lubang tanam. Pemberian bahan organik ini berfungsi memperbaiki struktur tanah gembur yang disukai akar kiwi serta meningkatkan kapasitas penyerapan air.

Ringkas: Kiwi

Cahaya
Sinar matahari penuh (6-8 jam per hari)
Penyiraman
Sedang (2-3 hari sekali saat kemarau, jaga drainase)
Musim
Awal musim hujan untuk penanaman
Tingkat Kesulitan
Sulit

Wajib ditanam di dataran tinggi (>1.000 mdpl) dan membutuhkan kombinasi tanaman jantan serta betina.

Pada fase pertumbuhan vegetatif aktif, yaitu umur 1 hingga 2 tahun, fokus pemupukan kiwi ditujukan untuk pembentukan tajuk dan batang utama yang kokoh pada sistem panjatan. Berikan pupuk NPK seimbang 16-16-16 sebanyak 200 hingga 300 gram per tanaman yang dibagi dalam 3 sampai 4 kali aplikasi selama musim hujan dengan interval 2 bulan sekali. Taburkan pupuk secara merata di bawah kanopi daun dengan jarak minimal 30 centimeter dari batang utama untuk mencegah kerusakan akar muda.

Memasuki fase generatif atau persiapan pembungaan pada awal musim kemarau sekitar bulan April, formulasi pemupukan kiwi diubah dengan menaikkan unsur Posfor dan Kalium. Aplikasi pupuk tinggi Kalium dan Posfor diberikan sebanyak 150 hingga 250 gram per tanaman setiap 1,5 bulan sekali hingga buah membesar. Unsur Kalium sangat krusial untuk meningkatkan pembentukan bunga, mencegah kerontokan calon buah, serta meningkatkan kadar gula dan bobot buah kiwi saat panen.

Selain hara makro, pemeliharaan pH tanah pada kisaran 5,5 hingga 6,5 sangat penting agar penyerapan pupuk kiwi berjalan optimal. Jika tanah terlalu asam, aplikasikan kapur dolomit sebanyak 500 gram per pohon per tahun pada pertengahan musim kemarau. Padukan pula pemupukan dengan pemberian mulsa organik berupa jerami atau rumput kering setebal 5 hingga 10 centimeter di sekitar piringan tanaman untuk menjaga kelembapan tanah dan suhu perakaran tetap sejuk.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemupukan dasar menggunakan 10-15 kg pupuk kandang matang per lubang tanam sebelum bibit ditanam.
  2. Berikan pupuk NPK seimbang 200-300 gram per tanaman setiap 2 bulan sekali pada fase vegetatif di musim hujan.
  3. Beralih ke pupuk tinggi Posfor dan Kalium sebanyak 150-250 gram per tanaman menjelang pembungaan di awal musim kemarau.
  4. Taburkan kapur dolomit sebanyak 500 gram per pohon jika pH tanah di bawah 5,5 dan pasang mulsa jerami setebal 5-10 cm.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Pupuk apa yang paling bagus untuk tanaman kiwi?

Kombinasi pupuk kandang matang sebagai pupuk dasar dan pupuk NPK seimbang yang diselingi pupuk tinggi Kalium saat berbuah.

Apakah tanaman kiwi bisa tumbuh dan berbuah di dataran rendah?

Tanaman kiwi membutuhkan suhu sejuk dan jam dingin (chilling hours), sehingga sangat sulit berbuah jika ditanam di dataran rendah.

Kapan waktu terbaik mengaplikasikan pupuk kiwi?

Pemupukan dasar dilakukan pada awal musim hujan, sedangkan pemupukan susulan dilakukan berkala setiap 1,5 hingga 2 bulan.

Berapa pH tanah yang disukai tanaman kiwi?

Kiwi menyukai tanah yang agak asam hingga netral dengan pH antara 5,5 sampai 6,5.

Mengapa daun kiwi menguning setelah dipupuk?

Hal itu bisa disebabkan oleh dosis pupuk kimia yang terlalu tinggi (overdosis) atau pemupukan dilakukan saat kondisi tanah sangat kering.

Lebih lanjut tentang Kiwi

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.