Memasuki fase generatif saat pohon berusia di atas 3 tahun, fokus pemupukan buni bergeser untuk merangsang pembentukan bunga dan menguatkan tangkai buah. Berikan kompos organik sebanyak 20 hingga 25 kilogram per pohon yang dikombinasikan dengan pupuk hara makro seimbang sebanyak 250 hingga 500 gram per pohon. Pemupukan rutin ini dijadwalkan dua kali dalam setahun untuk menjaga ketersediaan hara makro fosfor dan kalium yang sangat dibutuhkan saat pembentukan calon buah.
Teknik pengaplikasian pupuk buni tidak boleh ditabur langsung di pangkal batang utama, melainkan pada area tajuk terluar mengelilingi pohon tempat akar serabut aktif menyerap nutrisi. Buatlah parit melingkar sedalam 10 hingga 15 centimeter tepat di bawah proyeksi tajuk daun, taburkan pupuk secara merata di dalam parit tersebut, lalu tutup kembali dengan tanah galian dan siram dengan 20 liter air jika kondisi iklim sedang kering.
Untuk memaksimalkan kualitas buah dan kesehatan tanah jangka panjang, tambahkan pupuk hayati atau pembenah tanah sebanyak 1 kali setahun pada awal musim hujan. Pada periode peralihan musim atau pancaroba, aplikasi penyiraman pupuk organik cair seperti air cucian beras terfermentasi sebanyak 5 liter per pohon setiap 2 minggu sekali sangat efektif meningkatkan kekebalan pohon terhadap serangan penyakit dan mencegah kerontokan masal pada bakal buah buni.