Panduan Pemupukan Buni agar Berbuah Lebat dan Sehat

Pemupukan buni yang tepat dengan kombinasi bahan organik dan nutrisi seimbang memastikan pohon tumbuh rimbun serta rajin berbuah sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Pohon buni (Antidesma bunius) merupakan tanaman buah lokal yang sangat adaptif, namun membutuhkan jadwal pemupukan buni yang teratur untuk menghasilkan buah melimpah dengan cita rasa manis-asam yang seimbang. Pada fase awal pertumbuhan atau tanaman muda umur 1 sampai 2 tahun, berikan pupuk kandang sapi atau kambing yang telah matang sebanyak 10 hingga 15 kilogram per pohon. Aplikasi ini dilakukan setiap 6 bulan sekali, tepatnya pada awal musim hujan sekitar bulan Oktober dan awal musim kemarau pada bulan April.

Ringkas: Buni

Cahaya
Sinar matahari penuh sepanjang hari (6-8 jam)
Penyiraman
Sedang, siram 1-2 kali sehari saat kemarau
Musim
Awal musim hujan (Oktober-November) untuk penanaman
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan pemangkasan tajuk berkala agar pohon tidak terlalu tinggi dan memudahkan proses panen dompolan buah.

Memasuki fase generatif saat pohon berusia di atas 3 tahun, fokus pemupukan buni bergeser untuk merangsang pembentukan bunga dan menguatkan tangkai buah. Berikan kompos organik sebanyak 20 hingga 25 kilogram per pohon yang dikombinasikan dengan pupuk hara makro seimbang sebanyak 250 hingga 500 gram per pohon. Pemupukan rutin ini dijadwalkan dua kali dalam setahun untuk menjaga ketersediaan hara makro fosfor dan kalium yang sangat dibutuhkan saat pembentukan calon buah.

Teknik pengaplikasian pupuk buni tidak boleh ditabur langsung di pangkal batang utama, melainkan pada area tajuk terluar mengelilingi pohon tempat akar serabut aktif menyerap nutrisi. Buatlah parit melingkar sedalam 10 hingga 15 centimeter tepat di bawah proyeksi tajuk daun, taburkan pupuk secara merata di dalam parit tersebut, lalu tutup kembali dengan tanah galian dan siram dengan 20 liter air jika kondisi iklim sedang kering.

Untuk memaksimalkan kualitas buah dan kesehatan tanah jangka panjang, tambahkan pupuk hayati atau pembenah tanah sebanyak 1 kali setahun pada awal musim hujan. Pada periode peralihan musim atau pancaroba, aplikasi penyiraman pupuk organik cair seperti air cucian beras terfermentasi sebanyak 5 liter per pohon setiap 2 minggu sekali sangat efektif meningkatkan kekebalan pohon terhadap serangan penyakit dan mencegah kerontokan masal pada bakal buah buni.

Langkah-langkah

  1. Ukur proyeksi tajuk terluar dari pohon buni untuk menentukan posisi jalur penyerapan akar aktif.
  2. Buat parit melingkar mengelilingi pohon dengan kedalaman 10 hingga 15 centimeter pada garis proyeksi tajuk tersebut.
  3. Taburkan pupuk kandang atau kompos matang bersama pupuk hara pendukung secara merata ke dalam parit galian.
  4. Tutup kembali parit dengan tanah galian lalu lakukan penyiraman air secukupnya agar nutrisi pupuk segera terlarut.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memberikan pupuk buni dalam setahun?

Waktu terbaik adalah dua kali setahun, yaitu pada awal musim hujan (Oktober-November) dan awal musim kemarau (April-Mei).

Bolehkah menggunakan kotoran ternak segar untuk pupuk buni?

Tidak boleh, kotoran segar masih mengalami proses pembusukan yang memicu suhu panas dan dapat membakar akar pohon buni.

Mengapa bunga buni sering rontok sebelum menjadi buah?

Kerontokan umumnya disebabkan kekurangan unsur hara kalium dan kalsium, atau akibat kelembapan tanah yang fluktuatif saat peralihan musim.

Apakah pemupukan buni di pot (tabulampot) sama dengan di tanah langsung?

Prinsipnya sama, namun dosis di pot lebih sedikit dan frekuensinya lebih sering, misalnya pupuk organik diberikan setiap 2 bulan sekali.

Apakah air cucian beras bagus untuk tanaman buni?

Sangat bagus, air cucian beras kaya vitamin B dan hara mikro yang merangsang pertumbuhan akar serta mikrobia baik di dalam tanah.

Lebih lanjut tentang Buni

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.