Saat rambutan memasuki usia produktif di atas 4 tahun atau fase generatif, strategi pemupukan bergeser untuk merangsang pembungaan dan pembuahan. Pemupukan fase induksi bunga dilakukan pada akhir musim kemarau, sekitar bulan Agustus hingga September, menggunakan pupuk yang kaya unsur fosfor dan kalium. Unsur fosfor merangsang pembentukan bakal bunga, sementara kalium berfungsi memperkuat tangkai bunga serta meningkatkan kadar gula pada daging buah rambutan.
Setelah pemanenan selesai pada periode bulan Januari hingga Maret, tanaman rambutan membutuhkan pemulihan tenaga yang intensif. Pemangkasan cabang produktif yang melandai atau kering dilakukan bersamaan dengan aplikasi pupuk organik sebanyak 30 hingga 50 kilogram per pohon. Langkah ini dikombinasikan dengan pembersihan gulma di sekitar piringan pohon sejauh 1,5 hingga 2 meter agar penyerapan nutrisi oleh akar berjalan optimal.
Teknik aplikasi pemupukan rambutan yang ideal dilakukan dengan membuat parit melingkar atau sistem rorak selebar 20 centimeter dan kedalaman 10 hingga 15 centimeter tepat di bawah lingkar luar tajuk daun. Pupuk ditaburkan merata di dalam parit tersebut lalu ditutup kembali dengan tanah agar nutrisi tidak menguap atau hanyut terkena aliran air hujan. Pada musim kemarau, lakukan penyiraman secukupnya setelah pemupukan agar pupuk dapat larut dan diserap oleh akar.





