Rambutan, Cara Menanam Rambutan dari Awal sampai Panen
hartono subagio / Pexels

Cara Menanam Rambutan dari Awal sampai Panen

Budidaya rambutan yang sukses membutuhkan pemilihan bibit okulasi unggul, pembuatan lubang tanam yang tepat, serta pemeliharaan rutin hingga masa panen tiba.

Jawaban singkat

Menanam rambutan diawali dengan pemilihan bibit okulasi atau cangkok berkualitas tinggi agar tanaman dapat cepat berbuah pada umur 3 hingga 4 tahun. Lahan beriklim tropis dengan curah hujan 1.500 hingga 2.500 mm per tahun dan ketinggian 30 hingga 500 meter di atas permukaan laut sangat ideal untuk pertumbuhan optimal tanaman buah ini.

Ringkas: Rambutan

Cahaya
Sinar matahari penuh sepanjang hari
Penyiraman
Tinggi pada awal tanam dan saat pembentukan buah
Musim
Sepanjang tahun dengan puncak panen musim hujan
Tingkat Kesulitan
Mudah

Butuh ruang tumbuh luas karena pohon bisa menjadi besar.

Persiapan lubang tanam berukuran 60x60x60 cm dilakukan 2 hingga 4 minggu sebelum penanaman pada awal musim hujan, sekitar bulan Oktober atau November. Campurkan tanah galian bagian atas dengan 10 hingga 15 kg pupuk kandang matang dan 250 gram pupuk fosfat sebagai nutrisi dasar untuk merangsang perkembangan akar muda.

Pemeliharaan rutin mencakup penyiraman 1 hingga 2 kali sehari pada musim kemarau serta pemupukan berimbang sebanyak 2 kali setahun saat awal dan akhir musim hujan. Lakukan pemangkasan bentuk pada pohon muda untuk membina 3 hingga 4 cabang utama, serta pangkas pemeliharaan setelah panen untuk merangsang tumbuhnya tunas produktif baru.

Buah rambutan dapat dipanen sekitar 120 hingga 140 hari setelah bunga mekar penuh, ditandai dengan perubahan warna kulit menjadi merah tua atau kuning menyala. Panen dilakukan secara berkala menggunakan gunting pangkas atau galah berpisau, dan satu pohon dewasa yang terawat mampu menghasilkan 100 hingga 300 kg buah per musim.

Langkah-langkah

  1. Pilih bibit okulasi unggul varietas Binjai, Rapiah, atau Garuda dengan tinggi minimal 70 cm dan kondisi batang yang kokoh.
  2. Buat lubang tanam berukuran 60x60x60 cm dengan jarak tanam 9x9 meter, lalu biarkan lubang terbuka selama 2 minggu agar terkena sinar matahari.
  3. Campurkan tanah galian dengan 10 hingga 15 kg kompos matang, masukkan bibit dengan melepas polibag secara hati-hati, lalu padatkan tanah di sekeliling pangkal batang.
  4. Siram bibit secara rutin, pasang turus bambu sebagai penegak, dan berikan mulsa rumput kering di sekitar piringan pohon untuk menjaga kelembapan tanah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama pohon rambutan hasil okulasi mulai berbuah?

Pohon rambutan dari bibit okulasi biasanya mulai belajar berbuah pada umur 3 hingga 4 tahun setelah penanaman.

Berapa jarak tanam yang ideal untuk pohon rambutan?

Jarak tanam ideal adalah 9x9 meter atau 10x10 meter agar kanopi pohon memiliki ruang tumbuh yang cukup luas.

Kapan waktu terbaik untuk mulai menanam rambutan?

Waktu terbaik adalah pada awal musim hujan (sekitar bulan Oktober atau November) agar bibit mendapat pasokan air alami secara optimal.

Mengapa bunga rambutan sering gugur sebelum jadi buah?

Kerontokan dapat disebabkan oleh curah hujan yang terlalu tinggi, kekurangan unsur hara kalium dan boron, atau perubahan kelembapan tanah yang drastis.

Varietas rambutan apa saja yang populer di Indonesia?

Varietas yang paling banyak dibudidayakan antara lain Rambutan Binjai dengan daging renyah manis, Rambutan Rapiah dengan kulit gundul manis, dan Rambutan Garuda.

Lebih lanjut tentang Rambutan

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.