Penyebab paling umum di daerah beriklim tropis saat bulan Juni hingga September adalah stres kekeringan. Tanaman rambutan muda berumur 1-3 tahun memerlukan pasokan air sebanyak 20 hingga 30 liter per pohon yang diberikan setiap 2-3 hari sekali. Sementara itu, pohon dewasa membutuhkan penyiraman mendalam minimal seminggu sekali untuk menjaga kelembapan zona perakaran hingga kedalaman 40 cm di bawah permukaan tanah.
Selain masalah pengairan, ketidakseimbangan nutrisi di dalam tanah memegang peranan penting. Pemberian kompos organik sebanyak 10 hingga 20 kg per pohon setiap 6 bulan sekali sangat dianjurkan untuk memelihara struktur tanah. Dosis pemupukan NPK berimbang sebanyak 250 hingga 500 gram per pohon yang diberikan dua kali semahun, yaitu pada awal dan akhir musim hujan, membantu mencegah kekurangan unsur hara makro yang memicu daun menguning.
Suhu udara yang tinggi dan kelembapan rendah pada musim kemarau juga memicu ledakan populasi hama pengisap seperti tungau merah dan thrips. Pengamatan rutin setiap 7 hari sekali pada permukaan bawah daun sangat penting dilakukan. Deteksi dini memungkinkan tindakan pengendalian seperti pemangkasan atau pembersihan tajuk dapat segera dijalankan sebelum kerusakan meluas ke seluruh areal kebun.





