Buat lubang tanam berukuran 60x60x60 cm sekurang-kurangnya 2 hingga 4 minggu sebelum bibit ditanam ke lapangan. Campurkan tanah galian lapisan atas dengan 10 hingga 15 kg pupuk kandang matang atau kompos serta 250 gram pupuk fosfat dasar untuk memicu pertumbuhan akar awal. Waktu penanaman terbaik dilakukan pada awal musim hujan, yaitu sekitar bulan Oktober atau November, agar akar bibit muda mendapatkan kelembapan yang cukup tanpa membuat area perakaran tergenang.
Pemeliharaan rutin meliputi penyiraman sebanyak 2 kali seminggu pada musim kemarau, sedangkan pada musim hujan pastikan parit drainase di sekitar piringan pohon berfungsi baik. Pemupukan susulan dilakukan 2 kali dalam setahun pada awal dan akhir musim hujan menggunakan kombinasi pupuk organik dan pupuk NPK seimbang. Pemangkasan tunas air dan pangkas bentuk dilakukan secara berkala untuk menjaga sirkulasi udara di dalam tajuk dan mengarahkan nutrisi ke pembentukan buah.
Pengendalian hama utama seperti lalat buah dilakukan secara mekanis dengan membungkus buah muda yang berdiameter 5 hingga 10 cm menggunakan karung bekas, semen kertas, atau kain. Buah nangka siap dipanen setelah 3 hingga 4 bulan sejak bunga mekar, yang ditandai dengan perubahan warna duri kulit menjadi agak kekuningan, jarak antar duri semakin melebar, mengeluarkan aroma harum khas, dan berbunyi nyaring berongga saat ditepuk.





