Nangka, Cara Merawat Nangka Agar Subur, Sehat, dan Berbuah Lebat
Agung Sutrisno / Pexels

Cara Merawat Nangka Agar Subur, Sehat, dan Berbuah Lebat

Perawatan nangka yang tepat melalui pemangkasan rutin, pemupukan seimbang, dan perlindungan buah merupakan kunci utama agar tanaman subur dan rajin berbuah.

Jawaban singkat

Perawatan pohon nangka dimulai dari pemeliharaan tajuk dan pembentukan sirkulasi udara yang baik. Lakukan pemangkasan tunas air, cabang yang saling bersilangan, dan dahan yang sakit setiap 3 sampai 4 bulan sekali. Pemangkasan ini bertujuan agar sinar matahari dapat menembus seluruh bagian tajuk, sehingga mengurangi kelembapan tinggi yang sering memicu serangan jamur pada musim hujan antara bulan Oktober hingga April.

Ringkas: Nangka

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 6 jam sehari
Penyiraman
Siram rutin 2-3 kali seminggu, kurangi saat musim kemarau untuk merangsang bunga
Musim
Tanam awal musim hujan (Oktober-November), panen sepanjang tahun tergantung varietas
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman kuat, toleran kekeringan, namun perlu drainase baik.

Pemupukan rutin sangat penting untuk menjaga ketersediaan hara sepanjang tahun. Pada awal musim hujan sekitar bulan November, berikan pupuk kandang atau kompos matang sebanyak 20 hingga 30 kg per pohon dengan cara dibenamkan di dalam parit melingkar di bawah tajuk. Lengkapi pemupukan dengan NPK sebanyak 500 hingga 1000 gram per pohon yang diberikan dua kali dalam setahun, yaitu pada awal dan akhir musim hujan.

Kebutuhan air tanaman nangka berkisar antara sedang hingga tinggi, terutama saat fase pertumbuhan bibit dan pembentukan buah. Pada musim kemarau antara bulan Juli hingga September, siram bibit atau pohon muda dengan volume 10 sampai 15 liter air per pohon sebanyak dua kali seminggu. Pohon yang sudah dewasa cukup disiram jika terjadi kemarau panjang, namun pastikan sistem drainase di sekitar piringan pohon tetap lancar agar akar tidak tergenang saat hujan deras.

Sanitasi kebun dan perlindungan buah muda menjadi penentu kualitas panen nangka. Buat piringan bersih bebas gulma sejauh 1,5 hingga 2 meter dari pangkal batang utama. Saat calon buah berukuran diameter 10 sampai 15 cm, segera lakukan pembungkusan menggunakan karung bekas, plastik berlubang kecil, atau anyaman daun kelapa untuk melindungi buah dari serangan lalat buah dan serangga penggerek.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pembersihan gulma pada piringan pohon secara berkala setiap 1 sampai 2 bulan sekali.
  2. Pangkas tunas air, cabang kering, dan dahan yang terlalu dekat dengan permukaan tanah.
  3. Berikan pupuk organik dan pupuk susulan pada parit melingkar sejajar ujung tajuk pohon.
  4. Lakukan penjarangan buah dengan menyisakan 2 hingga 3 buah terbaik pada satu tangkai utama.
  5. Bungkus buah muda menggunakan bahan pembrongsong yang bersih untuk mencegah serangan lalat buah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kali sebaiknya pemupukan nangka dilakukan dalam setahun?

Pemupukan nangka idealnya dilakukan 2 hingga 3 kali setahun, terutama pada awal musim hujan dan akhir musim hujan.

Mengapa buah nangka muda sering rontok sebelum membesar?

Kerontokan buah muda umumnya disebabkan oleh kekurangan unsur hara, penyiraman yang tidak teratur, atau serangan hama lalat buah.

Kapan waktu yang paling tepat untuk membungkus buah nangka?

Waktu terbaik membungkus buah adalah ketika buah masih muda dan berdiameter sekitar 10 sampai 15 cm sebelum lalat buah meletakkan telurnya.

Apakah pohon nangka dari biji bagus untuk dirawat?

Nangka dari biji tetap bisa tumbuh baik, namun membutuhkan waktu berbuah lebih lama (6-8 tahun) dibandingkan hasil okulasi atau sambung pucuk (3-4 tahun).

Lebih lanjut tentang Nangka

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.