Siram pohon nangka 2 kali sehari saat musim kemarau (pagi dan sore) dengan volume 10-20 liter per pohon dewasa. Kurangi menjadi 1 kali sehari saat musim hujan. Mulsa jerami atau sabut kelapa setebal 5-10 cm di sekitar pangkal batang untuk menjaga kelembaban dan menekan gulma.
Pemupukan susulan: beri pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 500 gram per pohon setiap 3 bulan (4 kali setahun). Tambahkan pupuk KCL 200 gram saat pohon mulai berbunga (usia 2-3 tahun). Pupuk organik cair dari fermentasi buah atau urin sapi bisa disemprotkan ke daun setiap 2 minggu untuk merangsang pertumbuhan.
Pemangkasan: buang cabang yang mati, sakit, atau tumbuh ke dalam tajuk pada awal musim kemarau (Juni-Juli). Pangkas ujung cabang utama untuk merangsang percabangan. Penjarangan buah: sisakan 1-2 buah per tangkai saat buah sebesar telur ayam agar ukuran buah maksimal. Panen nangka matang 6-8 bulan setelah bunga mekar, ditandai duri agak renggang dan aroma harum.