Pemupukan rutin sangat penting untuk menjaga ketersediaan hara sepanjang tahun. Pada awal musim hujan sekitar bulan November, berikan pupuk kandang atau kompos matang sebanyak 20 hingga 30 kg per pohon dengan cara dibenamkan di dalam parit melingkar di bawah tajuk. Lengkapi pemupukan dengan NPK sebanyak 500 hingga 1000 gram per pohon yang diberikan dua kali dalam setahun, yaitu pada awal dan akhir musim hujan.
Kebutuhan air tanaman nangka berkisar antara sedang hingga tinggi, terutama saat fase pertumbuhan bibit dan pembentukan buah. Pada musim kemarau antara bulan Juli hingga September, siram bibit atau pohon muda dengan volume 10 sampai 15 liter air per pohon sebanyak dua kali seminggu. Pohon yang sudah dewasa cukup disiram jika terjadi kemarau panjang, namun pastikan sistem drainase di sekitar piringan pohon tetap lancar agar akar tidak tergenang saat hujan deras.
Sanitasi kebun dan perlindungan buah muda menjadi penentu kualitas panen nangka. Buat piringan bersih bebas gulma sejauh 1,5 hingga 2 meter dari pangkal batang utama. Saat calon buah berukuran diameter 10 sampai 15 cm, segera lakukan pembungkusan menggunakan karung bekas, plastik berlubang kecil, atau anyaman daun kelapa untuk melindungi buah dari serangan lalat buah dan serangga penggerek.





