Penyakit Nangka: Gejala & Cara Mengobati

Penyakit pada nangka sering muncul di musim hujan, kenali gejala dan cara mengatasinya.

Jawaban singkat

Nangka (Artocarpus heterophyllus) merupakan buah tropis yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Di musim hujan, kelembaban tinggi memicu berbagai penyakit yang dapat menurunkan hasil panen. Artikel ini akan membantu Anda mendiagnosis dan mengatasi penyakit nangka secara tepat.

Ringkas: Nangka

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 6 jam sehari
Penyiraman
Siram rutin 2-3 kali seminggu, kurangi saat musim kemarau untuk merangsang bunga
Musim
Tanam awal musim hujan (Oktober-November), panen sepanjang tahun tergantung varietas
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman kuat, toleran kekeringan, namun perlu drainase baik.

Penyakit yang umum menyerang nangka antara lain: busuk buah (Rhizopus dan Phytophthora), bercak daun (Collectotrichum), dan kanker batang (Lasiodiplodia). Gejala busuk buah berupa bercak coklat kehitaman yang melunak dan berbau asam. Bercak daun tampak sebagai bercak coklat tidak beraturan. Kanker batang menyebabkan kulit batang mengelupas dan mengeluarkan getah.

Untuk mengendalikan penyakit, lakukan sanitasi kebun dengan membersihkan buah dan daun yang jatuh. Pangkas cabang yang sakit dan beri jarak tanam yang cukup untuk sirkulasi udara. Gunakan fungisida berbahan aktif tembaga atau mankozeb sesuai dosis pada label. Konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat untuk rekomendasi spesifik.

Pencegahan adalah langkah terbaik. Pilih bibit yang sehat dan tahan penyakit. Hindari luka pada buah dan batang saat panen. Di musim hujan, kurangi penyiraman dan perbaiki drainase. Pantau kebun secara rutin, terutama setelah hujan deras. Jika serangan parah, segera laporkan ke BPP terdekat.

Penyebab & Cara Mengatasi

Busuk Buah (Rhizopus & Phytophthora)

Ciri: Buah nangka mengeluarkan bau asam, permukaan buah berair dan berlendir, muncul miselium putih atau abu-abu. Biasanya dimulai dari bagian yang terluka.

Solusi: Buang buah yang terinfeksi dan kubur jauh dari kebun. Hindari luka saat panen. Semprot fungisida berbahan tembaga setiap 7-10 hari saat musim hujan.

Bercak Daun (Collectotrichum gloeosporioides)

Ciri: Bercak coklat tidak beraturan pada daun, seringkali dengan tepi kuning. Daun gugur prematur. Serangan parah menyebabkan defoliasi.

Solusi: Kumpulkan dan bakar daun yang gugur. Semprot fungisida berbahan mankozeb atau benomil setiap 2 minggu. Pastikan sirkulasi udara baik.

Kanker Batang (Lasiodiplodia theobromae)

Ciri: Kulit batang mengelupas, mengeluarkan getah coklat, dan terdapat celah. Cabang di atasnya layu dan mati. Serangan pada batang utama dapat mematikan pohon.

Solusi: Pangkas cabang yang sakit hingga jaringan sehat. Oleskan fungisida tembaga pada luka. Hindari luka mekanis. Jika parah, cabut pohon dan bakar.

Langkah-langkah

  1. Identifikasi gejala: periksa buah, daun, dan batang secara rutin, terutama setelah hujan.
  2. Pisahkan tanaman sakit: jangan biarkan buah atau daun sakit bersentuhan dengan tanaman sehat.
  3. Lakukan sanitasi: bersihkan sisa tanaman dan gulma di sekitar kebun.
  4. Aplikasi fungisida: pilih fungisida sesuai penyakit, baca label, dan semprot secara merata.
  5. Perbaiki drainase: pastikan air tidak menggenang di sekitar akar.
  6. Pupuk seimbang: beri pupuk kandang dan NPK untuk meningkatkan ketahanan tanaman.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang menyebabkan busuk buah nangka?

Busuk buah disebabkan oleh jamur Rhizopus dan Phytophthora yang masuk melalui luka pada buah. Kelembaban tinggi dan luka panen memperparah.

Bagaimana cara membedakan bercak daun karena jamur dan karena kekurangan unsur hara?

Bercak jamur cenderung tidak beraturan dengan tepi kuning, sedangkan defisiensi hara biasanya pola seragam dan simetris. Bawalah sampel daun ke BPP untuk uji laboratorium.

Apakah kanker batang bisa menyebar ke pohon lain?

Ya, melalui percikan air hujan atau alat pangkas yang terkontaminasi. Sterilisasi alat dengan alkohol 70% sebelum digunakan.

Kapan waktu terbaik menyemprot fungisida pada nangka?

Semprot pada pagi atau sore hari saat cuaca cerah. Ulangi setiap 7-10 hari di musim hujan.

Apakah fungisida alami bisa digunakan?

Bisa, seperti ekstrak bawang putih atau serai. Namun efektivitasnya lebih rendah dibanding fungisida kimia. Gunakan sebagai pencegahan, bukan pengobatan.

Mengapa buah nangka saya busuk meski tidak ada luka?

Luka bisa tidak terlihat, misalnya akibat tusukan serangga atau retakan halus. Jamur juga bisa masuk melalui tangkai buah. Pastikan buah tidak menyentuh tanah.

Lebih lanjut tentang Nangka

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.