Diagnosis dini harus dilakukan dengan mengecek bagian bunga jantan, buah muda berumur 2 hingga 4 bulan, serta area pangkal batang utama. Lakukan pengamatan rutin sebanyak 2 kali seminggu selama puncak musim hujan untuk mendeteksi munculnya gejala awal berupa bercak basah berwarna cokelat kehitaman atau lapisan miselium putih yang menyerupai kapas.
Tindakan sanitasi kebun wajib diterapkan dengan memangkas cabang peneduh hingga 20 sampai 30 persen agar sinar matahari pagi dapat menembus seluruh bagian tajuk tanaman. Selain itu, buah nangka yang posisinya berada kurang dari 50 cm dari permukaan tanah harus dibungkus menggunakan karung beras berpori atau kain blacu guna mencegah percikan spora jamur dari tanah saat tertimpa air hujan.
Pengendalian hayati dapat memanfaatkan agen antagonis Trichoderma sp. sebanyak 50 gram per pohon yang ditaburkan pada area piringan perakaran setiap 3 bulan sekali. Jika tingkat kerusakan di lapangan telah melampaui 15 persen dari total populasi buah, segera konsultasikan penggunaan bahan aktif fungisida yang direkomendasikan kepada petugas penyuluh pertanian setempat.





