Pada fase vegetatif (umur 0–6 bulan), tanaman membutuhkan nitrogen (N) tinggi untuk pertumbuhan batang dan akar. Gunakan pupuk NPK dengan rasio tinggi N seperti 15-15-15 atau 20-10-10. Berikan 50–100 gram per tanaman setiap 2 minggu, dikombinasikan dengan pupuk kandang 2–3 kg per tanaman setiap 3 bulan. Pastikan penyiraman cukup, terutama di musim kemarau.
Memasuki fase generatif (umur >6 bulan, menjelang berbunga), kurangi N dan tingkatkan fosfor (P) serta kalium (K) untuk merangsang pembungaan dan pembuahan. Gunakan NPK 10-30-20 atau 12-24-12 sebanyak 100–150 gram per tanaman setiap 3 minggu. Tambahkan pupuk organik cair (POC) dari fermentasi buah atau kotoran ternak setiap 2 minggu untuk memperkuat bunga dan buah.
Pada fase panen dan pasca panen, berikan pupuk dengan K tinggi (misal NPK 10-10-30) untuk meningkatkan kualitas buah dan memulihkan tanaman. Aplikasikan 100 gram per tanaman sebulan sekali selama 2 bulan setelah panen. Hindari pemupukan berlebihan karena dapat menyebabkan buah pecah atau batang busuk. Selalu siram setelah pemupukan agar nutrisi cepat terserap.