Buah Naga, Cara Menanam Buah Naga dari Awal sampai Panen
Kawê Rodrigues / Pexels

Cara Menanam Buah Naga dari Awal sampai Panen

Budidaya buah naga dapat dilakukan secara optimal dengan tiang pemanjat yang kokoh, pemangkasan rutin, serta drainase tanah yang terjaga baik.

Jawaban singkat

Budidaya buah naga (Hylocereus) diawali dengan penyiapan tiang panjat beton atau kayu keras berdiameter 10-15 cm dengan tinggi 1,5 hingga 2 meter di atas permukaan tanah. Pada bagian atas tiang, pasang ban motor bekas atau kerangka besi lingkar berdiameter 40 cm sebagai penopang cabang yang menjuntai. Tiang ini ditanam sedalam 50 cm agar mampu menahan beban rumpun tanaman yang dapat mencapai puluhan kilogram.

Ringkas: Buah Naga

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 8 jam sehari
Penyiraman
Siram saat media tanam kering di musim kemarau
Musim
Sepanjang tahun di wilayah tropis
Tingkat Kesulitan
Sedang

Pastikan tiang panjat sangat kuat menahan berat tajuk tanaman dewasa

Media tanam disiapkan dengan membuat lubang berukuran 60x60x50 cm di sekeliling tiang panjat. Campurkan tanah gembur dengan 10 hingga 15 kg pupuk kandang sapi yang sudah matang sempurna dan 2 kg sekam bakar per tiang tanam. Tanam 4 bibit stek batang yang sehat dan berumur minimal 1 tahun dengan panjang 30-40 cm di empat sisi tiang, pada kedalaman 5 cm, lalu ikat longgar bibit ke tiang menggunakan tali rafia.

Pemeliharaan dilakukan dengan menyiram tanaman setiap 2 hingga 3 hari sekali pada musim kemarau, dan menghentikan penyiraman jika curah hujan tinggi agar media tidak tergenang. Lakukan pemangkasan pembentukan cabang utama hingga mencapai puncak tiang, dilanjutkan pemangkasan pembuahan untuk merangsang tumbuhnya tunas bunga. Berikan pupuk organik susulan sebanyak 5 kg per tiang setiap 3 bulan sekali serta pupuk tinggi unsur hara fosfor dan kalium menjelang fase pembungaan.

Tanaman buah naga mulai berbuah pada umur 10 hingga 12 bulan setelah tanam, dengan puncak pembuahan terjadi pada bulan Oktober hingga April saat musim hujan. Bunga buah naga mekar penuh pada malam hari sekitar pukul 20.00 hingga 02.00 dini hari. Buah siap dipanen sekitar 30 sampai 35 hari setelah bunga mekar, ditandai dengan warna kulit yang berubah menjadi merah cerah atau kuning merata serta sisik buah yang mulai mengering pada bagian ujungnya.

Langkah-langkah

  1. Tancapkan tiang panjat beton setinggi 2 meter dan buat lubang tanam 60x60x50 cm yang diisi campuran tanah serta 10-15 kg pupuk kandang matang.
  2. Tanam 4 bibit stek batang berukuran 30-40 cm di sekeliling tiang panjat dengan kedalaman tanam 5 cm, lalu ikat secara longgar.
  3. Lakukan penyiraman rutin 2-3 hari sekali saat kemarau dan pangkas tunas samping hingga batang utama mencapai puncak tiang panjat.
  4. Lakukan pemangkasan pembuahan pada cabang yang menjuntai serta berikan pupuk kaya fosfor dan kalium saat memasuki fase pembungaan.
  5. Panen buah naga 30-35 hari setelah bunga mekar dengan memotong tangkai buah menggunakan gunting pangkas tajam.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama buah naga mulai berbuah sejak ditanam dari stek?

Tanaman buah naga yang berasal dari bibit stek batang berkualitas biasanya mulai belajar berbuah pada umur 10 hingga 12 bulan setelah tanam.

Apakah buah naga bisa ditanam di dalam pot (Tabulampot)?

Bisa, gunakan pot berdiameter minimal 40-50 cm dengan tiang panjat di tengahnya serta media tanam poros yang kaya bahan organik.

Mengapa bunga buah naga sering rontok sebelum menjadi buah?

Kerontokan bunga umumnya disebabkan oleh kekurangan unsur hara kalium dan fosfor, kelebihan air, atau kegagalan proses penyerbukan bunga di malam hari.

Berapa jarak tanam yang ideal untuk budidaya buah naga?

Jarak tanam antar tiang panjat yang disarankan adalah 2,5 x 2,5 meter atau 3 x 3 meter agar sirkulasi udara dan penerimaan sinar matahari optimal.

Lebih lanjut tentang Buah Naga

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.