Selain faktor cuaca panas, layu pada buah naga juga bisa menjadi indikasi awal serangan patogen tular tanah yang menyerang bagian perakaran. Kondisi media tanam yang sebelumnya terlalu basah di musim hujan lalu mengalami kekeringan ekstrem di musim kemarau menciptakan celah bagi spora jamur untuk berkembang biak dengan cepat dan merusak jaringan vaskular tanaman.
Sebagai langkah penanganan awal, kita perlu melakukan pengamatan secara teliti pada pangkal batang dan sistem perakaran untuk memastikan diagnosis yang akurat. Apabila ditemukan gejala kebusukan, tindakan sanitasi dengan memotong bagian tanaman yang sakit harus segera dilakukan menggunakan alat potong yang steril untuk mencegah penyebaran lebih luas ke bagian tanaman yang masih sehat.
Pemeliharaan yang konsisten dengan memberikan pupuk organik matang sebanyak 5 kilogram per pohon setiap tiga bulan sekali serta menjaga kebersihan piringan dari gulma akan meningkatkan ketahanan tanaman. Mari kita terapkan budidaya yang bijak agar kebun buah naga kita tetap produktif dan menghasilkan panen buah yang manis berkualitas tinggi.