Buah Naga, Cara Merawat Buah Naga Agar Subur, Sehat, dan Rajin Berbuah
Kawê Rodrigues / Pexels

Cara Merawat Buah Naga Agar Subur, Sehat, dan Rajin Berbuah

Merawat buah naga membutuhkan penyiraman teratur, pemangkasan rutin, serta pemupukan yang tepat agar tanaman tumbuh subur dan berbuah lebat sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Buah naga (Hylocereus) merupakan tanaman kaktus epifit yang sangat cocok dibudidayakan di daerah tropis Indonesia dari dataran rendah hingga 400 meter di atas permukaan laut. Meskipun tahan terhadap kekeringan, pembentukan sulur yang sehat dan pembungaan yang maksimal memerlukan paparan sinar matahari penuh setidaknya 8 jam per hari. Penyiraman dilakukan 2 hingga 3 kali seminggu pada musim kemarau, dan dikurangi menjadi 1 kali seminggu atau dihentikan saat curah hujan tinggi di musim hujan agar perakaran tidak membusuk.

Ringkas: Buah Naga

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 8 jam sehari
Penyiraman
Siram saat media tanam kering di musim kemarau
Musim
Sepanjang tahun di wilayah tropis
Tingkat Kesulitan
Sedang

Pastikan tiang panjat sangat kuat menahan berat tajuk tanaman dewasa

Media tanam yang ideal untuk buah naga adalah campuran tanah topsoil, pupuk kandang matang, dan pasir pasang dengan perbandingan 1:1:1 yang memiliki drainase baik dan pH netral sekitar 6 hingga 7. Penggunaan tiang panjatan setinggi 1,5 hingga 2 meter dari beton atau kayu keras sangat krusial untuk menopang tajuk tanaman yang bisa mencapai berat 50 hingga 80 kilogram per tiang. Pada bagian atas tiang panjatan, pasang ban bekas atau besi melingkar untuk tempat menjulurnya cabang-cabang produksi.

Pemupukan berkala merupakan kunci utama agar tanaman buah naga rajin berbuah sepanjang tahun. Pada fase vegetatif (umur 0-6 bulan), berikan pupuk kandang sapi atau ayam sebanyak 5-10 kg per tiang panjatan setiap 3 bulan sekali, dikombinasikan dengan pupuk NPK seimbang. Saat memasuki fase generatif (di atas 6 bulan), tingkatkan pemupukan dengan pupuk berbahan dasar kalium dan fosfor tinggi sebanyak 50 gram per tiang setiap bulan untuk merangsang pembentukan bunga dan mengoptimalkan rasa manis buah.

Pemangkasan cabang merupakan pemeliharaan wajib yang harus dilakukan secara teratur untuk menjaga produktivitas tanaman. Terdapat tiga jenis pemangkasan: pemangkasan pembentukan batang utama, pemangkasan cabang produksi, dan pemangkasan peremajaan setelah masa panen puncak. Buang cabang yang melengkung ke bawah yang tidak produktif, cabang yang kerdil, serta cabang yang terserang penyakit busuk batang agar sirkulasi udara di dalam tajuk tetap terjaga lancar.

Langkah-langkah

  1. Penyiapan Tiang Panjatan dan Pengolahan Tanah: Tancapkan tiang beton setinggi 2 meter sedalam 50 cm, lalu buat bedengan berdrainase baik di sekeliling tiang dengan campuran tanah dan pupuk kandang matang.
  2. Penyiraman Teratur dan Penyiangan Bersih: Siram tanaman 2 hari sekali pada pagi hari di musim kemarau dan bersihkan gulma di sekitar piringan tiang agar tidak berebut nutrisi.
  3. Pemangkasan Cabang Rutin: Pangkas cabang yang tumbuh berlebihan, tinggalkan 3-4 cabang utama yang menjuntai di atas lingkar penopang untuk dijadikan cabang produksi.
  4. Penyerbukan Buatan dan Pemupukan Generatif: Lakukan penyerbukan bantuan pada malam hari saat bunga mekar penuh sekitar pukul 21.00-23.00, lalu aplikasikan pupuk tinggi kalium setiap bulan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama tanaman buah naga mulai berbuah sejak ditanam?

Buah naga dari perbanyakan stek batang biasanya mulai belajar berbuah pada umur 8 hingga 12 bulan setelah tanam jika mendapatkan sinar matahari penuh dan perawatan yang baik.

Mengapa bunga buah naga sering gugur dan gagal menjadi buah?

Penyebab utama bunga gugur adalah kurangnya penyerbukan, curah hujan yang terlalu tinggi saat bunga mekar, atau kekurangan unsur hara kalium dan kalsium.

Berapa kali buah naga disiram dalam seminggu?

Pada musim kemarau, siram 2 sampai 3 kali seminggu. Saat musim hujan, penyiraman umumnya tidak diperlukan kecuali jika media tanah terlihat sangat kering.

Apakah buah naga membutuhkan sinar matahari penuh sepanjang hari?

Ya, tanaman buah naga membutuhkan paparan sinar matahari langsung minimal 8 jam sehari untuk proses fotosintesis dan pembentukan bunga yang optimal.

Bagaimana cara membedakan cabang produksi dan cabang biasa?

Cabang produksi adalah cabang sehat berwarna hijau tua yang tumbuh menjuntai ke bawah dari tiang panjatan dan telah berumur matang minimal 3-4 bulan.

Lebih lanjut tentang Buah Naga

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.