Durian, Penyebab Durian Layu Saat Musim Kemarau dan Solusi Penanganannya
Jess Ho / Pexels

Penyebab Durian Layu Saat Musim Kemarau dan Solusi Penanganannya

Gejala durian layu pada musim kemarau dapat disebabkan oleh kekeringan, serangan patogen Phytophthora, penggerek batang, atau pemupukan berlebih.

Jawaban singkat

Masalah durian layu sering kali meningkat drastis saat memasuki puncak musim kemarau di berbagai wilayah Indonesia. Pohon durian muda berumur 1 hingga 3 tahun membutuhkan pasokan air minimal 20 hingga 30 liter per pohon yang diberikan setiap 2 hari sekali agar sistem perakarannya tidak mengalami dehidrasi fatal. Ketika pasokan air tanah merosot drastis selama lebih dari 3 minggu berturut-turut, daun-daun muda durian akan mulai melengkung ke bawah, kehilangan turgor, dan berwarna hijau kusam sebelum akhirnya gugur secara masif.

Ringkas: Durian

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 7 jam sehari
Penyiraman
Siram teratur 2-3 hari sekali saat kemarau, kurangi saat berbunga
Musim
Sepanjang tahun, tanam awal musim hujan
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan perhatian ekstra pada sistem drainase lahan agar akar tidak tergenang.

Langkah awal diagnosis diferensial adalah membedakan antara layu akibat kekurangan air murni dengan layu akibat infeksi jamur Phytophthora palmivora. Pada kasus kekeringan murni, tanah di sekitar piringan tajuk terasa sangat kering dan keras, sedangkan seluruh tajuk tanaman menunjukkan gejala layu secara merata. Sebaliknya, jika durian layu akibat serangan penyakit busuk akar atau kanker batang Phytophthora, layu sering kali dimulai dari satu sisi cabang utama saja, diiringi adanya lelehan lendir cokelat kemerahan pada kulit batang serta bau busuk yang menyengat saat pangkal batang dikupas.

Penyebab ketiga yang sering tidak disadari oleh pekebun adalah serangan hama penggerek batang seperti larva Xyleborus sp. Hama ini membuat lubang di sepanjang pembuluh kayu sehingga menyumbat aliran nutrisi dari akar ke daun, ditandai dengan ditemukannya serbuk kayu halus seperti gergaji di sekitar pangkal batang. Selain itu, aplikasi pupuk anorganik berdosis tinggi yang diberikan saat kondisi tanah kering tanpa penyiraman yang cukup juga kerap memicu nekrosis akar, yang membuat tanaman menunjukkan respon layu mendadak dalam kurun waktu 3 hingga 5 hari setelah pemupukan.

Untuk mengatasi masalah durian layu secara efektif, pembenahan tata kelola kebun harus dilakukan secara bertahap. Aplikasikan mulsa jerami atau rumput kering setebal 10 hingga 15 cm di sekeliling piringan pohon dengan menyisakan jarak 10 cm dari pangkal batang utama guna menjaga kelembaban tanah. Pemangkasan sanitasi pada ranting yang mati harus rutin dilakukan seminggu sekali, diiringi dengan pembuatan rorak atau lubang biopori berukuran 40x40 cm di luar garis tajuk untuk memaksimalkan penyerapan air siraman maupun embun pagi.

Penyebab & Cara Mengatasi

Stres Dehidrasi Musim Kemarau

Ciri: Seluruh daun di tajuk layu merata, tanah piringan retak dan kering, tidak ada luka atau serbuk pada batang.

Solusi: Lakukan penyiraman intensif 30-50 liter per pohon setiap 2 hari sekali pada pagi hari dan pasang mulsa tebal.

Kanker Batang & Busuk Akar (Phytophthora palmivora)

Ciri: Layu dimulai dari sebagian cabang, terdapat lelehan getah cokelat kehitaman di batang, jaringan di bawah kulit batang berwarna cokelat kehitaman.

Solusi: Kupas bagian kulit batang yang terinfeksi hingga jaringan sehat, lalu oleskan bubur fungisida sesuai anjuran penyuluh.

Serangan Penggerek Batang (Xyleborus sp.)

Ciri: Terdapat lubang-lubang kecil pada batang utama atau cabang disertai akumulasi serbuk kayu halus di bawahnya.

Solusi: Bersihkan lubang penggerek dengan kawat mulur dan aplikasikan agen hayati atau pestisida sistemik sesuai petunjuk.

Terbakar Pupuk Kimia (Fertilizer Burn)

Ciri: Daun layu mendadak beberapa hari setelah pemupukan, tepi daun tampak gosong kehitaman.

Solusi: Grojok tanah dengan air bersih dalam jumlah banyak untuk membilas kelebihan sisa garam pupuk dari area perakaran.

Langkah-langkah

  1. Periksa kondisi fisik tanah di piringan pohon dan amati pola kelayuan pada seluruh bagian tajuk durian.
  2. Cermati seluruh permukaan batang utama dan pangkal akar untuk menemukan lelehan getah atau serbuk kotoran penggerek.
  3. Lakukan penyiraman darurat jika tanah terbukti kering kerontang, hindari menggenangi area tepat di leher akar.
  4. Pangkas 20 hingga 30 persen daun dan ranting muda yang terlanjur layu parah untuk mengurangi beban penguapan tanaman.
  5. Pasang naungan sementara menggunakan paranet 60 persen untuk melindungi bibit durian muda dari terik matahari kemarau.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah pohon durian yang layu total akibat kemarau masih bisa diselamatkan?

Jika batang utama masih berwarna hijau segar saat dikupas sedikit kulitnya, tanaman masih bisa diselamatkan dengan pangkas pemulihan dan penyiraman rutin.

Berapa frekuensi penyiraman durian muda yang ideal saat puncak kemarau?

Penyiraman ideal dilakukan 2 hari sekali pada pagi hari sebelum pukul 09.00 WIB dengan volume 20 hingga 30 liter per pohon.

Mengapa daun durian layu dan merontokkan daun setelah diberi pupuk NPK?

Hal itu terjadi akibat konsentrasi pupuk terlalu tinggi atau tanah dalam keadaan kering, sehingga terjadi osmosis terbalik yang menyedot air dari akar.

Apakah mulsa plastik hitam perak bagus untuk mengatasi durian layu?

Mulsa plastik efektif menahan penguapan air tanah, namun mulsa jerami organik lebih disarankan karena mampu menurunkan suhu tanah di area perakaran.

Lebih lanjut tentang Durian

Panduan terkait

Tanaman Layu, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.