Memasuki fase vegetatif umur 1 hingga 5 bulan setelah tanam, fokus utama adalah memacu pertumbuhan batang, sulur, dan daun. Berikan pupuk kaya unsur hara Nitrogen seperti NPK seimbang atau kombinasi pupuk tunggal sebanyak 50 hingga 100 gram per tanaman setiap bulan. Pada musim hujan, berikan pupuk dalam parit melingkar di sekeliling tajuk, sedangkan pada musim kemarau pengocoran pupuk cair sangat disarankan.
Ketika tanaman memasuki fase generatif pada umur 6 bulan ke atas, ubah porsi pemupukan menjadi tinggi Fosfor dan Kalium untuk merangsang pembungaan serta pembuahan. Aplikasikan pupuk susulan sebanyak 150 hingga 200 gram per tanaman setiap 1,5 hingga 2 bulan sekali. Unsur Kalium yang cukup sangat krusial untuk meningkatkan bobot, kadar gula, dan ketebalan daging buah markisa.
Pemeliharaan rutin berupa pemberian bahan organik tetap harus dilakukan secara berkala. Berikan pupuk kandang matang sebanyak 10 hingga 15 kg per rumpun setiap 6 bulan sekali, yaitu pada awal musim hujan dan awal musim kemarau. Lakukan juga penyemprotan pupuk hayati atau nutrisi mikro melalui daun setiap 2 hingga 4 minggu sekali untuk memperkuat daya tahan tanaman dari serangan hama dan penyakit.





