Markisa, Akar Markisa Busuk: Penyebab & Cara Mengatasi saat Musim Hujan
Thanh Long Bùi / Pexels

Akar Markisa Busuk: Penyebab & Cara Mengatasi saat Musim Hujan

Busuk akar pada tanaman markisa di musim hujan umumnya disebabkan oleh genangan air dan serangan jamur patogen yang dapat diatasi melalui perbaikan drainase serta sanitasi lahan.

Jawaban singkat

Memasuki puncak musim hujan pada bulan November hingga Maret dengan curah hujan melebihi 200 mm per bulan, kelembapan tanah yang sangat tinggi menjadi ancaman utama bagi perkebunan markisa. Kondisi tanah yang tergenang dan minim aerasi memicu pembusukan pada sistem perakaran markisa (Passiflora edulis) secara cepat. Tanaman yang terserang akan menunjukkan gejala daun menguning, layu di siang hari meski tanah basah, hingga akhirnya mati dalam waktu 2 sampai 3 minggu jika tidak segera ditangani.

Ringkas: Markisa

Cahaya
Sinar matahari penuh (minimal 6 jam per hari)
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu, lebih sering saat musim kemarau
Musim
Sepanjang tahun, panen raya musim kemarau
Tingkat Kesulitan
Sedang

Butuh rambatan kuat dan pemangkasan rutin

Diagnosis dini dapat dilakukan dengan menggali tanah di sekitar perakaran dangkal setinggi 10 hingga 15 cm dari permukaan. Jika akar utama terasa lembek, berwarna cokelat gelap hingga hitam, serta mudah terkelupas saat dipijat, maka tanaman positif mengalami busuk akar. Membedakan penyebab utama sangat penting karena penanganan akibat infeksi jamur patogen berbeda dengan masalah teknis drainase tanah yang buruk.

Langkah pemulihan awal dimulai dengan pembuatan parit drainase berkedalaman 30 hingga 40 cm di antara barisan tanaman untuk mengalirkan kelebihan air hujan. Tambahkan bahan hayati berbasis mikroba pengurai seperti Trichoderma sp. Sebanyak 20 hingga 50 gram per lubang tanam yang dicampur dengan 2 kg kompos matang setiap 2 minggu sekali untuk menekan populasi jamur jahat di dalam tanah secara alami.

Apabila infeksi sudah mencapai lebih dari 50 persen bagian pangkal batang, tindakan terbaik adalah membongkar tanaman tersebut dan memusnahkannya jauh dari area kebun. Untuk penanaman kembali pada musim berikutnya, gunakan pola penyambungan (okulasi) dengan batang bawah markisa kuning (Passiflora edulis f. flavicarpa) yang terbukti lebih tahan terhadap serangan jamur busuk akar dibandingkan markisa ungu.

Penyebab & Cara Mengatasi

Infeksi Jamur Phytophthora nicotianae

Ciri: Pangkal batang membengkak dan berwarna cokelat kehitaman, kulit kayu rapuh serta mengeluarkan lendir, akar lunak berbau busuk basah.

Solusi: Pangkas bagian akar yang membusuk ringan, taburkan agens hayati Trichoderma, dan perbaiki sirkulasi udara di sekitar pangkal batang.

Layu Fusarium (Fusarium oxysporum)

Ciri: Jaringan pembuluh di dalam batang berwarna cokelat kemerahan saat dibelah, daun menguning dari bawah ke atas, akar membusuk kering.

Solusi: Cabut tanaman yang terinfeksi berat, semprotkan agen hayati pengendali penyakit tanah, dan batasi penyiraman.

Anoksia Akar (Drainase Buruk)

Ciri: Air menggenang lebih dari 2 jam setelah hujan, akar menjadi lembek pucat tanpa bau busuk menyengat, tanaman layu serentak.

Solusi: Buat guludan setinggi 30-40 cm dan perdalam parit pembuangan air di sekitar area perakaran.

Langkah-langkah

  1. Buat parit drainase mengelilingi bedengan dengan kedalaman minimal 30 cm agar air hujan langsung mengalir lancar.
  2. Gali tanah di sekitar pangkal batang secara perlahan dan potong akar yang sudah membusuk hitam menggunakan gunting steril.
  3. Anginkan pangkal batang yang dibersihkan selama beberapa jam, lalu tutup kembali dengan campuran tanah kering dan kompost terdekomposisi sempurna.
  4. Aplikasi agen hayati antagonis ke area perakaran setiap 14 hari sekali selama musim hujan berlangsung.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah markisa yang terkena busuk akar masih bisa diselamatkan?

Bisa, asalkan kerusakan akar masih di bawah 30 persen dan pangkal batang utama belum membusuk melingkar penuh.

Mengapa markisa sangat rentan busuk akar saat musim hujan?

Sistem perakaran markisa relatif dangkal dan membutuhkan sirkulasi oksigen yang baik, sehingga genangan air memicu cepatnya perkembangan jamur patogen tanah.

Bolehkah menanam kembali markisa di lubang tanam bekas tanaman yang mati busuk akar?

Tidak disarankan secara langsung. Lubang bekas harus diistirahatkan minimal 1 sampai 2 bulan, ditaburi kapur pertanian, dan diaplikasikan mikroba pengurai terlebih dahulu.

Apakah markisa manis ungu lebih rentan dibanding markisa kuning?

Ya, markisa ungu (Passiflora edulis) umumnya lebih sensitif terhadap penyakit akar dibanding jenis markisa kuning (Passiflora edulis f. Flavicarpa).

Berapa tinggi ideal guludan untuk menanam markisa di daerah curah hujan tinggi?

Tinggi guludan ideal adalah 40 hingga 50 cm dari dasar parit untuk memastikan akar tidak terendam air saat hujan deras.

Lebih lanjut tentang Markisa

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.