Markisa, Daun Markisa Menguning: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Thanh Long Bùi / Pexels

Daun Markisa Menguning: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Daun markisa yang menguning pada musim kemarau umumnya disebabkan oleh stres kekurangan air, defisiensi hara, atau serangan hama pengisap.

Jawaban singkat

Tanaman markisa (Passiflora edulis) membutuhkan pasokan air yang konsisten, terutama saat memasuki musim kemarau. Pada kondisi cuaca panas dengan suhu di atas 32 derajat Celsius, laju transpirasi daun meningkat drastis. Jika penyiraman berkurang dari kebutuhan ideal yaitu 10 sampai 15 liter per pohon setiap dua hari, tanaman akan merespons dengan mematikan daun-daun tua bagian bawah sehingga berubah warna menjadi kuning dan gugur.

Ringkas: Markisa

Cahaya
Sinar matahari penuh (minimal 6 jam per hari)
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu, lebih sering saat musim kemarau
Musim
Sepanjang tahun, panen raya musim kemarau
Tingkat Kesulitan
Sedang

Butuh rambatan kuat dan pemangkasan rutin

Selain faktor air, pemenuhan nutrisi menjadi sangat vital saat kemarau karena tanah yang kering menyulitkan akar menyerap hara. Defisiensi unsur Nitrogen (N) dan Magnesium (Mg) sering kali memicu pembentukan klorofil terganggu. Aplikasi pupuk kandang sapi atau kambing yang sudah matang sebanyak 5 sampai 10 kg per lubang tanam setiap tiga bulan sangat membantu menjaga ketersediaan hara makro dan mikro di zona perakaran.

Musim kemarau juga memicu ledakan populasi hama pengisap seperti tungau merah dan kutu daun. Hama-hama kecil ini merusak jaringan epidermis daun dengan mengisap cairan sel, meninggalkan bintik-bintik kuning yang lambat laun meluas ke seluruh permukaan daun. Pengamatan rutin pada bagian bawah permukaan daun setiap tiga hari sekali sangat dianjurkan untuk mendeteksi keberadaan serangga tersebut secara dini.

Pemulihan tanaman markisa yang mengalami kuning daun membutuhkan waktu sekitar 14 hingga 28 hari setelah tindakan perbaikan dilakukan. Pengaturan naungan sementara, pemangkasan cabang yang tidak produktif, serta pemberian mulsa organik setebal 5 sampai 10 cm di atas permukaan piringan tanah akan mempercepat pembentukan tunas dan daun baru yang sehat dan hijau segar.

Penyebab & Cara Mengatasi

Stres Kekurangan Air (Kekeringan)

Ciri: Daun bagian bawah menguning merata, layu pada siang hari, dan tanah di sekitar piringan tampak retak.

Solusi: Lakukan penyiraman secara teratur 10 sampai 15 liter per pohon setiap dua hari sekali pada pagi atau sore hari.

Defisiensi Unsur Hara Nitrogen dan Magnesium

Ciri: Kuning pada tulang daun (interveinal chlorosis) untuk kekurangan Mg, atau seluruh daun memucat dari tua ke muda untuk kekurangan N.

Solusi: Berikan 5 sampai 10 kg kompos matang dan pupuk pelengkap yang kaya unsur mikro sesuai aturan pakai.

Serangan Tungau Merah dan Kutu Daun

Ciri: Terdapat bintik-bintik kuning kecil, bercak seperti karat, atau jaring halus di balik permukaan bawah daun.

Solusi: Semprotkan air bertekanan pada bawah daun atau gunakan pestisida hayati berbahan aktif minyak nabati.

Infeksi Virus Mosaik Markisa

Ciri: Daun mengalami belang-belang kuning hijau tidak teratur, bentuk daun memuntir kerdil, dan buah mengeras.

Solusi: Cabut dan musnahkan tanaman yang terinfeksi berat agar tidak menulari tanaman sehat di sekitarnya.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemangkasan pada daun-daun tua yang telah menguning lebih dari 50 persen untuk mengurangi beban transpirasi tanaman.
  2. Siram area perakaran dengan volume 10 sampai 15 liter air per tanaman setiap dua hari sekali pada pagi hari sebelum jam 09.00 WIB.
  3. Hamparkan mulsa organik berupa jerami padi atau rumput kering setebal 5 sampai 10 cm di sekeliling piringan batang untuk menahan kelembapan tanah.
  4. Aplikasikan pupuk organik terdekomposisi sempurna sebanyak 5 kg per tanaman diselingi pemupukan hara seimbang sesuai dosis pada label petunjuk.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun markisa yang sudah kuning bisa hijau kembali?

Daun yang sudah menguning sempurna tidak bisa kembali hijau, namun tindakan perbaikan akan memicu tumbuhnya daun baru yang hijau dan sehat.

Berapa kali penyiraman markisa yang ideal saat musim kemarau?

Penyiraman ideal dilakukan satu kali setiap 1 sampai 2 hari dengan volume 10 hingga 15 liter per pohon tergantung porositas tanah.

Apakah mulsa sangat penting untuk markisa di musim kemarau?

Sangat penting, mulsa menjaga suhu tanah tetap dingin dan menekan penguapan air tanah hingga 40 persen.

Mengapa daun muda markisa justru yang menguning duluan?

Kuning pada daun muda biasanya menandakan defisiensi unsur hara mikro seperti Besi (Fe) atau Zinc (Zn), bukan kekurangan air.

Lebih lanjut tentang Markisa

Panduan terkait

Daun Menguning, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.