Cara Merawat Markisa Agar Subur & Sehat

Panduan lengkap merawat markisa mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga pemangkasan agar berbuah lebat sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Markisa (Passiflora edulis) adalah tanaman buah tropis yang cocok ditanam di Indonesia sepanjang tahun. Agar subur dan sehat, perhatikan penyiraman yang teratur namun tidak berlebihan. Siram 2-3 kali sehari saat musim kemarau, dan kurangi menjadi 1-2 kali sehari saat musim hujan. Pastikan media tanam memiliki drainase baik karena markisa tidak tahan genangan.

Ringkas: Markisa

Cahaya
Sinar matahari penuh (minimal 6 jam per hari)
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu, lebih sering saat musim kemarau
Musim
Sepanjang tahun, panen raya musim kemarau
Tingkat Kesulitan
Sedang

Butuh rambatan kuat dan pemangkasan rutin

Pemupukan dilakukan setiap 2 minggu sekali menggunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang yang sudah matang. Berikan 1-2 kg per pohon setiap 2 bulan. Pada fase berbunga dan berbuah, tambahkan pupuk kaya fosfor dan kalium seperti TSP dan KCL sesuai dosis anjuran. Hindari pemupukan nitrogen berlebihan agar tanaman tidak terlalu rimbun dan sulit berbuah.

Pemangkasan penting untuk merangsang pertumbuhan tunas baru dan produksi buah. Lakukan pemangkasan ringan setiap 3-4 bulan, buang cabang yang mati, sakit, atau terlalu rapat. Pangkas juga ujung sulur setelah tanaman mencapai ketinggian 2 meter untuk merangsang percabangan. Waktu terbaik pemangkasan adalah awal musim kemarau.

Pengendalian hama dan penyakit dilakukan secara preventif. Semprotkan fungisida berbahan aktif tembaga setiap 2 minggu saat musim hujan untuk mencegah busuk akar dan layu bakteri. Untuk hama kutu daun dan tungau, gunakan insektisida nabati seperti ekstrak daun mimba atau bawang putih. Selalu konsultasikan dosis dengan penyuluh pertanian setempat.

Langkah-langkah

  1. Siapkan lahan dengan pH 5.5-6.5, gembur, dan kaya bahan organik. Buat lubang tanam 60x60x60 cm, beri pupuk dasar kompos 5 kg per lubang.
  2. Tanam bibit markisa (stek atau okulasi) pada awal musim hujan agar akar cepat tumbuh. Jarak tanam 3x3 meter.
  3. Pasang ajir atau tiang setinggi 2-2,5 meter untuk rambatan. Latih sulur utama agar melilit tiang, pangkas tunas samping hingga tinggi 1 meter.
  4. Siram secara teratur, beri mulsa jerami atau plastik hitam perak untuk menjaga kelembaban dan menekan gulma.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa markisa saya tidak berbuah padahal subur?

Penyebab umum: kelebihan nitrogen, kurang sinar matahari, atau penyerbukan kurang. Kurangi pupuk N, pangkas daun yang terlalu rimbun, dan lakukan penyerbukan buatan.

Berapa lama markisa mulai berbuah setelah tanam?

Markisa mulai berbuah 6-8 bulan setelah tanam (bibit okulasi) atau 9-12 bulan (biji).

Bagaimana cara mengatasi busuk akar pada markisa?

Busuk akar disebabkan jamur akibat drainase buruk. Perbaiki drainase, kurangi penyiraman, dan aplikasikan fungisida berbahan aktif mankozeb sesuai dosis anjuran.

Apakah markisa bisa ditanam di pot?

Bisa, gunakan pot berdiameter minimal 50 cm dengan media campuran tanah, kompos, dan sekam (2:1:1). Sediakan rambatan dan siram rutin.

Kapan waktu terbaik memangkas markisa?

Pemangkasan utama dilakukan pada awal musim kemarau (April-Mei) untuk merangsang pembungaan musim kemarau.

Hama apa yang sering menyerang markisa?

Kutu daun, tungau merah, dan lalat buah. Gunakan pestisida nabati (mimba) atau perangkap lalat buah (petrogenol).

Lebih lanjut tentang Markisa

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.