Tanam bibit saat musim hujan atau awal kemarau agar kelembaban terjaga. Pasang ajir atau tiang setinggi 2 meter sebagai rambatan. Siram setiap hari pada 2 minggu pertama, lalu kurangi menjadi 2-3 kali seminggu tergantung cuaca. Beri pupuk NPK 16-16-16 sebanyak 50 gram per tanaman setiap 2 bulan, ditambah pupuk kandang 10 kg per tanaman setiap 6 bulan. Pangkas cabang yang tidak produktif dan kering untuk merangsang pertumbuhan bunga.
Bunga markisa muncul setelah 6-8 bulan tanam. Bantu penyerbukan manual dengan kuas jika serangga kurang. Buah siap panen setelah 70-80 hari dari bunga mekar, ditandai warna kulit berubah dari hijau menjadi ungu atau kuning (tergantung varietas) dan buah jatuh sendiri. Panen setiap 2-3 hari sekali selama musim buah. Produktivitas mencapai 10-20 kg per pohon per tahun dengan perawatan optimal.
Hama utama adalah lalat buah, tungau, dan kutu daun. Gunakan perangkap lalat buah (metil eugenol) dan semprot ekstrak daun mimba 1:10 (1 kg daun mimba direndam 10 liter air semalam) setiap minggu saat serangan. Penyakit busuk akar akibat jamur Fusarium dapat dicegah dengan drainase baik dan rotasi tanaman. Jika tanaman layu mendadak, cabut dan bakar untuk mencegah penyebaran.