Markisa, Cara Menanam Markisa dari Awal Sampai Panen untuk Hasil Melimpah
Thanh Long Bùi / Pexels

Cara Menanam Markisa dari Awal Sampai Panen untuk Hasil Melimpah

Menanam markisa membutuhkan tiang panjatan yang kuat, pemangkasan rutin, serta penyiraman teratur agar tanaman berbuah lebat sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Penanaman markisa paling ideal dimulai pada awal musim hujan sekitar bulan Oktober hingga November agar bibit muda mendapat pasokan air alami yang cukup. Langkah awal diawali dengan membuat lubang tanam berukuran 50x50x50 cm sekitar 2 minggu sebelum penanaman. Campurkan tanah galian dengan 10-15 kg pupuk kandang matang dan 100 gram pupuk SP-36 per lubang untuk merangsang perkembangan sistem perakaran awal.

Ringkas: Markisa

Cahaya
Sinar matahari penuh (minimal 6 jam per hari)
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu, lebih sering saat musim kemarau
Musim
Sepanjang tahun, panen raya musim kemarau
Tingkat Kesulitan
Sedang

Butuh rambatan kuat dan pemangkasan rutin

Tanaman markisa merupakan tumbuhan merambat yang memerlukan tiang panjatan atau para-para setinggi 2 meter menggunakan kayu tebal atau kawat galvalum. Buat jarak tanam ideal 2x3 meter antarpopulasi untuk memastikan sirkulasi udara berlangsung lancar dan kanopi tanaman menerima sinar matahari langsung minimal 6-8 jam setiap hari.

Pemeliharaan harian mencakup penyiraman 1-2 kali sehari saat musim kemarau dan pemberian pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 200 gram per tanaman yang diulang setiap 3 bulan sekali. Lakukan pemangkasan bentuk pada batang utama saat mencapai ketinggian 1,5 meter untuk memicu pertumbuhan cabang sekunder dan tersier yang merupakan tempat keluarnya bakal bunga.

Pemanenan pertama markisa biasanya dapat dilakukan saat tanaman berumur 8-10 bulan setelah pemindahan bibit ke lahan. Buah markisa yang siap dipetik ditandai dengan perubahan warna kulit dari hijau menjadi ungu tua atau kuning cerah, serta mengeluarkan aroma khas yang harum.

Langkah-langkah

  1. Persiapan Lubang Tanam: Buat lubang ukuran 50x50x50 cm, campurkan tanah galian dengan pupuk kandang, lalu biarkan terbuka selama 14 hari.
  2. Pembuatan Para-Para Panjatan: Dirikan tiang pancang setinggi 2 meter dan pasang anyaman kawat dengan kerapatan 30 cm sebagai media merambat.
  3. Penanaman Bibit: Tanam bibit markisa hasil stek atau biji yang berumur 2-3 bulan di tengah lubang, padatkan tanah perlahan, lalu siram hingga lembap.
  4. Pemangkasan Tajuk: Pangkas ujung batang utama ketika mencapai tinggi 1,5 meter untuk merangsang percabangan produktif.
  5. Pemeliharaan dan Panen: Lakukan penyiraman rutin, pemupukan berkala setiap 3 bulan, dan petik buah yang telah berubah warna sempurna.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama markisa mulai berbuah sejak ditanam?

Jika ditanam dari bibit hasil stek atau cangkok, markisa mulai berbuah pada umur 8-10 bulan. Namun dari biji memerlukan waktu 10-12 bulan.

Berapa kali tanaman markisa harus disiram?

Pada musim kemarau disiram 1-2 kali sehari (pagi dan sore). Pada musim hujan penyiraman disesuaikan agar tanah tidak tergenang.

Mengapa tanaman markisa rimbun tetapi tidak mau berbuah?

Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kelebihan unsur Nitrogen atau kekurangan sinar matahari. Kurangi pemupukan Nitrogen, pangkas daun yang terlalu rimbun, dan berikan pupuk berunsur Posfor dan Kalium.

Apakah markisa bisa ditanam di dalam pot (tabulampot)?

Bisa, gunakan pot atau drum berdiameter minimal 50 cm dan sediakan tiang panjatan melingkar dari kawat atau bambu.

Lebih lanjut tentang Markisa

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.