Akar Kelengkeng Busuk: Penyebab & Cara Mengatasi

Busuk akar pada kelengkeng sering terjadi di musim hujan karena jamur patogen tanah. Kenali penyebab dan solusinya agar pohon tetap sehat.

Jawaban singkat

Busuk akar kelengkeng umumnya menyerang saat musim hujan (Oktober–April) karena genangan air dan kelembaban tinggi. Gejalanya: daun menguning, layu, rontok, dan jika akar digali berwarna cokelat kehitaman, lembek, serta berbau busuk. Akar yang sehat berwarna putih krem dan keras.

Ringkas: Kelengkeng

Cahaya
Penuh minimal 6 jam sehari
Penyiraman
Sedang, jaga tanah tetap lembap
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Pastikan drainase lahan lancar agar akar tidak tergenang saat musim hujan.

Penyebab utama adalah jamur Phytophthora spp. dan Fusarium spp. yang berkembang di tanah drainase buruk. Ciri pembeda: Phytophthora menyebabkan akar berair dan kulit akar mudah terkelupas, sedangkan Fusarium membuat akar kering dan berserat. Keduanya aktif pada suhu 25–30°C dan pH tanah asam (<5,5).

Langkah pertama: perbaiki drainase dengan membuat bedengan setinggi 30–50 cm dan saluran air selebar 20–30 cm. Kurangi frekuensi penyiraman menjadi 2–3 hari sekali saat hujan deras. Aplikasikan kapur dolomit (2–5 kg/pohon dewasa) untuk menaikkan pH ke 6,0–6,5. Jika sudah parah, potong akar busuk hingga jaringan sehat, lalu olesi fungisida berbahan aktif fosetil-Al atau metalaksil sesuai label.

Cegah dengan menanam di tanah gembur dan tidak memadat. Beri jarak tanam 6–8 m antar pohon. Saat musim hujan, mulsa jerami setebal 5–10 cm di sekitar pangkal batang untuk mengurangi percikan air tanah. Pantau kelembaban menggunakan soil moisture meter; siram hanya jika tanah kering sedalam 5 cm.

Penyebab & Cara Mengatasi

Jamur Phytophthora spp.

Ciri: Akar lembek, berair, kulit akar mudah terkelupas, bau busuk menyengat. Daun layu mendadak meski tanah lembab.

Solusi: Perbaiki drainase, buat bedengan. Aplikasi fungisida fosetil-Al atau metalaksil sesuai dosis label. Kapur dolomit 2–5 kg/pohon.

Jamur Fusarium spp.

Ciri: Akar kering, berserat, warna cokelat kemerahan. Daun menguning perlahan dari bawah ke atas. Tidak berbau busuk.

Solusi: Cabut dan bakar tanaman terserang berat. Rotasi tanaman dengan kacang-kacangan selama 2 musim. Aplikasi Trichoderma sp. 10 g/pohon di lubang tanam.

Genangan air (cekaman oksigen)

Ciri: Akar lembek tanpa bau busuk, warna cokelat muda. Daun menguning merata, pertumbuhan terhambat.

Solusi: Buat saluran drainase keliling kebun. Tinggikan bedengan 30–50 cm. Kurangi irigasi saat musim hujan.

Langkah-langkah

  1. Gali tanah di sekitar pangkal batang sedalam 20–30 cm untuk memeriksa kondisi akar. Potong akar yang busuk hingga ke jaringan sehat menggunakan gunting steril.
  2. Campurkan kapur dolomit (2–5 kg/pohon dewasa) ke dalam tanah sekitar akar untuk menaikkan pH. Siram dengan air bersih.
  3. Aplikasikan fungisida sistemik berbahan aktif fosetil-Al atau metalaksil sesuai dosis pada label. Ulangi 2 minggu sekali hingga gejala reda.
  4. Setelah perbaikan, mulsa pangkal batang dengan jerami setebal 5–10 cm untuk menjaga kelembaban stabil. Pantau kelembaban tanah secara rutin.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa bedanya busuk akar karena Phytophthora dan Fusarium?

Phytophthora membuat akar lembek dan berbau busuk; Fusarium membuat akar kering dan berserat tanpa bau. Phytophthora lebih cepat mematikan pohon.

Apakah kelengkeng bisa sembuh total dari busuk akar?

Jika masih ringan (akar busuk <30%), bisa sembuh dengan perbaikan drainase dan fungisida. Jika parah, pohon harus dicabut.

Kapan waktu terbaik mengaplikasikan kapur dolomit?

Saat musim kemarau (Mei–September) agar kapur meresap sempurna. Dosis 2–5 kg/pohon dewasa tergantung pH awal.

Bisakah Trichoderma sp. mengatasi busuk akar?

Trichoderma efektif untuk Fusarium, tetapi kurang efektif untuk Phytophthora. Gunakan sebagai pencegahan, bukan penyembuhan.

Apakah genangan air selalu menyebabkan busuk akar?

Tidak selalu, tetapi genangan >24 jam meningkatkan risiko infeksi jamur. Drainase baik adalah kunci pencegahan.

Bagaimana cara memeriksa akar tanpa merusak pohon?

Gali tanah di satu sisi pangkal batang sedalam 20–30 cm. Periksa warna dan tekstur akar. Tutup kembali dengan tanah setelahnya.

Lebih lanjut tentang Kelengkeng

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.