Kelengkeng, Akar Kelengkeng Busuk: Penyebab & Cara Mengatasi
Sóc Năng Động / Pexels

Akar Kelengkeng Busuk: Penyebab & Cara Mengatasi

Gejala busuk akar pada kelengkeng sering ditandai dengan daun menguning dan layu mendadak di musim hujan, yang dapat diatasi melalui perbaikan drainase dan penanganan perakaran secara tepat.

Jawaban singkat

Memasuki puncak musim hujan dengan curah hujan tinggi melebihi 200 mm per bulan, kelembapan tanah di sekitar perakaran kelengkeng meningkat drastis. Kondisi tanah yang jenuh air dalam kurun waktu lebih dari 3 hari berturut-turut menciptakan lingkungan anaerob yang sangat disukai oleh mikroorganisme patogen tanah. Tanaman kelengkeng yang mengalami pembusukan akar biasanya menunjukkan gejala awal berupa daun-daun tua yang menguning serentak, pucuk memucat, dan gugur bertahap meskipun media tanah terlihat sangat basah.

Ringkas: Kelengkeng

Cahaya
Penuh minimal 6 jam sehari
Penyiraman
Sedang, jaga tanah tetap lembap
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Pastikan drainase lahan lancar agar akar tidak tergenang saat musim hujan.

Langkah utama dalam menangani busuk akar di kebun kelengkeng adalah membenahi sistem drainase mikro dan makro di sekitar piringan pohon. Buatlah saluran drainase melingkar sejajar batas tajuk luar dengan lebar 40 cm dan kedalaman 50 cm untuk mengalirkan genangan air hujan secara cepat. Tanah yang tergenang tanpa sirkulasi udara akan membuat sel-sel akar kelengkeng mati lemas (asfiksia), sehingga membuka jalan masuk bagi infeksi jamur pembusuk akar.

Selain pembenahan tanah, sanitasi tajuk tanaman juga wajib dilakukan selama periode hujan intensif dari bulan November hingga Februari. Lakukan pemangkasan pemeliharaan sebesar 20 hingga 30 persen pada cabang-cabang dalam yang rimbun dan tidak produktif. Pemangkasan ini bertujuan meningkatkan penetrasi sinar matahari serta sirkulasi udara di area bawah piringan pohon, sehingga kelembapan permukaan tanah dapat berkurang secara alami.

Untuk memulihkan kesehatan tanah dan menekan populasi patogen, berikan bahan organik yang telah terdekomposisi sempurna sebanyak 20 hingga 30 kg per pohon dewasa setiap 3 bulan sekali. Campurkan agens hayati pengurai atau kompetitor alami ke dalam kompos tersebut sebelum diaplikasikan ke tanah. Hindari penggunaan pupuk kandang segar yang belum matang karena proses fermentasinya di dalam tanah justru memicu kenaikan suhu dan mengundang perkembangan mikroba jahat.

Penyebab & Cara Mengatasi

Infeksi Jamur Phytophthora sp.

Ciri: Kulit akar dan pangkal batang membusuk berwarna kehitaman dengan aroma masam, daun menguning massal dan rontok cepat dalam hitungan hari.

Solusi: Buka galian tanah di sekitar pangkal batang untuk mengeringkan media, potong bagian akar yang terinfeksi hitam, dan taburi agens hayati antagonis.

Asfiksia Akar (Daya Genang Air / Waterlogging)

Ciri: Akar serabut melunak dan mengelupas tetapi tidak berwarna hitam pekat, daun tampak layu basah seolah kekurangan air di siang hari.

Solusi: Perdalam parit drainase di sekeliling pohon dan longgarkan tanah di piringan agar sirkulasi oksigen kembali masuk ke dalam perakaran.

Jamur Akar Putih (Rigidoporus lignosus)

Ciri: Terdapat benang-benang miselium berwarna putih menempel erat pada permukaan akar kayu, kayu akar menjadi lapuk, kering, dan mudah patah.

Solusi: Bersihkan benang jamur secara manual, oleskan bubur belerang atau bahan pelapis kayu alami pada akar, lalu ganti tanah sekitar dengan media baru.

Langkah-langkah

  1. Galilah tanah secara perlahan di area piringan tajuk dengan radius 50 sampai 100 cm dari pangkal batang untuk menyingkap sistem perakaran yang sakit.
  2. Potong bagian akar yang sudah membusuk, berbau, atau berwarna hitam menggunakannya gunting pangkas yang telah disterilkan menggunakan alkohol 70 persen.
  3. Biarkan perakaran yang telah dipotong mengering di udara terbuka selama 1 sampai 2 hari jika kondisi cuaca memungkinkan (tidak sedang turun hujan deras).
  4. Tutup kembali perakaran menggunakan campuran tanah subur, arang sekam, dan kompos matang, lalu buat parit cacing mengelilingi piringan agar air hujan segera mengalir keluar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah pohon kelengkeng yang akarnya busuk masih bisa diselamatkan?

Masih bisa diselamatkan selama kerusakan perakaran belum mencapai lebih dari 60 persen dan pangkal batang utama belum membusuk total.

Mengapa daun kelengkeng layu padahal tanah di sekitarnya sangat basah?

Kondisi tersebut merupakan gejala khas busuk akar. Akar yang membusuk kehilangan fungsi untuk menyerap air dan hara, sehingga daun mengalami dehidrasi meskipun tanah basah.

Berapa jarak ideal saluran drainase dari batang kelengkeng?

Saluran drainase sebaiknya dibuat persis di luar garis tetesan tajuk luar tanaman, biasanya berjarak 1 hingga 2 meter dari batang utama tergantung besarnya pohon.

Bolehkah melakukan pemupukan NPK saat tanaman terkena busuk akar?

Hindari pemberian pupuk kimia anorganik tinggi nitrogen saat akar sedang busuk karena dapat memperparah kerusakan jaringan akar yang tersisa.

Apakah pupuk kandang dari kotoran ayam aman untuk kelengkeng di musim hujan?

Pupuk kotoran ayam aman digunakan hanya jika sudah terdekomposisi sempurna (menjadi kompos dingin) dan tidak berbau menyengat.

Lebih lanjut tentang Kelengkeng

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.