Pembusukan akar ini umumnya disebabkan oleh kombinasi antara faktor fisik tanah yang padat serta serangan patogen tular tanah seperti jamur Phytophthora dan Fusarium. Pada kelembapan tanah di atas 85 persen, spora jamur membelah dengan sangat cepat dan menginfeksi jaringan akar serabut jambu biji. Akar yang terinfeksi akan berubah warna dari cokelat muda yang sehat menjadi hitam kecokelatan, lembek, dan mudah terkelupas saat dipegang.
Penanganan awal harus dilakukan dengan perbaikan sistem sanitasi dan drainase di sekitar area pertanaman. Buatlah parit cacing atau parit drainase keliling setinggi 30 hingga 50 cm di luar lingkar tajuk untuk mengalirkan kelebihan air hujan dengan cepat. Selain itu, pemberian bahan organik berupa kompos matang sebanyak 5 hingga 10 kg per pohon yang diperkaya agens hayati sangat efektif menekan populasi jamur patogen dalam tanah.
Selama proses pemulihan yang memakan waktu 4 hingga 8 minggu, hindari penggunaan pupuk anorganik berkadar Nitrogen tinggi yang dapat memperlunak jaringan tanaman. Jika tingkat serangan sudah mencakup lebih dari 30 persen perakaran, konsultasikan penggunaan produk fungisida berbahan aktif yang diizinkan kepada penyuluh pertanian lapangan di BPP terdekat untuk aplikasi kocor yang tepat dan aman.





