Gejala awal busuk akar pada tanaman jeruk biasanya ditunjukkan oleh tajuk daun yang menguning, kusam, dan mulai rontok perlahan tanpa alasan yang jelas. Pertumbuhan tunas baru terhenti total dan ranting-ranting mulai mengalami kematian dari ujung ke pangkal secara bertahap. Ketika Anda membongkar tanah di sekitar perakaran, akar serabut akan tampak berwarna cokelat gelap hingga kehitaman, lunak, dan kulit arinya mudah terkelupas dari silinder pusat akar. Tanaman juga menjadi sangat mudah goyang atau roboh karena hilangnya jangkar akar yang sehat.
Untuk mengatasi masalah ini secara tuntas, kita harus membedakan penyebab utamanya secara cermat melalui diagnosis lapangan sebelum menentukan tindakan penyelamatan. Jika penyebabnya adalah genangan air akibat drainase buruk, pembuatan parit keliling selebar 30 sentimeter dan kedalaman 50 sentimeter di sekeliling tajuk pohon adalah langkah penyelamatan pertama yang wajib dilakukan. Air yang menggenang harus segera dialirkan menjauhi zona perakaran agar tanah dapat bernapas kembali dan proses pembusukan dapat dihentikan secepatnya.
Selain perbaikan drainase, pemulihan kesehatan tanah dan perakaran jeruk membutuhkan aplikasi bahan organik matang sebanyak 10 hingga 15 kilogram per pohon setiap enam bulan untuk memperbaiki struktur tanah. Lakukan pemangkasan tajuk secara seimbang guna mengurangi beban transpirasi daun yang stres akibat kerusakan akar. Selalu terapkan prinsip kehati-hatian dalam menggunakan bahan kimia pengendali patogen dengan membaca petunjuk pada label kemasan dan berdiskusi langsung dengan petugas penyuluh pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian setempat.