Gejala awal busuk akar sering kali terlihat pada bagian atas tanaman sebelum kerusakan akar terdeteksi secara langsung. Daun-daun jambu air tampak layu dan menguning secara mendadak meskipun kondisi tanah sangat basah, diikuti dengan gugurnya bunga dan buah muda secara masif. Jika tanah di sekitar pangkal batang digali selebar 20-30 cm, akar tanaman akan tampak berwarna cokelat gelap hingga hitam, lembek, kulit akar mudah terkelupas, serta mengeluarkan aroma busuk yang khas.
Penanganan efektif untuk menyelamatkan tanaman jambu air membutuhkan tindakan mekanis dan biologis secara terpadu. Langkah awal yang krusial adalah membuat parit drainase di sekeliling tajuk luar dengan kedalaman 30-40 cm untuk mengalirkan kelebihan air. Selain itu, pemangkasan bentuk pada 20-25% tajuk tanaman perlu dilakukan untuk mengurangi beban penguapan, sehingga akar yang tersisa dapat fokus memulihkan diri tanpa terbebani kebutuhan nutrisi tajuk yang terlalu rimbun.
Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, tingkatkan kualitas aerasi tanah dengan menambahkan 3-5 kg kompos matang yang diinokulasi agens hayati per pohon setiap 4 bulan sekali. Jaga pula keasaman tanah pada kisaran pH ideal 6,0-6,5 dengan mengaplikasikan kapur pertanian sebanyak 1-2 kg per pohon sebelum musim hujan tiba. Hindari penumpukan pupuk kandang mentah di dekat pangkal batang karena dapat memicu kenaikan suhu media dan mempercepat pembusukan akar.





