Mengatasi Busuk Akar pada Tanaman Mangga di Musim Hujan

Penyakit busuk akar pada mangga di musim hujan dapat diatasi dengan diagnosis tepat antara serangan jamur tular tanah atau genangan air.

Jawaban singkat

Budidaya mangga di Indonesia sering kali menghadapi tantangan berat saat curah hujan meningkat tajam dari bulan November hingga April. Kondisi tanah yang terus-menerus basah dan jenuh air menjadi pemicu utama kerusakan sistem perakaran yang berujung pada kematian tanaman jika tidak segera ditangani secara intensif.

Ringkas: Mangga

Cahaya
Penuh minimal 8 jam sehari
Penyiraman
Sedang, kurangi drastis di awal kemarau
Musim
Kemarau untuk induksi bunga
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan kombinasi stres air dan nutrisi yang tepat.

Gejala awal busuk akar sering mengecoh karena mirip dengan kekurangan unsur hara atau kekeringan, yaitu daun layu, menguning, dan gugur sebelum waktunya. Petani perlu membongkar atau memeriksa pangkal batang secara berkala untuk melihat apakah ada jaringan kulit akar yang melunak, menghitam, dan berbau busuk.

Curah hujan yang tinggi memperburuk kondisi tanah liat yang padat dan kurang drainase. Air hujan yang menggenang di sekitar perakaran mangga memotong suplai oksigen ke dalam tanah, membuat akar lemas, membusuk, dan membuka jalan bagi patogen tular tanah untuk masuk merusak jaringan tanaman.

Penanganan yang efektif membutuhkan kombinasi perbaikan drainase lahan, pengurangan kelembapan tanah, dan aplikasi agen hayati yang sesuai. Dengan tindakan korektif yang cepat, tanaman mangga dapat memulihkan sistem perakarannya dan kembali menyerap nutrisi dengan optimal.

Penyebab & Cara Mengatasi

Infeksi Jamur Tular Tanah

Ciri: Akar utama berwarna cokelat gelap hingga hitam, kulit akar mudah mengelupas dari kayu pusatnya, dan terdapat lendir atau bau busuk di sekitar pangkal batang.

Solusi: Pangkas bagian akar yang terinfeksi menggunakan alat tajam steril, oleskan bubur belerang atau fungisida nabati pada luka pangkas, lalu perbaiki sirkulasi udara tanah dengan mencangkul longgar di sekeliling tajuk.

Genangan Air Akibat Drainase Buruk

Ciri: Tanah di sekitar perakaran sangat padat dan selalu basah berhari-hari setelah hujan lebat, tidak ada tanda lendir jamur yang masif, namun akar rapuh dan berair.

Solusi: Buat saluran drainase atau parit keliling di luar batas tajuk pohon untuk mengalirkan kelebihan air hujan, serta tambahkan bahan organik matang untuk memperbaiki struktur porositas tanah.

Langkah-langkah

  1. Amati tanda visual kemunduran tajuk seperti daun menguning kusam dan kerontokan bunga atau buah muda secara serentak.
  2. Gali secara hati-hati tanah di bawah tajuk mangga untuk memeriksa kesehatan akar primer dan sekunder secara visual.
  3. Lakukan sanitasi dengan memotong akar yang busuk dan membuang tanah yang terlalu basah di dekat pangkal batang.
  4. Taburkan kompos kaya mikroorganisme menguntungkan dan buat gundukan kecil di pangkal batang agar air hujan tidak menggenang langsung di leher akar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah busuk akar mangga bisa menular ke pohon mangga lain di dekatnya?

Ya, patogen penyebab busuk akar dapat menular melalui aliran air permukaan saat musim hujan atau melalui penggunaan alat potong yang tidak steril antar pohon.

Berapa lama waktu pemulihan pohon mangga setelah terserang busuk akar?

Pemulihan biasanya memakan waktu antara 3 hingga 6 bulan tergantung tingkat keparahan kerusakan akar dan konsistensi perbaikan drainase.

Apakah perlu memangkas tajuk pohon mangga jika akarnya membusuk?

Ya, pemangkasan cabang atau pengurangan tajuk sangat dianjurkan untuk mengurangi beban transpirasi daun saat sistem akar sedang rusak.

Bagaimana cara mencegah busuk akar pada bibit mangga di polibag saat musim hujan?

Letakkan polibag di atas batu bata atau rak agar tidak bersentuhan langsung dengan tanah basah dan pastikan media tanam memiliki campuran sekam bakar yang cukup.

Lebih lanjut tentang Mangga

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.