Mangga, Diagnosis dan Cara Mengobati Penyakit Mangga di Musim Hujan
Rajesh S Balouria / Pexels

Diagnosis dan Cara Mengobati Penyakit Mangga di Musim Hujan

Penyakit utama mangga saat musim hujan seperti antraknosa dan embun tepung dapat diidentifikasi dari bercak daun serta pembusukan buah, lalu ditangani dengan pemangkasan sanitasi dan perbaikan sirkulasi udara.

Jawaban singkat

Musim hujan di Indonesia yang berlangsung sekitar bulan Oktober hingga April menciptakan kelembapan udara tinggi di atas 80 persen yang sangat disukai oleh patogen jamur pada pohon mangga. Kelembapan berlebih ini sering memicu munculnya serangan penyakit utama seperti antraknosa dan busuk buah yang dapat menurunkan hasil panen hingga 60 persen jika tidak ditangani sejak dini.

Ringkas: Mangga

Cahaya
Penuh minimal 8 jam sehari
Penyiraman
Sedang, kurangi drastis di awal kemarau
Musim
Kemarau untuk induksi bunga
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan kombinasi stres air dan nutrisi yang tepat.

Pengamatan rutin minimal 2 kali seminggu pada bagian tajuk bawah, daun muda, dan bunga mangga sangat krusial selama periode curah hujan tinggi. Penyakit akibat jamur umumnya menyebar melalui percikan air hujan dan angin kencang, sehingga pohon yang terawat kurang pangkas akan menjadi inang yang sangat ideal bagi perkembangbiakan spora.

Tindakan pencegahan awal fokus pada pemangkasan bentuk dan pemangkasan pemeliharaan untuk membuka penetrasi sinar matahari hingga 70 persen ke dalam rimbun daun. Pengurangan dahan pemelihara yang saling bertumpuk serta pembersihan gulma di area piringan pohon sejauh 1,5 meter dari pangkal batang akan menurunkan kelembapan mikro secara signifikan.

Apabila gejala serangan penyakit sudah melampaui ambang ekonomi atau menginfeksi lebih dari 15 persen bagian tanaman, aplikasi fungisida berbahan aktif tembaga atau belerang secara berkala sesuai petunjuk teknis dapat dilakukan. Selalu kumpulkan dan bakar atau kubur sampah daun serta buah yang terinfeksi sejauh minimal 10 meter dari area perkebunan agar siklus hidup patogen terputus.

Penyebab & Cara Mengatasi

Antraknosa (Colletotrichum gloeosporioides)

Ciri: Bercak cokelat kehitaman tidak beraturan pada daun muda, bunga mengering lalu gugur, serta bercak hitam melekuk pada kulit buah menjelang matang.

Solusi: Pangkas dan buang bagian yang terinfeksi, tingkatkan sanitasi area bawah pohon, dan aplikasikan fungisida kontak atau sistemik sesuai petunjuk label.

Embun Tepung (Oidium mangiferae)

Ciri: Lapisan putih seperti bedak atau tepung pada permukaan daun muda, tangkai bunga, dan calon buah yang menyebabkan kerontokan bunga secara massal.

Solusi: Lakukan pemangkasan tajuk agar sinar matahari masuk dan semprotkan fungisida berbahan aktif belerang atau agens hayati saat fase awal pembungaan.

Bercak Daun Bakteri (Xanthomonas campestris)

Ciri: Bercak bersudut basah berwarna hitam berair pada daun dengan lingkaran kuning di sekelilingnya, kadang mengeluarkan eksudat atau lendir.

Solusi: Gunakan bakterisida atau fungisida berbahan aktif tembaga, pangkas dahan yang terinfeksi berat, dan hindari penyiraman langsung ke tajuk daun.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemangkasan sanitasi untuk membuang ranting yang mati, sakit, dan saling bersilangan agar sirkulasi udara lancar.
  2. Bersihkan gulma dan serasah daun yang gugur di bawah piringan pohon mangga secara rutin seminggu sekali.
  3. Aplikasikan fungisida atau agens hayati pencegah penyakit sesuai petunjuk kemasan saat muncul tunas daun muda atau calon bunga.
  4. Bungkus buah mangga yang berukuran sebesar telur ayam dengan kantong kertas semen atau plastik berlubang untuk mencegah infeksi patogen dan serangan hama.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah buah mangga yang terkena bercak antraknosa masih aman dikonsumsi?

Bagian daging buah yang belum membusuk atau belum terkena bercak dalam masih aman dikonsumsi setelah kulit dan bagian yang terinfeksi dikupas agak tebal.

Kapan waktu terbaik menyemprotkan fungisida pada tanaman mangga saat musim hujan?

Penyemprotan paling efektif dilakukan pada pagi hari setelah embun mengering dan saat perkiraan cuaca cerah minimal selama 3 sampai 4 jam ke depan.

Mengapa bunga mangga sering rontok dan menghitam saat hujan deras?

Kerontokan tersebut umumnya disebabkan oleh infeksi jamur antraknosa yang terpacu oleh kelembapan tinggi serta hantaman fisik dari air hujan.

Bisakah menggunakan bahan alami untuk mengatasi jamur pada pohon mangga?

Penggunaan ekstrak daun mimba atau agens hayati seperti Trichoderma sp. dapat digunakan sebagai langkah pencegahan awal pada skala kebun rumahan.

Lebih lanjut tentang Mangga

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.