Persiapan lahan sebaiknya dilakukan 1 bulan sebelum penanaman dimulai, idealnya menjelang masuk musim hujan pada bulan Oktober atau November. Buat lubang tanam berukuran 60 x 60 x 60 cm dan pisahkan tanah lapisan atas dengan tanah lapisan bawah. Biarkan lubang terbuka selama 2 hingga 3 minggu agar terkena sinar matahari guna membunuh patogen tanah. Selanjutnya, campurkan tanah lapisan atas dengan 15 hingga 20 kg pupuk kandang matang serta 250 gram kapur pertanian jika kondisi pH tanah di bawah 6.
Tahap perawatan tanaman muda fokus pada penyiraman dan pemupukan teratur selama fase vegetatif. Pada musim kemarau, lakukan penyiraman sebanyak 1 hingga 2 kali sehari untuk bibit yang berumur di bawah 1 tahun. Berikan pupuk NPK secara berkala setiap 3 hingga 4 bulan sekali dengan dosis 100 gram per pohon pada tahun pertama, lalu tingkatkan bertahap pada tahun berikutnya. Tambahkan pula pupuk organik sebanyak 20 kg per pohon setiap akhir musim hujan untuk menjaga kesuburan struktur tanah.
Pemangkasan merupakan kunci penting dalam pembentukan tajuk dan perangsangan pembuahan. Terapkan pola pemangkasan 1-3-9 sejak tanaman berumur 1 tahun untuk memicu pertumbuhan cabang yang seimbang dan memudahkan sirkulasi udara. Memasuki fase generatif pada musim kemarau bulan Juli hingga Agustus, kurangi frekuensi penyiraman untuk memberi stres air ringan yang merangsang pembungaan. Buah mangga dapat dipanen sekitar 110 hingga 120 hari setelah bunga mekar penuh.





