Mangga, Hama Utama Tanaman Mangga dan Cara Pengendaliannya
Rajesh S Balouria / Pexels

Hama Utama Tanaman Mangga dan Cara Pengendaliannya

Mengenali gejala serangan hama mangga secara akurat serta menentukan langkah pengendalian terpadu yang efektif di kebun Anda.

Jawaban singkat

Ancaman hama tanaman mangga di Indonesia dapat muncul sepanjang tahun, terutama saat masa transisi pergantian musim pancaroba. Serangan hama yang tidak terdeteksi sejak dini bisa menurunkan kualitas estetika buah hingga memicu kegagalan panen total. Pemantauan rutin tajuk tanaman setidaknya 1 hingga 2 kali dalam seminggu sangat dianjurkan untuk mendeteksi keberadaan hama secara dini.

Ringkas: Mangga

Cahaya
Penuh minimal 8 jam sehari
Penyiraman
Sedang, kurangi drastis di awal kemarau
Musim
Kemarau untuk induksi bunga
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan kombinasi stres air dan nutrisi yang tepat.

Kondisi kebun yang terlalu lembap dengan kelembapan udara di atas 80 persen serta tajuk yang terlalu rimbun menjadi habitat ideal bagi perkembangan hama penggerek dan kutu-kutuan. Pemangkasan pemeliharaan cabang setidaknya 2 kali dalam setahun, yaitu pada awal dan akhir musim hujan, membantu memotong siklus hidup hama karena meningkatkan intensitas cahaya matahari yang masuk ke dalam tajuk.

Lalat buah menjadi salah satu musuh utama petani mangga saat buah memasuki umur 60 hingga 90 hari setelah bunga mekar. Serangan hama ini dapat diminimalkan hingga 90 persen jika pembungkusan buah dilakukan secara konsisten sejak buah berukuran diameter 2 hingga 3 sentimeter atau seukuran telur ayam kampung.

Pengendalian hama terpadu memprioritaskan sanitasi lahan dengan membersihkan gulma pada radius 2 meter dari pangkal batang utama. Pemasangan perangkap kuning berperekat sebanyak 10 hingga 15 titik per hektar serta pemusnahan buah terserang secara teratur merupakan tindakan preventif yang sangat efektif di iklim tropis.

Penyebab & Cara Mengatasi

Lalat Buah (Bactrocera dorsalis)

Ciri: Terdapat bintik hitam bekas tusukan pada kulit buah, daging buah membusuk lunak, serta ditemukan larva belatung di dalam buah yang gugur.

Solusi: Bungkus buah muda sejak berdiameter 2 hingga 3 sentimeter dan pasang perangkap atraktan metil eugenol pada ketinggian 2 meter di tajuk pohon.

Penggerek Batang (Rhytidodera simulans)

Ciri: Ditemukan lubang-lubang kecil pada batang utama atau cabang besar yang mengeluarkan kotoran mirip serbuk kayu basah beserta cairan pekat.

Solusi: Bersihkan lubang dengan kawat lunak untuk mengambil serangga, lalu tutup lubang rapat-rapat menggunakan tanah liat basah atau campuran semen.

Kutu Putih (Rastrococcus spinosus)

Ciri: Kumpulan lapisan putih menyerupai kapas berderet di permukaan bawah daun dan tangkai buah, memicu hadirnya embun jelutuh hitam.

Solusi: Semprot bagian tanaman yang terinfeksi menggunakan aliran air bertekanan sedang dan pangkas ranting yang tertutup koloni parah.

Kumbang Penggerek Biji (Sternochetus mangiferae)

Ciri: Bagian luar buah terlihat mulus, namun daging buah di sekitar biji berwarna cokelat kehitaman, keropos, dan membusuk saat dibelah.

Solusi: Sanitasi seluruh buah yang jatuh dengan cara mengumpulkan dan menguburnya ke dalam tanah setidaknya sedalam 50 sentimeter.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pengamatan visual pada permukaan daun, tangkai bunga, dan calon buah setiap 3 hingga 5 hari sekali.
  2. Pangkas ranting yang saling tumpang tindih, cabang mati, serta tunas air untuk membiarkan sinar matahari menembus bagian dalam tajuk.
  3. Pasang perangkap warna kuning berperekat atau perangkap pembawa atraktan sebanyak 10 hingga 15 buah per hektar kebun.
  4. Bungkus buah mangga yang masih muda dengan kantong kertas khusus buah atau plastik berlubang kecil setelah pembentukan buah sempurna.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa daun mangga saya dilapisi lapisan hitam seperti jelutuh?

Lapisan hitam tersebut adalah jamur embun jelutuh yang tumbuh memanfaatkan cairan manis (embun madu) yang dikeluarkan oleh hama kutu putih atau kutu loncat.

Kapan waktu yang paling tepat untuk membungkus buah mangga?

Waktu terbaik adalah saat buah mangga masih muda, kira-kira berdiameter 2 hingga 3 sentimeter atau sebesar ibu jari tangan.

Apakah keberadaan semut merah pada pohon mangga berbahaya?

Semut merah atau rangrang justru bermanfaat sebagai predator alami yang mengusir berbagai jenis hama seperti ulat dan lalat buah.

Bagaimana cara mengetahui batang mangga terserang penggerek?

Tanda utamanya adalah adanya tumpukan serbuk kayu halus di tanah sekitar batang bawah serta lubang pada kulit kayu yang mengeluarkan getah.

Mengapa buah mangga yang tampak mulus di luar ternyata berulat saat dibuka?

Kondisi tersebut merupakan akibat dari gigitan lalat buah betina yang menyuntikkan telurnya ke dalam buah saat kulit buah masih tipis.

Lebih lanjut tentang Mangga

Panduan terkait

Hama & Pengendalian, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.