Penyiraman penting terutama saat kemarau panjang (April-September). Siram pohon mangga dewasa 1-2 kali seminggu dengan volume 20-40 liter per pohon, tergantung jenis tanah. Pada musim hujan, kurangi penyiraman untuk mencegah busuk akar. Mulsa organik seperti jerami atau serabut kelapa setebal 5-10 cm membantu menjaga kelembaban tanah dan menekan gulma.
Pemangkasan dilakukan setahun sekali pada akhir musim hujan (Maret-April). Pangkas cabang yang mati, sakit, atau tumbuh ke dalam. Sisakan 3-4 cabang utama untuk membentuk tajuk terbuka agar sinar matahari masuk merata. Pemangkasan juga merangsang pertumbuhan tunas baru yang akan menjadi cabang produktif. Bersihkan juga tunas air (wiwilan) yang tumbuh vertikal.
Pengendalian hama dan penyakit secara terpadu. Hama utama seperti kutu putih, penggerek batang, dan lalat buah. Untuk kutu putih, semprot dengan air sabun atau ekstrak nimba. Lalat buah dikendalikan dengan perangkap metil eugenol atau pembungkusan buah. Penyakit seperti antraknosa dan embun jelaga dicegah dengan sanitasi kebun, pemangkasan, dan penyemprotan fungisida berbahan aktif tembaga atau belerang sesuai dosis anjuran. Konsultasikan dengan penyuluh setempat untuk rekomendasi spesifik.