Memasuki fase generatif atau Tanaman Menghasilkan (TM) pada usia 2 tahun ke atas, tanaman memerlukan hara makro secara berimbang untuk merangsang pembungaan. Pemberian pupuk kandang matang sebanyak 20-30 kg per pohon dilakukan dua kali setahun, yaitu pada awal musim hujan (Oktober-November) dan akhir musim hujan (Maret-April) dengan cara ditanam pada alur melingkar di bawah tajuk daun.
Saat memasuki masa pembentukan bakal bunga dan buah, kebutuhan unsur Kalium dan Fosfor meningkat drastis guna mencegah kerontokan serta meningkatkan kemanisan daging buah. Aplikasi pupuk pendukung pembuahan dilakukan sekitar 2 minggu setelah pemangkasan pemeliharaan, dengan meletakkannya pada parit melingkar berjarak 50-70 cm dari batang utama.
Pengelolaan pemupukan di iklim tropis harus disesuaikan dengan ketersediaan air. Pemupukan pada musim kemarau wajib diikuti dengan penyiraman 20-30 liter air per pohon agar hara larut dan dapat diserap akar. Jika pH tanah di bawah 5,5, aplikasikan kapur pertanian atau dolomit sebanyak 1-2 kg per pohon satu bulan sebelum pemupukan organik.





