Jambu Biji, Panduan Pemupukan Jambu Biji yang Tepat Sesuai Fase Tumbuh
Duy Le Duc / Pexels

Panduan Pemupukan Jambu Biji yang Tepat Sesuai Fase Tumbuh

Pemupukan jambu biji yang berimbang sesuai fase vegetatif dan generatif sangat menentukan kualitas serta produktivitas buah sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Pada fase vegetatif atau Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) usia 0-1 tahun, pemupukan difokuskan untuk pembentukan akar dan tajuk yang kuat. Saat penanaman awal, berikan 10-15 kg pupuk kandang matang per lubang tanam. Selanjutnya, berikan pemupukan susulan secara berkala setiap 3 bulan sekali pada awal dan pertengahan musim hujan untuk memicu pertumbuhan tunas baru.

Ringkas: Jambu Biji

Cahaya
Cahaya matahari penuh minimal 6-8 jam per hari
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu saat kemarau, kurangi saat hujan
Musim
Tanam awal musim hujan (Oktober-November), panen sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman ini toleran terhadap berbagai jenis tanah asal drainase baik.

Memasuki fase generatif atau Tanaman Menghasilkan (TM) pada usia 2 tahun ke atas, tanaman memerlukan hara makro secara berimbang untuk merangsang pembungaan. Pemberian pupuk kandang matang sebanyak 20-30 kg per pohon dilakukan dua kali setahun, yaitu pada awal musim hujan (Oktober-November) dan akhir musim hujan (Maret-April) dengan cara ditanam pada alur melingkar di bawah tajuk daun.

Saat memasuki masa pembentukan bakal bunga dan buah, kebutuhan unsur Kalium dan Fosfor meningkat drastis guna mencegah kerontokan serta meningkatkan kemanisan daging buah. Aplikasi pupuk pendukung pembuahan dilakukan sekitar 2 minggu setelah pemangkasan pemeliharaan, dengan meletakkannya pada parit melingkar berjarak 50-70 cm dari batang utama.

Pengelolaan pemupukan di iklim tropis harus disesuaikan dengan ketersediaan air. Pemupukan pada musim kemarau wajib diikuti dengan penyiraman 20-30 liter air per pohon agar hara larut dan dapat diserap akar. Jika pH tanah di bawah 5,5, aplikasikan kapur pertanian atau dolomit sebanyak 1-2 kg per pohon satu bulan sebelum pemupukan organik.

Langkah-langkah

  1. Pemupukan Dasar (Saat Tanam): Campurkan 10-15 kg pupuk kandang terkomposkan sempurna pada lubang tanam berukuran 60x60x60 cm, biarkan selama 2 minggu sebelum bibit ditanam.
  2. Pemupukan Vegetatif (Usia 1-12 Bulan): Buat parit melingkar sedalam 10 cm sesuai tajuk, berikan pupuk pendukung pertumbuhan vegetatif setiap 3 bulan sekali sebanyak 100-250 gram per pohon.
  3. Pemupukan Generatif (Usia >1 Tahun): Berikan pupuk NPK berimbang sebanyak 500-1000 gram per pohon yang dibagi dalam 2-3 kali aplikasi per tahun pada awal dan akhir musim hujan.
  4. Pemupukan Pemeliharaan Buah: Aplikasikan pupuk tinggi Kalium setelah pemangkasan bentuk atau saat pentil buah mulai terbentuk untuk memperkuat tangkai dan meningkatkan rasa manis.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memberikan pupuk kandang pada jambu biji?

Waktu terbaik adalah pada awal musim hujan (Oktober-November) saat kelembapan tanah membantu proses mineralisasi pupuk organik oleh mikroba tanah.

Mengapa bunga jambu biji sering rontok sebelum menjadi buah?

Kerontokan bunga umumnya disebabkan oleh kekurangan unsur Kalium dan Kalsium, atau akibat fluktuasi ketersediaan air tanah yang ekstrim.

Apakah pemupukan jambu biji dalam pot (tabulampot) sama dengan di lahan?

Prinsipnya sama, namun tabulampot membutuhkan frekuensi pemupukan lebih sering dengan dosis lebih kecil (tiap 2-4 minggu) karena volume media tanam terbatas.

Berapa dosis pupuk kandang untuk pohon jambu biji yang sudah dewasa?

Pohon dewasa berumur di atas 3 tahun membutuhkan sekitar 20-40 kg pupuk kandang matang per tahun yang diberikan dalam dua tahap.

Bolehkah memupuk jambu biji saat musim kemarau puncak?

Memupuk saat kemarau boleh dilakukan asal diikuti dengan penyiraman yang cukup, atau gunakan sistem kocor agar pupuk langsung larut.

Lebih lanjut tentang Jambu Biji

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.