Pemantauan kebun harus dilakukan secara rutin setidaknya 2 kali seminggu selama periode musim hujan. Apabila ditemukan bercak hitam berukuran 2 milimeter pada kulit buah muda, tindakan sanitasi melalui pemangkasan tajuk setinggi 2 hingga 3 meter harus segera dikerjakan untuk meningkatkan sirkulasi udara dan masuknya sinar matahari.
Penanganan media tanam serta kelancaran saluran air menjadi kunci utama mencegah serangan layu jamur. Buatlah parit drainase berkedalaman 30 sentimeter di sekeliling piringan pohon untuk memastikan air hujan langsung mengalir lancar dan tidak merendam area perakaran lebih dari 6 jam.
Pengaplikasian agens hayati seperti Trichoderma sp. sebanyak 50 gram per pohon dapat ditaburkan pada piringan tanah setiap 4 minggu sekali mulai awal musim hujan. Langkah pencegahan biologis ini secara nyata efektif menekan populasi patogen tular tanah tanpa merusak kestabilan ekosistem kebun.





