Jambu Biji, Cara Mengatasi Daun Jambu Biji Menguning Saat Musim Kemarau
Duy Le Duc / Pexels

Cara Mengatasi Daun Jambu Biji Menguning Saat Musim Kemarau

Daun jambu biji yang menguning umumnya disebabkan oleh kekurangan nutrisi nitrogen, stres kekeringan di musim kemarau, atau serangan hama pengisap daun.

Jawaban singkat

Daun jambu biji menguning atau klorosis merupakan sinyal awal gangguan metabolisme tanaman yang sering dijumpai pekebun saat musim kemarau di berbagai wilayah Indonesia. Pada kondisi kemarau, kelembapan tanah merosot drastis sehingga penyerapan unsur hara mikro dan makro dari dalam tanah terganggu. Tanaman jambu biji yang berumur 1 hingga 3 tahun membutuhkan pasokan air konstan minimal 15 hingga 20 liter per pohon setiap dua hari sekali agar fungsi stomata tetap optimal.

Ringkas: Jambu Biji

Cahaya
Cahaya matahari penuh minimal 6-8 jam per hari
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu saat kemarau, kurangi saat hujan
Musim
Tanam awal musim hujan (Oktober-November), panen sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman ini toleran terhadap berbagai jenis tanah asal drainase baik.

Penguningan daun memiliki pola yang berbeda tergantung pemicunya, baik dari bagian daun tua di bawah tajuk maupun daun muda di pucuk. Defisiensi unsur hara nitrogen biasanya ditandai dengan daun tua yang menguning merata dari tulang daun hingga tepi daun, lalu gugur secara prematur. Sementara itu, jika penguningan terjadi pada daun muda dengan tulang daun tetap hijau, tanaman mengalami kekurangan zat besi atau magnesium akibat pH tanah yang tidak seimbang.

Selain faktor nutrisi dan air, serangan hama pengisap seperti kutu putih dan thrips menjadi penyebab utama daun menguning pada puncak musim kemarau. Hama ini mengisap cairan sel daun secara masif sehingga mengganggu proses fotosintesis dan memicu timbulnya embun jelaga hitam pada permukaan daun. Jika tidak ditangani dalam rentang waktu 2 hingga 3 minggu, efisiensi pembentukan buah dapat menurun hingga 50 persen.

Langkah pemulihan fisik tanah dilakukan dengan pemberian pupuk organik terdekomposisi sempurna sebanyak 10 hingga 15 kilogram per pohon serta penambahan mulsa jerami setebal 5 hingga 10 sentimeter di sekitar piringan tajuk. Penutup tanah ini terbukti efektif menjaga suhu perakaran tetap stabil di bawah 30 derajat Celsius dan menekan penguapan air tanah selama kemarau panjang.

Penyebab & Cara Mengatasi

Defisiensi Nitrogen (N)

Ciri: Daun tua di bagian bawah menguning secara merata dari pangkal hingga ujung, pertumbuhan batang melambat.

Solusi: Berikan pupuk organik kaya nitrogen atau pupuk makro seimbang di area piringan, lalu siram tanah hingga lembap.

Stres Kekeringan Kemarau

Ciri: Daun menguning diawali dengan tepi daun yang menggulung dan mengering cokelat, tanah sekitar piringan retak.

Solusi: Lakukan penyiraman rutin 15-20 liter per pohon di pagi hari dan pasang mulsa jerami setebal 7 sentimeter.

Serangan Kutu Putih dan Thrips

Ciri: Bercak kuning tidak beraturan pada daun, terdapat lapisan putih seperti kapas atau jelaga hitam di bawah daun.

Solusi: Semprotkan larutan sabun cuci piring cair atau minyak mimba secara merata ke permukaan bawah daun.

Pembusukan Akar (Kelembapan Berlebih / Drainase Buruk)

Ciri: Daun menguning meluas cepat dan terkulai lemas meskipun kondisi tanah terlihat basah dan becek.

Solusi: Perbaiki parit drainase di sekitar pohon dan kurangi frekuensi penyiraman agar tanah tidak tergenang.

Langkah-langkah

  1. Identifikasi pola penguningan pada daun tua atau muda serta periksa keberadaan hama di balik permukaan daun.
  2. Bersihkan area piringan pohon dari gulma dan gemburkan tanah secara perlahan setebal 5 sentimeter.
  3. Aplikasikan pupuk kompos matang sebanyak 10 hingga 15 kilogram per pohon di sekeliling lingkaran tajuk.
  4. Tutup tanah piringan dengan mulsa jerami atau dedaunan kering setebal 5 hingga 10 sentimeter.
  5. Lakukan penyiraman teratur sebanyak 15 hingga 20 liter air per pohon setiap dua hari sekali pada pagi hari.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun jambu biji yang sudah menguning bisa hijau kembali?

Daun yang sudah menguning penuh biasanya tidak dapat hijau kembali dan akan gugur, namun tunas baru yang tumbuh akan berwarna hijau segar jika nutrisi dan air terpenuhi.

Berapa frekuensi penyiraman jambu biji yang ideal saat kemarau?

Penyiraman ideal dilakukan setiap 2 hari sekali sebanyak 15 hingga 20 liter per pohon dewasa di pagi hari sebelum jam 08.00.

Mengapa daun muda jambu biji menguning tapi tulang daunnya tetap hijau?

Kondisi ini menandakan klorosis akibat kekurangan unsur mikro seperti zat besi atau magnesium, umumnya karena pH tanah terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Bolehkah memakai pupuk kandang yang masih baru untuk jambu biji?

Tidak dianjurkan. Pupuk kandang mentah masih mengalami proses fermentasi berpanas tinggi yang dapat merusak akar dan menyebabkan daun menguning.

Apakah pemangkasan tajuk membantu mengatasi daun menguning?

Ya, pemangkasan cabang rimbun meningkatkan sirkulasi udara dan intensitas cahaya matahari sehingga menekan perkembangan hama pengisap.

Lebih lanjut tentang Jambu Biji

Panduan terkait

Daun Menguning, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.