Persiapan lubang tanam dilakukan dua minggu sebelum penanaman dengan ukuran minimal 60x60x60 sentimeter pada lahan terbuka yang mendapat sinar matahari penuh. Campurkan tanah galian bagian atas dengan 15 kilogram pupuk kandang matang dan 250 gram dolomit untuk menetralkan pH tanah masam di berbagai wilayah Indonesia. Biarkan lubang terbuka agar gas beracun menguap dan tanah mendapat aerasi yang baik sebelum bibit dimasukkan.
Waktu penanaman terbaik adalah pada awal musim hujan antara bulan November hingga Desember agar bibit mendapat pasokan air alami yang cukup untuk adaptasi. Buka polybag dengan hati-hati agar media tanam di sekitar akar tidak pecah, lalu posisikan leher akar sejajar dengan permukaan tanah. Padatkan tanah secara perlahan di sekeliling pangkal batang dan buat parit drainase melingkar selebar satu meter untuk mencegah genangan air.
Perawatan intensif selama masa pertumbuhan meliputi pemangkasan bentuk pada tahun pertama dan kedua untuk membentuk tiga cabang utama yang seimbang. Berikan pupuk organik setiap tiga bulan sekali sebanyak 20 kilogram per pohon serta pupuk makro NPK secara bertahap dengan takaran meningkat seiring bertambahnya usia tanaman. Lakukan penyiraman setiap dua hari sekali pada musim kemarau dan bersihkan gulma di piringan pohon secara berkala.