Penanganan penyakit durian diawali dengan pemangkasan pemeliharaan untuk membuka kanopi pohon agar sinar matahari pagi dapat masuk minimal 6 jam sehari. Pemangkasan cabang bawah yang berjarak kurang dari 50 cm dari permukaan tanah efektif mengurangi kelembapan mikro di sekitar pangkal batang utama.
Sanitasi kebun harus dilakukan secara rutin 1 kali seminggu dengan membersihkan gulma serta mengumpulkan daun atau buah terserang lalu memusnahkannya jauh dari area perakaran. Pemberian pupuk organik matang sebanyak 20 hingga 30 kg per pohon yang diperkaya agen hayati antagonis pada awal musim hujan membantu memperkuat ketahanan alami akar durian.
Jika gejala penyakit sudah melewati batas ambang ekonomi atau mengancam keselamatan pohon, aplikasi fungisida sesuai panduan teknis harus segera diterapkan. Pengolesan bubur bahan pengendali jamur pada bekas kerokan batang yang terinfeksi membantu menghentikan laju pembusukan jaringan kambium secara efektif.





